TARIGAN, NOFRIANTI BR (2025) MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA PERSALINAN DENGAN KETUBAN PECAH DINI DI RSUD YOWARI. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.
28. nofrianti br. tarigan.pdf
Restricted to Registered users only
Download (23MB)
Abstract
Ketuban pecah dini dapat terjadi pada primi dan multipara dan pada
kehamilan preterm, aterm dan posterm. Berdasarkan asuhan kebidanan yang
diberikan pada Ny. A. M umur 37 tahun, GIII PII AO, umur kehamilan 39-
40 minggu, inpartu dengan ketuban pecah dini 11 jam telah dirawat pada
tanggal 21 juli 2010 di Rumah Sakit Umum Daerah Yowari.
Pada klien dengan ketuban pecah dini dapat terjadi pada umur kehamilandi
atas 22 minggu yaitu preterm, aterm, dan post term, dengan penanganan yang
berbeda sesuai umur kehamilan. Klien Ny. A. M dengan ketuban pecah dini di
lakukan penanganan sesuai umur kehamilan 39-40 minggu dan tanda - tanda
inpartu sehingga ditangani langsung sesuai asuhan persalinan dengan ketuban
pecah dini.
Perawatan yang dilakukan di ruangan kepada klien dengan kasus
ketuban pecah dini keseluruhannya sudah baik, namun masih harus
diperhatikan terhadap pencegahan infeksi atau kesterilan alat - alat yang
digunakan.Dalam penerapan manajemen kebidanan sudah dilakukan dalam
bentuk varney 7 (tujuh) langkah dan SOAP. Selain itu 58 langkah pada
asuhan persalinan normal belum dapat dilakukan dengan sempurna karena
kondisi ruangan yang belum memungkinkan untuk melaksanakannya secara
menyeluruh.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Ketuban pecah dini dapat terjadi pada primi dan multipara dan pada kehamilan preterm, aterm dan posterm. Berdasarkan asuhan kebidanan yang diberikan pada Ny. A. M umur 37 tahun, GIII PII AO, umur kehamilan 39- 40 minggu, inpartu dengan ketuban pecah dini 11 jam telah dirawat pada tanggal 21 juli 2010 di Rumah Sakit Umum Daerah Yowari. Pada klien dengan ketuban pecah dini dapat terjadi pada umur kehamilandi atas 22 minggu yaitu preterm, aterm, dan post term, dengan penanganan yang berbeda sesuai umur kehamilan. Klien Ny. A. M dengan ketuban pecah dini di lakukan penanganan sesuai umur kehamilan 39-40 minggu dan tanda - tanda inpartu sehingga ditangani langsung sesuai asuhan persalinan dengan ketuban pecah dini. Perawatan yang dilakukan di ruangan kepada klien dengan kasus ketuban pecah dini keseluruhannya sudah baik, namun masih harus diperhatikan terhadap pencegahan infeksi atau kesterilan alat - alat yang digunakan.Dalam penerapan manajemen kebidanan sudah dilakukan dalam bentuk varney 7 (tujuh) langkah dan SOAP. Selain itu 58 langkah pada asuhan persalinan normal belum dapat dilakukan dengan sempurna karena kondisi ruangan yang belum memungkinkan untuk melaksanakannya secara menyeluruh. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 29 Dec 2025 07:14 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/57 |

