MANIAGSI, YOSEP BEN (2021) PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT DI RUMAH UMUM DAERAH ABEPURA KOTA JAYAPURA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.
YOSEP BEN MANIAGASI FIX.pdf
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
Abstract
Dari hasil observasi langsung yang penulis dapatkan dan 7 ruang di Rumah Sakit Umum Daerah Abepura maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut:
1. Pemilahan sampah padat medis pada 7 ruangan di Rumah Sakit Umum Daerah Abepura, telah memenuhi syarat (100%) sesuai dengan Kepmenkes No.1204/Menkes/SKJX/2004 dan jenis wadah dan label sampah padat medisnya.
2. Kondisi penampungan sampah medis padat tidak sepenuhnya memenuhi syarat (90%), karena salah satu ruang (Poliklinik) memiliki tempat penampung yang tidak memenuhi syarat kesehatan sesuai Kepmenkes No.1204/Menkes/SKIXI/2004 dan jenis wadah dan label sampah padat medisnya.
3. Pengangkutan sampah padat medis di Rumah Sakit Umum Daerah Abepura tidak sepenuhnya memenuhi syarat (90%), karena salah ruangan terdapat alat pengangkut sampah medis padat yang sudah tidak memenuhi persyaratan Kepmenkes No.1204/Menkes/SKIXI/2004 dengan menggunakan troli yang dilapisi plastik hitam, kuat dan kedap air.
4. Penyimpanan sampah medis padat di Rumah Sakit Umum Daerah Abepura sepenuhnya sudah memenuhi syarat (100%), karena penyimpanan sampah medis padat sesuai dengan iklim tropis, yaitu pada musim kemarau paling lama 24 jam, dan musim hujan paling lama 48 jam.
5. Penangan akhir / pemusnahan sampah medis padat di Rumah Sakit Umum Daerah dan 7 ruangan memenuhi syarat (100), karena tahap pemusnahan sampah padat medis dilakukan sesuai persyaratan Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Dari hasil observasi langsung yang penulis dapatkan dan 7 ruang di Rumah Sakit Umum Daerah Abepura maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1. Pemilahan sampah padat medis pada 7 ruangan di Rumah Sakit Umum Daerah Abepura, telah memenuhi syarat (100%) sesuai dengan Kepmenkes No.1204/Menkes/SKJX/2004 dan jenis wadah dan label sampah padat medisnya. 2. Kondisi penampungan sampah medis padat tidak sepenuhnya memenuhi syarat (90%), karena salah satu ruang (Poliklinik) memiliki tempat penampung yang tidak memenuhi syarat kesehatan sesuai Kepmenkes No.1204/Menkes/SKIXI/2004 dan jenis wadah dan label sampah padat medisnya. 3. Pengangkutan sampah padat medis di Rumah Sakit Umum Daerah Abepura tidak sepenuhnya memenuhi syarat (90%), karena salah ruangan terdapat alat pengangkut sampah medis padat yang sudah tidak memenuhi persyaratan Kepmenkes No.1204/Menkes/SKIXI/2004 dengan menggunakan troli yang dilapisi plastik hitam, kuat dan kedap air. 4. Penyimpanan sampah medis padat di Rumah Sakit Umum Daerah Abepura sepenuhnya sudah memenuhi syarat (100%), karena penyimpanan sampah medis padat sesuai dengan iklim tropis, yaitu pada musim kemarau paling lama 24 jam, dan musim hujan paling lama 48 jam. 5. Penangan akhir / pemusnahan sampah medis padat di Rumah Sakit Umum Daerah dan 7 ruangan memenuhi syarat (100), karena tahap pemusnahan sampah padat medis dilakukan sesuai persyaratan Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 08:46 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/476 |

