WATI, MARLINA (2025) MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU BERSALIN DENGAN ANEMIA RINGAN DI RUANG BERSALIN RSUD YOWARI KABUPATEN JAYAPURA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.

[thumbnail of SKRIPSI] Text (SKRIPSI)
23. marlina wati.pdf
Restricted to Registered users only

Download (14MB)

Abstract

Anemia dalam kehamilan ternyata memberikan dampak serius bagi ibu dan janin
yang dikandung. Pengaruh anemia terhadap kehamilan dapat menyebabkan terjadinya
abortus, persalinan premature dan ketuban pecah dini. Bahaya pada saat persalinan
dapat menyebabkan perdarahan post partum karena atonia uteri. Pada kala nifas dapat
terjadi infeksi nifas, ibu yang mengalami anemia memudahkan infeksi puerperium
terjadi. Sedangkan bahaya terhadap janin adalah terjadi berat badan lahir rendah dan
bayi mudah mendapat infeksi sampai kematian perinatal.
Karenanya, sudah selayaknya ibu hamil dan keluarga memperhatikan hal ini.
Yakni dengan jalan segera melakukan pemeriksaan kehamilannya minimal 4 kali
pemeriksaan kehamilan, dengan pemeriksaan kehamilan yang teratur, ibu dapat
memperoleh penanganan yang tepat jika ternyata menderita anemia ringan.
Melalui pendidikan masyarakat seperti penyuluhan di puskesmas maupun di
posyandu perlu ditekankan tentang gizi ibu saat hamil, kesehatan diri, lingkungan dan
mengatur jarak kehamilan melalui antenatal care intensive. Dengan pemantauan
pemeriksaan ibu hamil yang baik, minimal 4 kali pemeriksaan kehamilan, diagnosa
dini terhadap suatu kelainan dapat ditegakkan. Pemerintah telah menyediakan

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Anemia dalam kehamilan ternyata memberikan dampak serius bagi ibu dan janin yang dikandung. Pengaruh anemia terhadap kehamilan dapat menyebabkan terjadinya abortus, persalinan premature dan ketuban pecah dini. Bahaya pada saat persalinan dapat menyebabkan perdarahan post partum karena atonia uteri. Pada kala nifas dapat terjadi infeksi nifas, ibu yang mengalami anemia memudahkan infeksi puerperium terjadi. Sedangkan bahaya terhadap janin adalah terjadi berat badan lahir rendah dan bayi mudah mendapat infeksi sampai kematian perinatal. Karenanya, sudah selayaknya ibu hamil dan keluarga memperhatikan hal ini. Yakni dengan jalan segera melakukan pemeriksaan kehamilannya minimal 4 kali pemeriksaan kehamilan, dengan pemeriksaan kehamilan yang teratur, ibu dapat memperoleh penanganan yang tepat jika ternyata menderita anemia ringan. Melalui pendidikan masyarakat seperti penyuluhan di puskesmas maupun di posyandu perlu ditekankan tentang gizi ibu saat hamil, kesehatan diri, lingkungan dan mengatur jarak kehamilan melalui antenatal care intensive. Dengan pemantauan pemeriksaan ibu hamil yang baik, minimal 4 kali pemeriksaan kehamilan, diagnosa dini terhadap suatu kelainan dapat ditegakkan. Pemerintah telah menyediakan
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Depositing User: Unnamed user with email admin
Last Modified: 29 Dec 2025 03:43
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/48

Actions (login required)

View Item
View Item