BANJARNAHOR, KANSON (2006) HUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI DAN PERSEPSI IBU TENTANG MANFAAT VITAMIN A DENGAN PEMBERIAN KAPSUL VITAMIN A PADA BALITA DI KELURAHAN DOBONSOLO DISTRIK SENTANI. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN JAYAPURA.

[thumbnail of skripsi] Text (skripsi)
KANSON BANJARNAHOR.pdf

Download (15MB)

Abstract

Kurang Vitamin A (KVA) di Indonesia masih merupakan masalah gizi utama, meskipun KVA tingkat berat sudah jarang ditemui, tetapi KVA tingkat Sub Klinis masih menimpa masyarakat luas terutama kelompok balita. Munculnya KVA yang diderita balita tersebut, sangat dipengaruhi berbagai faktor antara lain adalah terbatasnya pengetahuan dan persepsi ibu-ibu balita tentang gizi khususnya tentang manfaat vitamin A dan dampak KVA pada balita. KVA pada balita apabila tidak segera ditanggulangi akan dapat menimbulkan dampak yang merugikan seperti kelainan penglihatan, metabolisme umum dan gangguan pertumbuhan.

Dalam kehidupan balita, peranan gizi khususnya vitamin A memiliki hubungan yang timbal balik terhadap kemungkinan terjadinya penyakit. Keterbatasan pengetahuan dan persepsi ibu balita tentang vitamin A, akan turut juga mempengaruhi pemberian kapsul vitamin A pada balitanya.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan gizi dan persepsi ibu balita tentang manfaat vitamin A dengan pemberian kapsul vitamin A pada balitanya.

Penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cros sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu balita yang ada di Kelurahan Dobonsolo dan yang menjadi sampel adalah ibu yang mempunyai bayi usia 6-11 bulan dan ibu yang mempunyai anak usia 1-5 tahun yang ada di Kelurahan Dobonsolo Distrik Sentani.

Teknik sampling yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah metode acak sederhana. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Dobonsolo selama 12 hari pada bulan September 2006. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 67 ibu balita, yang kategori pengetahuan gizi baik 26 ibu (38,8%), kurang 41 ibu (61,2%) dan ibu yang mempunyai persepsi tentang manfaat vitamin A baik 16 ibu (23,9%), kurang 51 ibu (76,1%). Berdasarkan analisis hubungan diketahui, ibu yang berpengetahuan gizi baik dan pemberian kapsul vitamin A pada balitanya baik sebanyak 18 ibu, sedangkan ibu yang berpengetahuan kurang dan pemberian kapsul vitamin A-nya kurang sebanyak 34 ibu. Dari hasil uji statistik khi kuadrat diketahui x²h = 18,512 dan xt 3,841 dengan demikian x³h x't berarti Ho ditolak (ada hubungan yang bermakna).

Maka dengan demikian, apabila semakin baik/tinggi pengetahuan gizi dan persepsi ibu balita tentang manfaat vitamin A, akan semakin baik pula pemberian kapsul vitamin A pada balitanya di Kelurahan Dobonsolo Distrik Sentani

Daftar Bacaan 11 (1983-2005)

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Kurang Vitamin A (KVA) di Indonesia masih merupakan masalah gizi utama, meskipun KVA tingkat berat sudah jarang ditemui, tetapi KVA tingkat Sub Klinis masih menimpa masyarakat luas terutama kelompok balita. Munculnya KVA yang diderita balita tersebut, sangat dipengaruhi berbagai faktor antara lain adalah terbatasnya pengetahuan dan persepsi ibu-ibu balita tentang gizi khususnya tentang manfaat vitamin A dan dampak KVA pada balita. KVA pada balita apabila tidak segera ditanggulangi akan dapat menimbulkan dampak yang merugikan seperti kelainan penglihatan, metabolisme umum dan gangguan pertumbuhan. Dalam kehidupan balita, peranan gizi khususnya vitamin A memiliki hubungan yang timbal balik terhadap kemungkinan terjadinya penyakit. Keterbatasan pengetahuan dan persepsi ibu balita tentang vitamin A, akan turut juga mempengaruhi pemberian kapsul vitamin A pada balitanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan gizi dan persepsi ibu balita tentang manfaat vitamin A dengan pemberian kapsul vitamin A pada balitanya. Penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cros sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu balita yang ada di Kelurahan Dobonsolo dan yang menjadi sampel adalah ibu yang mempunyai bayi usia 6-11 bulan dan ibu yang mempunyai anak usia 1-5 tahun yang ada di Kelurahan Dobonsolo Distrik Sentani. Teknik sampling yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah metode acak sederhana. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Dobonsolo selama 12 hari pada bulan September 2006. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 67 ibu balita, yang kategori pengetahuan gizi baik 26 ibu (38,8%), kurang 41 ibu (61,2%) dan ibu yang mempunyai persepsi tentang manfaat vitamin A baik 16 ibu (23,9%), kurang 51 ibu (76,1%). Berdasarkan analisis hubungan diketahui, ibu yang berpengetahuan gizi baik dan pemberian kapsul vitamin A pada balitanya baik sebanyak 18 ibu, sedangkan ibu yang berpengetahuan kurang dan pemberian kapsul vitamin A-nya kurang sebanyak 34 ibu. Dari hasil uji statistik khi kuadrat diketahui x²h = 18,512 dan xt 3,841 dengan demikian x³h x't berarti Ho ditolak (ada hubungan yang bermakna). Maka dengan demikian, apabila semakin baik/tinggi pengetahuan gizi dan persepsi ibu balita tentang manfaat vitamin A, akan semakin baik pula pemberian kapsul vitamin A pada balitanya di Kelurahan Dobonsolo Distrik Sentani Daftar Bacaan 11 (1983-2005)
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Unnamed user with email admin
Last Modified: 08 Jan 2026 16:44
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/574

Actions (login required)

View Item
View Item