TJO-E, ILIATI (2006) GAMBARAN POLA KONSUMSI MAKAN, ASUPAN ENERGI, PROTEIN DAN STATUS GIZI PENDERITA TBC DI DESA KOYA BARAT DISTRIK MUARA TAMI KOTA JAYAPURA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN JAYAPURA.
ILIATI TJO-E.pdf
Download (2MB)
Abstract
Penyakit TBC adalah penyakit menular yang sebagian besar disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis, kuman tersebut biasanya masuk ke dalam tubuh manusia melalui udara pernapasan ke dalam paru, ke nudian kuman tersebut dapat menyebar dari paru ke bagian tubuh lainnya. Angka kesakitan TBC di Puskesmas Koya Barat sebesar 50 orang.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran antara pola konsumsi makan, Asupan energi, protein dan status gizi penderita TBC. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2006. Data primer diperoleh largsung dari wawancara berdasarkan daftar pertanyaan yang telah disiapkan yang meliputi karakteristik sampel yang meliputi umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, pola konsumsi makan diperoleh melalui "food frekwenzy" dan Asupan diperoleh melalui Recall 2 x 24 jam dan status gizi diperoleh melalui data Antropometri yaitu pengukuran berat badan dan tinggi badan. Sedangkan data sekunder, mengenai data gambaran umum Kelurahan Koya Barat.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut bahwa pola konsumsi penderita TBC di Desa Koya Barat dilakukan dengan cara menggunakan food frekwensi dan hasilnya sangat kurang, yaitu yang baik sebesar 3 orang (10%) sedangkan pola konsumsi yang kurang sebesar 27 orang (90%). Asupan gizi energi protein penderita TBC di Desa Koya Barat yaitu dilakukan ciengan me-Recall 2 x 24 jam dan dibandingkan dengan AKG menunjukkan bahwa Asupan energi protein yang kurang sebesar 15 orang (50%). Status gizi penderita TBC yang dilakukan secara antropometri yaitu pengukuran berat badan dan tinggi badan dan diband ngkan dengan IMT (Index Massa Tubuh) bahwa status gizi penderita TBC yang baik sebesar 18 orang (60%) dan yang status gizi kurang sebesar 12 orang (40%). Data TBC paru di Desa Koya Barat dapat diperoleh di Puskesmas dan waktu lama sakit diperoleh langsung wawancara dengan pasien TBC.
Pola konsumsi penderita TBC di Desa Koya Barat yang pola konsumsinya baik yaitu 10% hal ini dikarenakan penderita TBC לngkonsumsi beraneka ragam makanan, sedangkan pola konsumsi yang kurang sebesar 90% karena kurang mengkonsumsi makanan yang kurang beragam
Daftar Bacaan: 14 Buku (1982-2006)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Penyakit TBC adalah penyakit menular yang sebagian besar disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis, kuman tersebut biasanya masuk ke dalam tubuh manusia melalui udara pernapasan ke dalam paru, ke nudian kuman tersebut dapat menyebar dari paru ke bagian tubuh lainnya. Angka kesakitan TBC di Puskesmas Koya Barat sebesar 50 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran antara pola konsumsi makan, Asupan energi, protein dan status gizi penderita TBC. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2006. Data primer diperoleh largsung dari wawancara berdasarkan daftar pertanyaan yang telah disiapkan yang meliputi karakteristik sampel yang meliputi umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, pola konsumsi makan diperoleh melalui "food frekwenzy" dan Asupan diperoleh melalui Recall 2 x 24 jam dan status gizi diperoleh melalui data Antropometri yaitu pengukuran berat badan dan tinggi badan. Sedangkan data sekunder, mengenai data gambaran umum Kelurahan Koya Barat. Berdasarkan hasil penelitian tersebut bahwa pola konsumsi penderita TBC di Desa Koya Barat dilakukan dengan cara menggunakan food frekwensi dan hasilnya sangat kurang, yaitu yang baik sebesar 3 orang (10%) sedangkan pola konsumsi yang kurang sebesar 27 orang (90%). Asupan gizi energi protein penderita TBC di Desa Koya Barat yaitu dilakukan ciengan me-Recall 2 x 24 jam dan dibandingkan dengan AKG menunjukkan bahwa Asupan energi protein yang kurang sebesar 15 orang (50%). Status gizi penderita TBC yang dilakukan secara antropometri yaitu pengukuran berat badan dan tinggi badan dan diband ngkan dengan IMT (Index Massa Tubuh) bahwa status gizi penderita TBC yang baik sebesar 18 orang (60%) dan yang status gizi kurang sebesar 12 orang (40%). Data TBC paru di Desa Koya Barat dapat diperoleh di Puskesmas dan waktu lama sakit diperoleh langsung wawancara dengan pasien TBC. Pola konsumsi penderita TBC di Desa Koya Barat yang pola konsumsinya baik yaitu 10% hal ini dikarenakan penderita TBC לngkonsumsi beraneka ragam makanan, sedangkan pola konsumsi yang kurang sebesar 90% karena kurang mengkonsumsi makanan yang kurang beragam Daftar Bacaan: 14 Buku (1982-2006) |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 16:16 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/567 |

