RAHAYU, ESTI (2005) IDENTIFIKASI PENGGUNAAN ZAT PEWARNA SINTETIS PADA MINUMAN JAJANAN DI SEKOLAH DASAR DI WILAYAH DISTRIK SENTANI TENGAH. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN JAYAPURA.

[thumbnail of skripsi] Text (skripsi)
ESTI RAHAYU.pdf

Download (7MB)

Abstract

Timbulnya penyalahgunaan zat pewarna disebabkan oleh ketidaktahuan masyarakat mengenai zat pewarna untuk makanan maupun minuman. Hal inilah yang menjadi latar belakang penulis. Dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan mengetahui apakah zat pewarna sintetis yang dipergunakan pada minuman jajanan sesuai dengan peraturan Menteri Kesehatan RI. No. 239/Menkes/PER/V/1985 tentang zat pewarna berbahaya.

Berdasarkan pengambilan sample dari 10 (sepuluh) Sekolah Dasar yang berada di Wilayah Distrik Sentani Tengah diperoleh sample sebanyak 20 (dua puluh) dengan jenis sample yaitu es lilin, es sirup, dan es pres, dengan warna kuning, hijau, orange, merah tua, merah muda dan ungu.

Hasil pengidentifikasian zat pewarna sintetis yang telah dilakukan pada minuman jajanan ditentukan 6 pewarna sintetis dan 1 menunjukkan negatif yaitu Tartrazine (42, 42%), kuning FCF (9,09%), Ponceau 4R (9.09%), Erythosim (6,07), Carmoisine (9,09%), Hijau FCF (21,21 %) dan yang negatif yaitu (3,03%).

Dari 20 sample yang diambil sebagai penelitian identifikasi zat pewarna sintetis, tidak ditemukan adanya zat pewarna yang berbahaya artinya zat pewarna yang digunakan pedagang minuman jajanan diijinkan oleh Menkes RI 1988.

Daftar bacaan 13 (1985-2004)

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Timbulnya penyalahgunaan zat pewarna disebabkan oleh ketidaktahuan masyarakat mengenai zat pewarna untuk makanan maupun minuman. Hal inilah yang menjadi latar belakang penulis. Dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan mengetahui apakah zat pewarna sintetis yang dipergunakan pada minuman jajanan sesuai dengan peraturan Menteri Kesehatan RI. No. 239/Menkes/PER/V/1985 tentang zat pewarna berbahaya. Berdasarkan pengambilan sample dari 10 (sepuluh) Sekolah Dasar yang berada di Wilayah Distrik Sentani Tengah diperoleh sample sebanyak 20 (dua puluh) dengan jenis sample yaitu es lilin, es sirup, dan es pres, dengan warna kuning, hijau, orange, merah tua, merah muda dan ungu. Hasil pengidentifikasian zat pewarna sintetis yang telah dilakukan pada minuman jajanan ditentukan 6 pewarna sintetis dan 1 menunjukkan negatif yaitu Tartrazine (42, 42%), kuning FCF (9,09%), Ponceau 4R (9.09%), Erythosim (6,07), Carmoisine (9,09%), Hijau FCF (21,21 %) dan yang negatif yaitu (3,03%). Dari 20 sample yang diambil sebagai penelitian identifikasi zat pewarna sintetis, tidak ditemukan adanya zat pewarna yang berbahaya artinya zat pewarna yang digunakan pedagang minuman jajanan diijinkan oleh Menkes RI 1988. Daftar bacaan 13 (1985-2004)
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Unnamed user with email admin
Last Modified: 08 Jan 2026 10:02
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/500

Actions (login required)

View Item
View Item