Wandikbo, Hosea (2000) HUBUNGAN POLA MAKAN, STATUS GIZI DAN POLA PENYAPIHAN DENGAN PERTUMBUHAN GIGI PADA ANAK USIA 6 - 11 BULAN DI KELURAHAN HEDAM KECAMATAN ABEPURA. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Jayapura.
HOSEA WANDIKBO.pdf
Download (2MB)
HOSEA WANDIKBO.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Gigi yang baik sangat terpenting dalam mengunyah makanan karena pencernaan yang sempurnya akan dikunyah makanan dengan baik, disamping itu gigi yang tumbuhnya dengan teratur dan utuh disertai lengkung gigi yang baik, memungkunkan orang dapat berkata-kata dengan jelas dan baik. Letak dan susunan gigi yang teratur menghasilkan pertumbuhan raham yang baik dapat mempertahankan bentuk muka yang seimbang dan harmonis.
Di Indonesia masalah Gizi kurang merupakan masalah kesehatan masyarakat terutama anak dan ibu hamil yang merupakan golongan rentan terhadap penyakit dan akibat kekurangan gizi, sehingga perlu pengawasan yang ketat timbulnya masalah gizi kurang pada nak balita, karena di beberapa daerah di Indonesia masih ada kelompok masyarakat yang menyalah gunakan pembagian makanan dalam keluarga, sehingga kebutuhan akan zat gizi tersebut pada anak tidak
terpenuhi.
Kekurangan gizi pada anak balita sangat erat dengan pertumbuhan dan perkembangan anak. Salah satu cara yang digunakan untuk memantau status gizi pada anak adalah dengan menggunakan pengukuran Berat Badan menurut Umur (BB/U).
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetalui hubungan antara pola
makan, status gizi dan pola penyapihan dengan pertumbuhan gigi. Sampel dari penelitian ini adalah anak usia 6 - 11 bulan yang aktif mengikuti kegiatan posyandu. Jumlah sampel yang diambil adalah 40 anak usia 6- 11 bulan yang dilakukan secara random atau acak dari 66 anak. Pengumpulan data primer menggunakan quisioner berstruktur yang dikumpulkan sesuai dengan aspek yang diteliti dan dilakukan dengan uji Khi - Kuadrat.
Dari hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pola makan dengan pertumbuhan gigi, dimanan tingkat kemaknaannya 16,00%. Dan tidak ada hubungan yang bermakna antara status gizi dengan pertumbuhan gigi, tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pola penyapihan dengan pertumbuhan gigi.
Daftar Bacaan 19 (1984- 1996 )
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Gigi yang baik sangat terpenting dalam mengunyah makanan karena pencernaan yang sempurnya akan dikunyah makanan dengan baik, disamping itu gigi yang tumbuhnya dengan teratur dan utuh disertai lengkung gigi yang baik, memungkunkan orang dapat berkata-kata dengan jelas dan baik. Letak dan susunan gigi yang teratur menghasilkan pertumbuhan raham yang baik dapat mempertahankan bentuk muka yang seimbang dan harmonis. Di Indonesia masalah Gizi kurang merupakan masalah kesehatan masyarakat terutama anak dan ibu hamil yang merupakan golongan rentan terhadap penyakit dan akibat kekurangan gizi, sehingga perlu pengawasan yang ketat timbulnya masalah gizi kurang pada nak balita, karena di beberapa daerah di Indonesia masih ada kelompok masyarakat yang menyalah gunakan pembagian makanan dalam keluarga, sehingga kebutuhan akan zat gizi tersebut pada anak tidak terpenuhi. Kekurangan gizi pada anak balita sangat erat dengan pertumbuhan dan perkembangan anak. Salah satu cara yang digunakan untuk memantau status gizi pada anak adalah dengan menggunakan pengukuran Berat Badan menurut Umur (BB/U). Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetalui hubungan antara pola makan, status gizi dan pola penyapihan dengan pertumbuhan gigi. Sampel dari penelitian ini adalah anak usia 6 - 11 bulan yang aktif mengikuti kegiatan posyandu. Jumlah sampel yang diambil adalah 40 anak usia 6- 11 bulan yang dilakukan secara random atau acak dari 66 anak. Pengumpulan data primer menggunakan quisioner berstruktur yang dikumpulkan sesuai dengan aspek yang diteliti dan dilakukan dengan uji Khi - Kuadrat. Dari hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara pola makan dengan pertumbuhan gigi, dimanan tingkat kemaknaannya 16,00%. Dan tidak ada hubungan yang bermakna antara status gizi dengan pertumbuhan gigi, tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pola penyapihan dengan pertumbuhan gigi. Daftar Bacaan 19 (1984- 1996 ) |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email info@wanteknologi.com |
| Last Modified: | 09 Jan 2026 01:58 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/597 |

