BAHABOL, MARKUS (2006) GAMBARAN STATUS GIZI DENGAN KEBIASAAN MAKAN PAGI ANAK SEKOLAH KELAS IV, V DAN VI SDN INPRES I KOYA BARAT DISTRIK MUARATAMI KOTA JAYAPURA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN JAYAPURA.
MARKUS BAHABOL.pdf
Download (1MB)
Abstract
Dalam pembangunan kesehatan merupakan upaya untuk memenuhi hak salah satu dasar rakyat, yaitu hak untuk memperoleh pelayanan kesehatan, oleh karenanya pembangunan kesehatan bukanlah tanggung jawab Pemerintah saja, namun merupakan tanggung jawab bersarma Pemerintah dan masyarakat. Pada tahun 2004 hasil pemantauan status gizi (PSG) oleh Dinas Kesehatan Provinsi Papua melaporkan bahwa Distrik Muara Tami Kota Jayapura yang diteliti sebanyak 58 orang terdapat 5,2% gizi buruk dan 10,3% gizi kurang dan 84,5% gizi baik, hal ini perlu mendapat perhatian khusus dari pihak yang terkait.
Melihat dari masalah diatas, maka penulis mencoba merumusakan masalah Untuk mengetahui gambaran status gizi dengan kebiasaan makan pagi anak sekolah dasar khususnya pada kelas IV, V dan VI.
Penulis melakukan penelitian pada anak sekolah dasar di SDN Inpres I Koya Barat Distrik Muaratami Kota Jayapura berdasarkan gambaran status gizi dengan kebiasaan makan pagi.
Penelitian dilakukan pada bulan September 2006, dengan menggunakan metode deskriptif, dengan subjek penelitian 56 anak. Penulis mengumpulkan data menggunakan kuesioner, untuk mengetahui gambaran dan kebiasaan makan pagi dan status gizi anak sekolah dasar di SDN Inpres I Koya Barat Distrik Muaratami Kota Jayapura.
Hasil penelitian yang dilakukan terhadap 56 anak, dari 56 anak terdapat status gizi baik 50 (89,28%) dan status gizi kurang (10,72%), sedangkan kebiasaan makan pagi baik 50 (89,28%) sedangkan kebiasaan makan pagi kurang (10,72%). Dikatakan bahwa status gizi dan kebiasaan makan pagi baik.
Daftar bacaan 10 buku (1990-2003)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Dalam pembangunan kesehatan merupakan upaya untuk memenuhi hak salah satu dasar rakyat, yaitu hak untuk memperoleh pelayanan kesehatan, oleh karenanya pembangunan kesehatan bukanlah tanggung jawab Pemerintah saja, namun merupakan tanggung jawab bersarma Pemerintah dan masyarakat. Pada tahun 2004 hasil pemantauan status gizi (PSG) oleh Dinas Kesehatan Provinsi Papua melaporkan bahwa Distrik Muara Tami Kota Jayapura yang diteliti sebanyak 58 orang terdapat 5,2% gizi buruk dan 10,3% gizi kurang dan 84,5% gizi baik, hal ini perlu mendapat perhatian khusus dari pihak yang terkait. Melihat dari masalah diatas, maka penulis mencoba merumusakan masalah Untuk mengetahui gambaran status gizi dengan kebiasaan makan pagi anak sekolah dasar khususnya pada kelas IV, V dan VI. Penulis melakukan penelitian pada anak sekolah dasar di SDN Inpres I Koya Barat Distrik Muaratami Kota Jayapura berdasarkan gambaran status gizi dengan kebiasaan makan pagi. Penelitian dilakukan pada bulan September 2006, dengan menggunakan metode deskriptif, dengan subjek penelitian 56 anak. Penulis mengumpulkan data menggunakan kuesioner, untuk mengetahui gambaran dan kebiasaan makan pagi dan status gizi anak sekolah dasar di SDN Inpres I Koya Barat Distrik Muaratami Kota Jayapura. Hasil penelitian yang dilakukan terhadap 56 anak, dari 56 anak terdapat status gizi baik 50 (89,28%) dan status gizi kurang (10,72%), sedangkan kebiasaan makan pagi baik 50 (89,28%) sedangkan kebiasaan makan pagi kurang (10,72%). Dikatakan bahwa status gizi dan kebiasaan makan pagi baik. Daftar bacaan 10 buku (1990-2003) |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 09 Jan 2026 01:46 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/593 |

