PIGAI, OTOPINA (2025) MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN KOMUNITAS DALAM KONTEKS KELUARGA BINAAN PADA Tn. EH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAENA KELURAHAN YABANSAI DISTRIK HERAМ КОТA JAYAPURA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.

[thumbnail of SKRIPSI] Text (SKRIPSI)
30. otopina pigai.pdf
Restricted to Registered users only

Download (16MB)

Abstract

Berdasarkan hasil asuhan kebidanan komunitas pada keluarga binaan
Tn EH pada tanggal 8 Juni dan 10 Juli 2010 di Perumnas III Jl. Kupow RT
01/RW II Waena, dapat disimpulkan bahwa masalah kesehatan ditemukan
adalah kurang pengetahuan tentang perawatan perinuem dan kurang
pengetahuan tentang perawatan bayi. Rencana tindakan dibuat berdasarkan
prioritas masalah yang dibuat, yakni perawatan bayi di rumah, meliputi cara
memandikan, cara menyusui bayi yang baik dan benar, berikan ASI saja
hingga bayi umur 6 bulan, berikan ASI setiap bayi menginginkan
memberitahukan tentang tanda-tanda bahaya pada bayi (demam, kejang dan
muntah, bayi tidak mau menetek) dan mengenai perawatan perineum (sehabis
BAK/BAB dicuci dengan sabun dan dibilas dengan air dingin dan
dikeringkan dengan kain bersih, ganti pembalut 2 x/hari) dan teratur minum
obat SF 1 dan Vit C 1 x/hari diminum pada malam hari, amoxycilin 3 x
1/hari dan asam mefenamat 3 x 1/hari. Penyuluhan tentang asupan gizi yang
seimbang yang diperlukan ibu nifas (nasi, telur, daging, tempe dan buah)
disertai dengan jus jeruk (bila ada) dan hasil evaluasi pada tangal 10 Juni

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Berdasarkan hasil asuhan kebidanan komunitas pada keluarga binaan Tn EH pada tanggal 8 Juni dan 10 Juli 2010 di Perumnas III Jl. Kupow RT 01/RW II Waena, dapat disimpulkan bahwa masalah kesehatan ditemukan adalah kurang pengetahuan tentang perawatan perinuem dan kurang pengetahuan tentang perawatan bayi. Rencana tindakan dibuat berdasarkan prioritas masalah yang dibuat, yakni perawatan bayi di rumah, meliputi cara memandikan, cara menyusui bayi yang baik dan benar, berikan ASI saja hingga bayi umur 6 bulan, berikan ASI setiap bayi menginginkan memberitahukan tentang tanda-tanda bahaya pada bayi (demam, kejang dan muntah, bayi tidak mau menetek) dan mengenai perawatan perineum (sehabis BAK/BAB dicuci dengan sabun dan dibilas dengan air dingin dan dikeringkan dengan kain bersih, ganti pembalut 2 x/hari) dan teratur minum obat SF 1 dan Vit C 1 x/hari diminum pada malam hari, amoxycilin 3 x 1/hari dan asam mefenamat 3 x 1/hari. Penyuluhan tentang asupan gizi yang seimbang yang diperlukan ibu nifas (nasi, telur, daging, tempe dan buah) disertai dengan jus jeruk (bila ada) dan hasil evaluasi pada tangal 10 Juni
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Depositing User: Unnamed user with email admin
Last Modified: 29 Dec 2025 07:47
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/61

Actions (login required)

View Item
View Item