SANDIA KMUR, YUNUS (2022) GAMBARAN HITUNG JUMLAH LEUKOSIT PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI RSUD JAYAPURA TAHUN 2022. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
Yunus Kmur.pdf

Download (1MB)

Abstract

Diabetes Melitus tipe 2 adalah penyakit gangguan metabolik yang ditandai oleh kenaikan gula darah akibat penurunan sekresi insulin oleh sel beta pankreas dan atau gangguan fungsi insulin (resisten insulin). Faktor resiko dari Diabetes Melitus tipe 2 yaitu jenis kelamin , obesitas, hipertensi, makanan, alkohol,kurang aktivitas . Kadar gula darah tidak terkontrol dalam waktu lama akan menurunkan fungsi fagositosis oleh sel leukositsehingga rentan terkenan infeksi dan menyebabkan inflamasi yang meningkat jumlah leukosit. Metode. Yang digunakakan adalah dskripif dengan rancangan cross sectional. Hasil penelitian :menunjukan bahwa 15 responden (47,5%) memiliki jumlah leukosit normal dan 25 responden (62,5) mengalami leukositosis. Gambaran Hitung Jumlah Leukosit pada penderita Diabetes Melitus tipe II pada kelompok umur 46 – 55 tahun sebanyak 10 orang (25%). pada jenis kelamin laki – laki sebanyak 17 orang (42,5%). Berdasarkan Pekerjaan hitung jumlah leukosit yang meningkat PNS ebanyak 8 orang (20%). Berdasarkan etnis Non Papua sebanyak 13 orang (32,5%). Kesimpulan Gambaran Hitung Jumlah Leukosit Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II Pada umur 46 – 55 Tahun , denganhenis kelamin Laki –laki pada pekerjaan tingkat PNS dan Etnis pada Non Papua

Kata Kunci : Diabetes Melitus tipe II, Hitung Jumlah Leukosit, RSUD Jayapura.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Diabetes Melitus tipe 2 adalah penyakit gangguan metabolik yang ditandai oleh kenaikan gula darah akibat penurunan sekresi insulin oleh sel beta pankreas dan atau gangguan fungsi insulin (resisten insulin). Faktor resiko dari Diabetes Melitus tipe 2 yaitu jenis kelamin , obesitas, hipertensi, makanan, alkohol,kurang aktivitas . Kadar gula darah tidak terkontrol dalam waktu lama akan menurunkan fungsi fagositosis oleh sel leukositsehingga rentan terkenan infeksi dan menyebabkan inflamasi yang meningkat jumlah leukosit. Metode. Yang digunakakan adalah dskripif dengan rancangan cross sectional. Hasil penelitian :menunjukan bahwa 15 responden (47,5%) memiliki jumlah leukosit normal dan 25 responden (62,5) mengalami leukositosis. Gambaran Hitung Jumlah Leukosit pada penderita Diabetes Melitus tipe II pada kelompok umur 46 – 55 tahun sebanyak 10 orang (25%). pada jenis kelamin laki – laki sebanyak 17 orang (42,5%). Berdasarkan Pekerjaan hitung jumlah leukosit yang meningkat PNS ebanyak 8 orang (20%). Berdasarkan etnis Non Papua sebanyak 13 orang (32,5%). Kesimpulan Gambaran Hitung Jumlah Leukosit Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II Pada umur 46 – 55 Tahun , denganhenis kelamin Laki –laki pada pekerjaan tingkat PNS dan Etnis pada Non Papua Kata Kunci : Diabetes Melitus tipe II, Hitung Jumlah Leukosit, RSUD Jayapura.
Subjects: R Medicine > RB Pathology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Unnamed user with email admin
Last Modified: 08 Jan 2026 16:59
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/576

Actions (login required)

View Item
View Item