YANSIP, LORINA (2006) HUBUNGAN FASILITAS SANITASI DAN RIWAYAT MALARIA DENGAN ANEMIA PADA ANAK SEKOLAH DI SD NEGERI INPRES 1 DEMTA DISTRIK DEMTA KABUPATEN JAYAPURA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN JAYAPURA.

[thumbnail of skripsi] Text (skripsi)
LORINA YANSIP.pdf

Download (10MB)

Abstract

Anemia adalah keadaan dimana seseorang memiliki jumlah sel darah yang rendah di Indonesia. Masalah kurang zat beal atau anemia diderita oleh 40-60% populasi yang berasal dari berbagai segmen seperti ibu hamil, anak sekolah, anak usia sekolah dan lansia, Anemia menjadi masalah micronutriens di Indonesia.

Di negara berkembang, faktor perilaku dan lingkungan pengaruhnya sangat besar terhadap timbulnya penyakit malaria. khususnya dipengaruhi oleh keadaan gizi, lingkungan termasuk sosial budaya, perilaku dan kebiasaan hidup.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran fasilitas sanitasi di Distrik Demta Kabupaten Jayapura, untuk mengetahui presentase anak dengan riwayat malaria di SD Negeri Inpres 1 Demta Kabupaten Jayapura, untuk mengetahui presentase anak yang menderita anemia di SD negeri 1 Demta Kabupaten Jayapura, untuk mengetahui hubungan antara fasilitas sanitasi dengan anemia dan untuk mengetahui hubungan antara riwayat malaria dengan anemia.

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik yang artinya pengumpulan data fasilitas sanitasi, riwayat malaria dengan anemia diteliti dalam waktu yang hampir bersamaan dengan pendekatan cross sectional study.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di SD Negeri Inpres 1 Demta dari 30 rumah yang disurvei ternyata 20 rumah (66.7%) dikatakan baik, sedangkan 10 ruma (33,3 %) dikatakan kurang. Dan riwayat malaria pada anak sekolah sebesar 14anak (46,7%) sedangkan yang tidak sakit malaria dalam 1 bulan terakhir sebesar 16 anak (53,3%) kemudian berdasarkan hasil pemeriksaan kadar Hemoglobin (Hb) diketahui 8 anak. (26,7%) tidak anemia dan 22 anak (73,3%) menderita anemia dan berdasarkan hasil perhitungan uji statistik diketahui a = 0,05, P = 3,601, maka "Ho diterima yang artinya tidak ada hubungan yang bermakna antara fasilitas sanitasi dengan anemia pada anak sekolah, kemudian hubungan riwayat malaria dengan anemia diketahui bahwa berdasarkan hasil perhitungan uji statistik didapat a 0,05, P 7,160, maka "Ho ditolak" yang artinya ada hubungan yang bermakna antara riwayat malaria dg anemia pada anak sekolah di SD Negeri Inpres 1 Demta.

Daftar Bacaan 16 Buku (1985-2006)

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Anemia adalah keadaan dimana seseorang memiliki jumlah sel darah yang rendah di Indonesia. Masalah kurang zat beal atau anemia diderita oleh 40-60% populasi yang berasal dari berbagai segmen seperti ibu hamil, anak sekolah, anak usia sekolah dan lansia, Anemia menjadi masalah micronutriens di Indonesia. Di negara berkembang, faktor perilaku dan lingkungan pengaruhnya sangat besar terhadap timbulnya penyakit malaria. khususnya dipengaruhi oleh keadaan gizi, lingkungan termasuk sosial budaya, perilaku dan kebiasaan hidup. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran fasilitas sanitasi di Distrik Demta Kabupaten Jayapura, untuk mengetahui presentase anak dengan riwayat malaria di SD Negeri Inpres 1 Demta Kabupaten Jayapura, untuk mengetahui presentase anak yang menderita anemia di SD negeri 1 Demta Kabupaten Jayapura, untuk mengetahui hubungan antara fasilitas sanitasi dengan anemia dan untuk mengetahui hubungan antara riwayat malaria dengan anemia. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik yang artinya pengumpulan data fasilitas sanitasi, riwayat malaria dengan anemia diteliti dalam waktu yang hampir bersamaan dengan pendekatan cross sectional study. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di SD Negeri Inpres 1 Demta dari 30 rumah yang disurvei ternyata 20 rumah (66.7%) dikatakan baik, sedangkan 10 ruma (33,3 %) dikatakan kurang. Dan riwayat malaria pada anak sekolah sebesar 14anak (46,7%) sedangkan yang tidak sakit malaria dalam 1 bulan terakhir sebesar 16 anak (53,3%) kemudian berdasarkan hasil pemeriksaan kadar Hemoglobin (Hb) diketahui 8 anak. (26,7%) tidak anemia dan 22 anak (73,3%) menderita anemia dan berdasarkan hasil perhitungan uji statistik diketahui a = 0,05, P = 3,601, maka "Ho diterima yang artinya tidak ada hubungan yang bermakna antara fasilitas sanitasi dengan anemia pada anak sekolah, kemudian hubungan riwayat malaria dengan anemia diketahui bahwa berdasarkan hasil perhitungan uji statistik didapat a 0,05, P 7,160, maka "Ho ditolak" yang artinya ada hubungan yang bermakna antara riwayat malaria dg anemia pada anak sekolah di SD Negeri Inpres 1 Demta. Daftar Bacaan 16 Buku (1985-2006)
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Unnamed user with email admin
Last Modified: 09 Jan 2026 01:30
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/587

Actions (login required)

View Item
View Item