MOTE, IRENE (2022) GAMBARAN MONOSIT PADA PENDERITA MALARIA TROPIKA DI PUSKESMAS HAMADI TAHUN 2022. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
Irene Mote.pdf

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang. Monositosis adalah peningkatan jumlah monosit dalam darah. Malaria tropika menyebabkan monositosis, adalah suatu keadaan dimana jumlah monosit lebih tinggi dari batas normal atau merupakan tanda dari infeksi yang sedang berlangsung. Malaria Tropika adalah malaria yang disebabkan oleh Plasmodium falciparum. Tujuan Penelitian. Mengetahui gambaran monosit pada penderita malaria tropika di puskesmas hamadi. Metode Penelitian. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan desain cross sectional. Hasil Penelitian Monositosis tertinggi pada positif +1 sebanyak 21 (51,2%) orang, sedangkan terendah pada positif +3 sebanyak 4 (9,7%) orang, berdasarkan umur monositosis terbanyak pada umur >20 tahun sebanyak 23 (61%) orang. Berdasarkan jenis kelamin monositosis terbanyak pada Laki-laki sebanyak 18 (43,9%) orang. Berdasarkan tempat tinggal monositosis pada daerah Hamadi sebanyak 19 (46,3%) orang. Berdasarkan pekerjaan monositosis terbanyak pada pekerja swasta dan pelajar atau mahasiswa sebanyak 13 (31,7% ) orang. Kesimpulan Gambaran monosit pada penderita malaria tropika ditemukan pada positif +1, ditemukan pada usia >20 tahun dengan jenis kelamin laki-laki yang bertempat tinggal di hamadi.

Kata kunci : Monosit, Plasmodium falciparum, Puskesmas Hamadi

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Latar Belakang. Monositosis adalah peningkatan jumlah monosit dalam darah. Malaria tropika menyebabkan monositosis, adalah suatu keadaan dimana jumlah monosit lebih tinggi dari batas normal atau merupakan tanda dari infeksi yang sedang berlangsung. Malaria Tropika adalah malaria yang disebabkan oleh Plasmodium falciparum. Tujuan Penelitian. Mengetahui gambaran monosit pada penderita malaria tropika di puskesmas hamadi. Metode Penelitian. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan desain cross sectional. Hasil Penelitian Monositosis tertinggi pada positif +1 sebanyak 21 (51,2%) orang, sedangkan terendah pada positif +3 sebanyak 4 (9,7%) orang, berdasarkan umur monositosis terbanyak pada umur >20 tahun sebanyak 23 (61%) orang. Berdasarkan jenis kelamin monositosis terbanyak pada Laki-laki sebanyak 18 (43,9%) orang. Berdasarkan tempat tinggal monositosis pada daerah Hamadi sebanyak 19 (46,3%) orang. Berdasarkan pekerjaan monositosis terbanyak pada pekerja swasta dan pelajar atau mahasiswa sebanyak 13 (31,7% ) orang. Kesimpulan Gambaran monosit pada penderita malaria tropika ditemukan pada positif +1, ditemukan pada usia >20 tahun dengan jenis kelamin laki-laki yang bertempat tinggal di hamadi. Kata kunci : Monosit, Plasmodium falciparum, Puskesmas Hamadi
Subjects: R Medicine > RB Pathology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Unnamed user with email admin
Last Modified: 08 Jan 2026 09:23
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/483

Actions (login required)

View Item
View Item