RUMATORA, MATELDA (2000) PEMBUATAN FORMULA BAHAN MAKANAN CAMPURAN (PISANG, JAGUNG, KEСАМВАН KEDELAI DAN TEMPE) SEBAGAI BAHAN ISI MAKANAN TAMBAHAN ANAK SEKOLAH DASAR. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Jayapura.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
MATELDA RUMATORA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (8MB)

Abstract

Kekurangan Energi Protein (KEP) biasanya timbul bila mana seorang anak hanya makan sedikit kalori dan protein dibandingkan dengan yang seharusnya dibutuhkan badannya Sedangkan kelompok usia sekolah termasuk yang berada dalam pertumbuhan yang cepat dan aktif, sehingga membutuhkan masukan gizi dalam kualitas dan kuanütas yang tepat. Dalam rangka meningkatkan gizi siswa sekolah, maka pelayanan gizi diwujudkan dalam bentuk pemberian makanan tambahan. Peningkatan mutu gizi PMT-AS ini dapat dilakukan dengan fortifikasi zat gizi kedalam makanan tambahan anak sekolah melalui pembuatan bahan makanan campuran (BMC).

Tujuan dalam penelitian ini adalah pembuatan kue pia dan pastel yang berisi BMC (pisang, jagung, kecambah kedelai dan tempe) yang layak dan disukai oleh anak sekolals dasar sebagai makanan tambahan.

Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus sampai September 2000, terdiri dari dua tahap yaitu penelitian pendahuluan dan lanjutan. Pada penelitian pendahuluan dilakukan pemilihan bahan bakı, pembuatan tepung penyusun BMC dan penyusunan formula BMC. Sedangkan pada penelitian lanjutan dilakukan pembuatan makanan tambahan dan uji organoleptik. Bahan baku yang dipakai dalam penelitian ini adalah pisang kepok dan jagung dari koya barat serta kedelai dari arso. Kedelai kemudian dijadikan kecambah dan tempe. Penyusunan formula BMC ditentukan empat macam formula, yaitu Formula I terdiri dari campuran tepung pisang, jagung, kecambah kedelai dengan perbandingan 10: 10: 80, Formula II terdiri dari campuran tepung pisang, jagung, kecambah kedelai dengan perbandingan 20: 20: 60, Formula III terdiri dari campuran tepung pisang, jagung, tempe dengan perbandingan 10: 10: 80, dan Formula IV terdiri dari canpuran tepung pisang, jagung, tempe dengan perbandingan 20: 20: 60. Uji organoleptik dilakukan dengan menggunakan metode " Hedonik Scala Test" dengan bantuan panelis dari 20 mahasiswa gizi semester V untuk memberikan penilaian terhadap warna, aroma, rasa, tekstur dan 30 siswa murid kelas IV, V dan VI SD Advent Padang Bulan - Jayapura. Selanjutnya dianalisis dengan metode statistik yaitu uji Anova (Analysis OfVarian).

Hasil uji Anova terhadap warna, aroma, rasa dan tekstur kue pia dan pastel menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang nyata antara perlakuan formula I, II, III dan IV dengan penambahan tepung. Warna kue yang paling menarik adalah pia isi formula I dengan skor rata-rata penilaian yang diberikan yaitu 4,7 (agak menarik-menarik). Aroma kue yang paling disukai adalah pia isi formula II dengan skor rata-rata 4,8 (agak suka- suka). Kue yang paling enak rasanya adalah kue pia isi formula I dengan skor rata-rata 4,7 (agak enak-enak). Tekstur kue yang paling disukai adalah pastel isi formula III dengan skor rata-rata 4,85 (netral-agak tidak keras). Sedangkan hasil uji penerimaan kue pia dan pastel isi formula I kepada siswa SD menunjukkan bahwa ternyata kue yang paling disukai adalah kue pia dengan skor rata-rata 4,9 (agak suka-suka).

Berdasarkan harga bahan baku pembuat tepung dan tepung yang dihasilkan maka dapat disusun harga setiap jenis formula BMC. Harga formula yang tertinggi adalah formula BMC III yaitu sebesar Rp. 490,00.

Berdasarkan jenis dan jumlah bahan yang digunakan dalam satu resep kue pia dan pastel dan harga dasar pembuat makanan tambahan, maka dapat dihitung harga satu buah kue. Harga kue yang tertinggi adalah pia isi formula III yaitu sebesar Rp. 514,00.

Kadar gizi satu buah kue dihitung berdasarkan nilai gizi bahan dasar pembuat makanan tambahan dan jumlah bahan yang dipakai dalam satu resep. Kadar gizi energi tertinggi terdapat pada kue pia isi formula III yaitu 480,69 kalori dan kadar gizi protein tertinggi terdapat pada kue pastel isi formula III yaitu 9,78 gram.

Bardasarkan harga satu buah kue dalam program PMT-AS sebesar Rp. 550,00 maka, kue pia dan pastel isi formula BMC ini dapat diberikan sebagai makanan tambahan anak sekolah dasar karena harganya lebih murah.

Daftar bacaan: 19 buku (1980-1998)

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Kekurangan Energi Protein (KEP) biasanya timbul bila mana seorang anak hanya makan sedikit kalori dan protein dibandingkan dengan yang seharusnya dibutuhkan badannya Sedangkan kelompok usia sekolah termasuk yang berada dalam pertumbuhan yang cepat dan aktif, sehingga membutuhkan masukan gizi dalam kualitas dan kuanütas yang tepat. Dalam rangka meningkatkan gizi siswa sekolah, maka pelayanan gizi diwujudkan dalam bentuk pemberian makanan tambahan. Peningkatan mutu gizi PMT-AS ini dapat dilakukan dengan fortifikasi zat gizi kedalam makanan tambahan anak sekolah melalui pembuatan bahan makanan campuran (BMC). Tujuan dalam penelitian ini adalah pembuatan kue pia dan pastel yang berisi BMC (pisang, jagung, kecambah kedelai dan tempe) yang layak dan disukai oleh anak sekolals dasar sebagai makanan tambahan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus sampai September 2000, terdiri dari dua tahap yaitu penelitian pendahuluan dan lanjutan. Pada penelitian pendahuluan dilakukan pemilihan bahan bakı, pembuatan tepung penyusun BMC dan penyusunan formula BMC. Sedangkan pada penelitian lanjutan dilakukan pembuatan makanan tambahan dan uji organoleptik. Bahan baku yang dipakai dalam penelitian ini adalah pisang kepok dan jagung dari koya barat serta kedelai dari arso. Kedelai kemudian dijadikan kecambah dan tempe. Penyusunan formula BMC ditentukan empat macam formula, yaitu Formula I terdiri dari campuran tepung pisang, jagung, kecambah kedelai dengan perbandingan 10: 10: 80, Formula II terdiri dari campuran tepung pisang, jagung, kecambah kedelai dengan perbandingan 20: 20: 60, Formula III terdiri dari campuran tepung pisang, jagung, tempe dengan perbandingan 10: 10: 80, dan Formula IV terdiri dari canpuran tepung pisang, jagung, tempe dengan perbandingan 20: 20: 60. Uji organoleptik dilakukan dengan menggunakan metode " Hedonik Scala Test" dengan bantuan panelis dari 20 mahasiswa gizi semester V untuk memberikan penilaian terhadap warna, aroma, rasa, tekstur dan 30 siswa murid kelas IV, V dan VI SD Advent Padang Bulan - Jayapura. Selanjutnya dianalisis dengan metode statistik yaitu uji Anova (Analysis OfVarian). Hasil uji Anova terhadap warna, aroma, rasa dan tekstur kue pia dan pastel menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang nyata antara perlakuan formula I, II, III dan IV dengan penambahan tepung. Warna kue yang paling menarik adalah pia isi formula I dengan skor rata-rata penilaian yang diberikan yaitu 4,7 (agak menarik-menarik). Aroma kue yang paling disukai adalah pia isi formula II dengan skor rata-rata 4,8 (agak suka- suka). Kue yang paling enak rasanya adalah kue pia isi formula I dengan skor rata-rata 4,7 (agak enak-enak). Tekstur kue yang paling disukai adalah pastel isi formula III dengan skor rata-rata 4,85 (netral-agak tidak keras). Sedangkan hasil uji penerimaan kue pia dan pastel isi formula I kepada siswa SD menunjukkan bahwa ternyata kue yang paling disukai adalah kue pia dengan skor rata-rata 4,9 (agak suka-suka). Berdasarkan harga bahan baku pembuat tepung dan tepung yang dihasilkan maka dapat disusun harga setiap jenis formula BMC. Harga formula yang tertinggi adalah formula BMC III yaitu sebesar Rp. 490,00. Berdasarkan jenis dan jumlah bahan yang digunakan dalam satu resep kue pia dan pastel dan harga dasar pembuat makanan tambahan, maka dapat dihitung harga satu buah kue. Harga kue yang tertinggi adalah pia isi formula III yaitu sebesar Rp. 514,00. Kadar gizi satu buah kue dihitung berdasarkan nilai gizi bahan dasar pembuat makanan tambahan dan jumlah bahan yang dipakai dalam satu resep. Kadar gizi energi tertinggi terdapat pada kue pia isi formula III yaitu 480,69 kalori dan kadar gizi protein tertinggi terdapat pada kue pastel isi formula III yaitu 9,78 gram. Bardasarkan harga satu buah kue dalam program PMT-AS sebesar Rp. 550,00 maka, kue pia dan pastel isi formula BMC ini dapat diberikan sebagai makanan tambahan anak sekolah dasar karena harganya lebih murah. Daftar bacaan: 19 buku (1980-1998)
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Unnamed user with email info@wanteknologi.com
Last Modified: 09 Jan 2026 02:57
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/617

Actions (login required)

View Item
View Item