Nompe, Nurbaya (1997) Hubungan Pemberian Makan, Pengetahuan Gizi Ibu Dan Asupan Gizi Terhadap Status Gizi Anak Balita, Umur 1-3 Tahun Pada Keluarga Ibu Bekerja Di Perumnas IV Kecamatan Abepura Jayapura. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Jayapura.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
NURBAYA NOMPE.pdf

Download (20MB)

Abstract

Di Indonesia masalah gizi kurang masih merupakan masalah kesehatan masyarakat terutama anak balita yang merupakan golongan yang rentan terhadap penyakit akibat kekurangan gizi sehingga para orang tua perlu waspada dalam mengasuh anaknya.

Dengan ibu bekerja di luar rumah dampak negatif yang dikuatirkan timbul adalah keterlantaran anak terutama anak batita, padahal masa depan kesehatan anak dipengaruhi oleh pengasuhan dan keadaan gizi sehingga para orang tua perlu waspada dalam mengasuh anaknya.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status gizi anak batita dengan pemberian makan ibu bekerja di Perumnas IV Padang Bulan Kecamatan Abepura Kodya Jayapura.

Penelitian ini merupakan penelitian Survey dengan pendekatan Cross sectional study, populasi dalam penelitian ini adalah anak Balita, sedangkan sampel yang diambil adalah anak batita yang ibunya bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) dan terkumpul 31 anak yang dipilih secara purvosive sampling.

Pada umumnya status gizi anak dari ibu yang bekerja sebagai PNS yang ada di Perumnas IV sudah tergolong baik yaitu ada 24 anak (77,4 % ) sedangkan pemberian makannya masih kurang 17 responden ( 54,8% ) hal ini disebabkan karena kesibukan ibu di luar rumah.

Dari hasil uji statistik menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara pemberian makan dengan status gizi. Pemberian makan yang baik belum tentu mempengaruhi status gizi anak.

Pengetahuan gizi ibu tidak mempunyai hubungan dengan status gizi anak. Karena meningkatnya pengetahuan gizi ibu belum tentu mempengaruhi status gizi anak.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Di Indonesia masalah gizi kurang masih merupakan masalah kesehatan masyarakat terutama anak balita yang merupakan golongan yang rentan terhadap penyakit akibat kekurangan gizi sehingga para orang tua perlu waspada dalam mengasuh anaknya. Dengan ibu bekerja di luar rumah dampak negatif yang dikuatirkan timbul adalah keterlantaran anak terutama anak batita, padahal masa depan kesehatan anak dipengaruhi oleh pengasuhan dan keadaan gizi sehingga para orang tua perlu waspada dalam mengasuh anaknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status gizi anak batita dengan pemberian makan ibu bekerja di Perumnas IV Padang Bulan Kecamatan Abepura Kodya Jayapura. Penelitian ini merupakan penelitian Survey dengan pendekatan Cross sectional study, populasi dalam penelitian ini adalah anak Balita, sedangkan sampel yang diambil adalah anak batita yang ibunya bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) dan terkumpul 31 anak yang dipilih secara purvosive sampling. Pada umumnya status gizi anak dari ibu yang bekerja sebagai PNS yang ada di Perumnas IV sudah tergolong baik yaitu ada 24 anak (77,4 % ) sedangkan pemberian makannya masih kurang 17 responden ( 54,8% ) hal ini disebabkan karena kesibukan ibu di luar rumah. Dari hasil uji statistik menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara pemberian makan dengan status gizi. Pemberian makan yang baik belum tentu mempengaruhi status gizi anak. Pengetahuan gizi ibu tidak mempunyai hubungan dengan status gizi anak. Karena meningkatnya pengetahuan gizi ibu belum tentu mempengaruhi status gizi anak.
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Unnamed user with email info@wanteknologi.com
Last Modified: 29 Dec 2025 08:04
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/62

Actions (login required)

View Item
View Item