Sedubun, Hendra (2005) HUBUNGAN FREKUENSI MAKAN KELUARGA DAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU DENGAN STATUS GIZI ANAK UMUR 3-5 TAHUN DI DESA GEMEBS DISTRIK NIMBORAN KABUPATEN JAYAPURA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN JAYAPURA.
HENDRA SEDUBUN.pdf
Download (1MB)
Abstract
Status gizi yang buruk pada bayi dan anak dapat menimbulkan pengaruh yang sangat menghambat pada pertumbuhan fisik, mental maupun berpikir yang pada gilirannya akan menurunkan produktifitas kerja. Keadaan ini memberikan petunjuk bahwa pada hakekatnya gizi yang buruk atau kurang akan berdampak pada menurunnya kuwalitas sumberdaya manusia. Gizi buruk dapat di hindari apabila ibu mempunyai cukup pengetahuan tentang cara memelihara gizi dan mengatur makanan anak. Tetapi pandangan yang hanya menghubungkan kejadian gizi buruk dengan tingkat penghasilan keluarga, menyebabkan pendidikan gizi bagi ibu seakan-akan tidak bermanfaat.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan Crossectional Study dimana data yang menyangkut variabel independent dan variabel dependent diobservasi bersamaan, Sampel yang dipakai adalah ibu yang mempunyai anak umur 3-5 tahun di Desa Gemebs Distrik Nimboran Kabupaten Jayapura dan teknik pengambilan data dengan cara wawancara langsung dengan responden. Penelitian ini dilakukan pada bulan september dengan jangka waktu penelitian selama 1 minggu, dengan memakai metode menggunakan perhitungan Chi-Square Tes (X²).
Berdasarkan hasil uji statistik tentang pola makan keluarga dengan status gizi anak maka hasil yang diperoleh yaitu dengan menggunakan Chi-Square Tes (X²) maka didapat Ho diterima karena X hitung > X tabel hal ini berarti antara pola makan keluarga dengan status gizi anak ada hubungan yang bermakna, sedangkan hasil uji statistik tentang pendidikan ibu dengan status gizi anak maka hasil yang diperoleh yaitu Ho ditolak karena X² hitung > X² tabel, hal ini berarti untara tingkat pendidikan ibu dengan status gizi anak usia 3-5 tahun ada hubungan yang bermakna (siknifikan). Jadi dapat disimpulkan bahwa semakin baik frekuensi makan keluarga dan semakin tinggi tingkat pendidikan ibu-ibu yang ada di Desa Genyem Besar maka semakin baik pula status gizi anaknya.
Daftar Bacaan: XI (1985-1993)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Status gizi yang buruk pada bayi dan anak dapat menimbulkan pengaruh yang sangat menghambat pada pertumbuhan fisik, mental maupun berpikir yang pada gilirannya akan menurunkan produktifitas kerja. Keadaan ini memberikan petunjuk bahwa pada hakekatnya gizi yang buruk atau kurang akan berdampak pada menurunnya kuwalitas sumberdaya manusia. Gizi buruk dapat di hindari apabila ibu mempunyai cukup pengetahuan tentang cara memelihara gizi dan mengatur makanan anak. Tetapi pandangan yang hanya menghubungkan kejadian gizi buruk dengan tingkat penghasilan keluarga, menyebabkan pendidikan gizi bagi ibu seakan-akan tidak bermanfaat. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan Crossectional Study dimana data yang menyangkut variabel independent dan variabel dependent diobservasi bersamaan, Sampel yang dipakai adalah ibu yang mempunyai anak umur 3-5 tahun di Desa Gemebs Distrik Nimboran Kabupaten Jayapura dan teknik pengambilan data dengan cara wawancara langsung dengan responden. Penelitian ini dilakukan pada bulan september dengan jangka waktu penelitian selama 1 minggu, dengan memakai metode menggunakan perhitungan Chi-Square Tes (X²). Berdasarkan hasil uji statistik tentang pola makan keluarga dengan status gizi anak maka hasil yang diperoleh yaitu dengan menggunakan Chi-Square Tes (X²) maka didapat Ho diterima karena X hitung > X tabel hal ini berarti antara pola makan keluarga dengan status gizi anak ada hubungan yang bermakna, sedangkan hasil uji statistik tentang pendidikan ibu dengan status gizi anak maka hasil yang diperoleh yaitu Ho ditolak karena X² hitung > X² tabel, hal ini berarti untara tingkat pendidikan ibu dengan status gizi anak usia 3-5 tahun ada hubungan yang bermakna (siknifikan). Jadi dapat disimpulkan bahwa semakin baik frekuensi makan keluarga dan semakin tinggi tingkat pendidikan ibu-ibu yang ada di Desa Genyem Besar maka semakin baik pula status gizi anaknya. Daftar Bacaan: XI (1985-1993) |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 12:24 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/505 |

