WAKOLE, BAREND CARLI (2014) FAKTOR RISIKO PREVALENSI MALARIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTARAJA KOTA JAYAPURA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.
BAREND CARLI WAKOLE.pdf
Restricted to Registered users only
Download (30MB)
Abstract
1. Umur responden terbanyak adalah 26 s/d 30 tahun sebanyak 18 responden (46%) kasus malaria dan sebanyak 23 responden (41%) kontrol malaria, pendidikan terbanyak adalah SMA berjumlah 22 responden (57%) kasus malaria dan sebanyak 19 responden (49%) kontrol malaria, dan pekerjaan terbanyak adalah Swasta berjumlah 16 responden (41%) kasus malaria dan sebanyak 33 responden (49%) kontrol malaria.
2. Tidak ada hubungan antara jenis/type rumah dengan prevalensi malaria.
3. Tidak ada hubungan antara dinding rumah dengan prevalensi malaria.
4. Tidak ada hubungan antara langit - langit rumah dengan prevalensi malaria.
5. Ada hubungan antara ventilasi rumah dengan prevalensi malaria.
6. Tidak ada hubungan antara kebiasaan berada di luar rumah pada malam hari dengan prevalensi malaria.
7. Tidak ada hubungan antara kebiasaan penggunaan obat anti nyamuk dengan prevalensi malaria.
8. Tidak ada hubungan antara kebiasaan penggunaan kelambu dengan prevalensi malaria.
9. Tidak ada hubungan antara kebiasaan membuka pintu rumah pada malam hari dengan prevalensi malaria.
10. Tidak ada hubungan antara kebiasaan membuka jendela rumah pada malam hari dengan prevalensi malaria.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | 1. Umur responden terbanyak adalah 26 s/d 30 tahun sebanyak 18 responden (46%) kasus malaria dan sebanyak 23 responden (41%) kontrol malaria, pendidikan terbanyak adalah SMA berjumlah 22 responden (57%) kasus malaria dan sebanyak 19 responden (49%) kontrol malaria, dan pekerjaan terbanyak adalah Swasta berjumlah 16 responden (41%) kasus malaria dan sebanyak 33 responden (49%) kontrol malaria. 2. Tidak ada hubungan antara jenis/type rumah dengan prevalensi malaria. 3. Tidak ada hubungan antara dinding rumah dengan prevalensi malaria. 4. Tidak ada hubungan antara langit - langit rumah dengan prevalensi malaria. 5. Ada hubungan antara ventilasi rumah dengan prevalensi malaria. 6. Tidak ada hubungan antara kebiasaan berada di luar rumah pada malam hari dengan prevalensi malaria. 7. Tidak ada hubungan antara kebiasaan penggunaan obat anti nyamuk dengan prevalensi malaria. 8. Tidak ada hubungan antara kebiasaan penggunaan kelambu dengan prevalensi malaria. 9. Tidak ada hubungan antara kebiasaan membuka pintu rumah pada malam hari dengan prevalensi malaria. 10. Tidak ada hubungan antara kebiasaan membuka jendela rumah pada malam hari dengan prevalensi malaria. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 09:39 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/490 |

