TODING RIYANTО, WAHYU CHRISTIAN (2023) UJI EFEKTIVITAS GEL EKSTRAK BIJI PINANG (Areca catechu L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA TIKUS PUTIH (Ratus novergicus). Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
WAHYU CHRISTIAN TODING RIYANTO.pdf

Download (14MB)

Abstract

Biji Pinang (Areca Catechu L.) sangat bermanfaat bagi kesehatan, salah satunya dalam penyembuhan luka bakar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas sediaan gel ekstrak biji pinang (Areca catechu .L) terhadap penyembuhan luka bakar pada tikus dengan menggunakan variasi konsentrasi dari ekstrak biji pinang 20%, 40% dan 60 %. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah tikus putih (Rattus (Rattu norvegicus) sedangkan sampel yang digunakan adalah Biji Pinang (Areca catechu L.) yang diperoleh di Koya Timur Kota Jayapura. Jenis penelitian yang dilakukan dalan dalam penelitian ini adalah eksperimental laboratorium dengan rancangan pre- post test only control group. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2022 sampai Februari 2023 pada Laboratorium Farmasi dan Laboratorium Farmakologi, Poltekkes Kemenkes Jayapura. Tikus yang telah dibuat luka bakar selanjutnya dioleskan gel ekstrak biji pinang dilakukan 2 kali sehari. Pengukuran diameter luka dilakukan selama 14 hari, setiap hari dimulai dari hari kedua dengan menggunakan penggaris. Hasil penelitian dengan presentasi rata-rata penurunan diameter luka bakar setelah 14 hari didapatkan diameter luka bakar pada gel dengan konsentrasi secara berurutan 60%, 40%, 20%, kontrol positif dan kontrol negative yaitu 1,3 cm, 1,2 cm, 0.86 cm, 0,5 cm dan 1,26 cm. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konsentrasi kelompok gel carbopol ekstrak biji pinang yang memiliki efektifitas terbaik terhadap penyembuhan luka bakar selama 14 hari adalah konsentrasi 20%.
Kata kunci: Biji pinang, luka bakar pada tikus putih (ratus novergicus), basis gel carbopol

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Biji Pinang (Areca Catechu L.) sangat bermanfaat bagi kesehatan, salah satunya dalam penyembuhan luka bakar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas sediaan gel ekstrak biji pinang (Areca catechu .L) terhadap penyembuhan luka bakar pada tikus dengan menggunakan variasi konsentrasi dari ekstrak biji pinang 20%, 40% dan 60 %. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah tikus putih (Rattus (Rattu norvegicus) sedangkan sampel yang digunakan adalah Biji Pinang (Areca catechu L.) yang diperoleh di Koya Timur Kota Jayapura. Jenis penelitian yang dilakukan dalan dalam penelitian ini adalah eksperimental laboratorium dengan rancangan pre- post test only control group. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2022 sampai Februari 2023 pada Laboratorium Farmasi dan Laboratorium Farmakologi, Poltekkes Kemenkes Jayapura. Tikus yang telah dibuat luka bakar selanjutnya dioleskan gel ekstrak biji pinang dilakukan 2 kali sehari. Pengukuran diameter luka dilakukan selama 14 hari, setiap hari dimulai dari hari kedua dengan menggunakan penggaris. Hasil penelitian dengan presentasi rata-rata penurunan diameter luka bakar setelah 14 hari didapatkan diameter luka bakar pada gel dengan konsentrasi secara berurutan 60%, 40%, 20%, kontrol positif dan kontrol negative yaitu 1,3 cm, 1,2 cm, 0.86 cm, 0,5 cm dan 1,26 cm. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konsentrasi kelompok gel carbopol ekstrak biji pinang yang memiliki efektifitas terbaik terhadap penyembuhan luka bakar selama 14 hari adalah konsentrasi 20%. Kata kunci: Biji pinang, luka bakar pada tikus putih (ratus novergicus), basis gel carbopol
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Unnamed user with email admin
Last Modified: 09 Jan 2026 03:10
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/509

Actions (login required)

View Item
View Item