SILABAN, FITRI JUNIARTI (2005) IDENTIFIKASI PEMANIS SINTETIS SIKLAMAT PADA MINUMAN JAJANAN DI PASAR LAMA DAN PASAR PHAARA DISTRIK SENTANI TENGAH PADA BULAN SEPTEMBER 2005. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN JAYAPURA.

[thumbnail of skripsi] Text (skripsi)
FITRI JUNIARTI SILABAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Siklamat merupakan salah satu bahan tambahan makanan yang berfungsi menambah cita rasa pada makanan atau minuman.

Penggunaan siklamat dapat menyebabkan timbulnya kanker pada manusia, namun karena mudah didapat, harga yang relatif murah dan adanya peraturan yang masih memperbolehkan penggunaannya dengan batas 11 mg/kg berat badan menyebabkan banyak produsen yang memasukkannya pada dagangan makanan atau minuman jajanan, dengan demikian perlu diadakan kontrol penggunaan siklamat pada minuman jajanan agar masyarakat dapat terhindar dari bahaya gangguan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya siklamat pada minuman jajanan yang beredar di pasar lama dan pasar Phaara Phaara Distrik Sentani tengah.

Jenis penelitian ini adalah Deskriptif dengan uji laboratorium Politeknik Kesehatan Jayapura. Sampel yang diambil adalah sirup pada minuman jajanan.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap 20 sampel yang diambil ternyata, 10 sampel positif mengandung siklamat dan 10 yang tidak mengandung siklamat. Selain itu tingkat pengetahuan pedagang mengenai siklamat dan bahaya masih cukup rendah, hal ini yang menyebabkan para pedagang masih menggunakan siklamat dalam dagangannya.

Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemanis buatan siklamat sampai saat ini masih digunakan oleh pedagang, yang disebabkan oleh beberapa faktor yaitu pengetahuan yang rendah dan juga karena ingin mencari keuntungan.

Daftar Bacaan: 7

buku (1987-2004)

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Siklamat merupakan salah satu bahan tambahan makanan yang berfungsi menambah cita rasa pada makanan atau minuman. Penggunaan siklamat dapat menyebabkan timbulnya kanker pada manusia, namun karena mudah didapat, harga yang relatif murah dan adanya peraturan yang masih memperbolehkan penggunaannya dengan batas 11 mg/kg berat badan menyebabkan banyak produsen yang memasukkannya pada dagangan makanan atau minuman jajanan, dengan demikian perlu diadakan kontrol penggunaan siklamat pada minuman jajanan agar masyarakat dapat terhindar dari bahaya gangguan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya siklamat pada minuman jajanan yang beredar di pasar lama dan pasar Phaara Phaara Distrik Sentani tengah. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif dengan uji laboratorium Politeknik Kesehatan Jayapura. Sampel yang diambil adalah sirup pada minuman jajanan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap 20 sampel yang diambil ternyata, 10 sampel positif mengandung siklamat dan 10 yang tidak mengandung siklamat. Selain itu tingkat pengetahuan pedagang mengenai siklamat dan bahaya masih cukup rendah, hal ini yang menyebabkan para pedagang masih menggunakan siklamat dalam dagangannya. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemanis buatan siklamat sampai saat ini masih digunakan oleh pedagang, yang disebabkan oleh beberapa faktor yaitu pengetahuan yang rendah dan juga karena ingin mencari keuntungan. Daftar Bacaan: 7 buku (1987-2004)
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Unnamed user with email admin
Last Modified: 08 Jan 2026 12:19
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/503

Actions (login required)

View Item
View Item