HEREMBA, BOKI VERAWATI (2005) HUBUNGAN PENDAPATAN KELUARGA DAN PROPORSI PENGELUARAN PANGAN DENGAN KONSUMSI ZAT GIZI (ENERGI DAN PROTEIN) ANAK UMUR 1-3 TAHUN DI KELURAHAN TABRI DISTRIK NIMBORAN KABUPATEN JAYAPURA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN JAYAPURA.
BOKI VERAWATI HEREMBA.pdf
Download (4MB)
Abstract
Masalah gizi anak masih merupakan masalah kesehatan masyarakat, terutama anak karena anak merupakan golongan usia yang rentan terhadap penyakit kekurangan gizi. Masalah gizi pada prinsipnya merupakan masalah kesehatan masyarakat yang perlu ditangani dengan melibatkan semua komponen sektoral.
Masalah kekurangan gizi sangat identik dengan kekurangan bahan pangan yang memadai yang mana pemecahannya tidak selamanya dengan peningkatan produksi dan pengadaan pangan. Hal terpenting dari penanganan kekurangan gizi anak adalah kebijakan pemerintah yang mampu memberikan konstribusi bagi peningkatan gizi masyarakat.
Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Tabri Distrik Nimboran Kabupaten Jayapura. Jenis penelitian dengan populasi anak balita umur 1-3 tahun dan responden adalah ibu balita dengan pendekatan cross sectional study". Besar sampel adalah total populasi dengan jumlah populasi 50 sampel, dengan jangka waktu penelitian selama 2 minggu, analisa data dengan menggunakan uji statistik Chi-square tes (X²).
Hasil menununjukan adanya hubungan antara pendapatan keluarga dengan konsumsi zat gizi anak (energi dan protein) terhadap anak umur 1-3 tahun di Kelurahan Tabri Distrik Nimboran Kabupaten Jayapura, X² hitung = 5,99 dan 4,962, dan hasil proporsi pengeluaran pangan dengan konsumsi zat gizi energi anak umur 1-3 tahun menunjukan adanya hubungan, X² hitung = 12,627. Kemudian hasil proporsi pengeluaran pangan dengan konsumsi zat gizi protein menunjukan tidak ada hubungan, X² hitung = 0,121.
Daftar Bacaan: (1986-2003)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Masalah gizi anak masih merupakan masalah kesehatan masyarakat, terutama anak karena anak merupakan golongan usia yang rentan terhadap penyakit kekurangan gizi. Masalah gizi pada prinsipnya merupakan masalah kesehatan masyarakat yang perlu ditangani dengan melibatkan semua komponen sektoral. Masalah kekurangan gizi sangat identik dengan kekurangan bahan pangan yang memadai yang mana pemecahannya tidak selamanya dengan peningkatan produksi dan pengadaan pangan. Hal terpenting dari penanganan kekurangan gizi anak adalah kebijakan pemerintah yang mampu memberikan konstribusi bagi peningkatan gizi masyarakat. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Tabri Distrik Nimboran Kabupaten Jayapura. Jenis penelitian dengan populasi anak balita umur 1-3 tahun dan responden adalah ibu balita dengan pendekatan cross sectional study". Besar sampel adalah total populasi dengan jumlah populasi 50 sampel, dengan jangka waktu penelitian selama 2 minggu, analisa data dengan menggunakan uji statistik Chi-square tes (X²). Hasil menununjukan adanya hubungan antara pendapatan keluarga dengan konsumsi zat gizi anak (energi dan protein) terhadap anak umur 1-3 tahun di Kelurahan Tabri Distrik Nimboran Kabupaten Jayapura, X² hitung = 5,99 dan 4,962, dan hasil proporsi pengeluaran pangan dengan konsumsi zat gizi energi anak umur 1-3 tahun menunjukan adanya hubungan, X² hitung = 12,627. Kemudian hasil proporsi pengeluaran pangan dengan konsumsi zat gizi protein menunjukan tidak ada hubungan, X² hitung = 0,121. Daftar Bacaan: (1986-2003) |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 08:46 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/475 |

