R.A NGAMEL, YUNITA (2018) PEMANFAATAAN ULAT SAGU UNTUK PEMBUATAN KERUPUK. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.
SKRIPSI YUNITA NGAMEL.pdf
Download (1MB)
Abstract
Ulat sagu (rhynchiporus ferruginesus) merupakan makanan yang
dikonsumsi oleh sebagian besar masyarakat Papua. Ulat sagu yang memiliki nama latin (rhynchiphorus ferruginesus) ini merupakan larva dari kumbang merah kelapa yang hidup dibatang sagu yang membusuk. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui cara pembuatan kerupuk ulat sagu, mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap warna, rasa, aroma, dan tekstur dari kerupuk ulat sagu. Jenis penelitian ini adalah quasi experimental yang dilakukan secara bertahap mulai dari persiapan bahan, pengolahan kerupuk ulat sagu, dan dilakukan uji tingkat kesukaan panelis. Desain penelitian ini menggunakan One Shot Case Study, penelitian dilakukan pada tanggal 13-15 Juni 2018, penelitan dilakukan dilaboratorium Politeknik Kesehatan Jayapura. Hasil penelitian mendapatkan bahwa aroma kerupuk ulat sagu yang paling disukai adalah Formula 2 sebanyak 23 orang (76,7%), untuk rasa yang paling banyak disukai adalah produk Formula 2 dan Formula 3 sebanyak 23 orang (76,7%), untuk warna yang paling disukai adalah produk Formula 2 sebanyak 21 orang (70,0%) untuk tekstur yang paling disukai adalah Formula 3 sebanyak 21 orang (70%). Secara keseluruhan produk yang paling disukai baik, warna, aroma, rasa, dan tekstur adalah produk Formula 2. Kerupuk ulat sagu juga dapat dijadikan alternatif bagi masyarakat dalam memanfaatkan ulat sagu dan perlu analisis lebih lanjut mengenai kerupuk ulat sagu.
Kata Kunci : Kerupuk Ulat Sagu, Tingkat Kesukaan, Ulat Sagu
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Ulat sagu (rhynchiporus ferruginesus) merupakan makanan yang dikonsumsi oleh sebagian besar masyarakat Papua. Ulat sagu yang memiliki nama latin (rhynchiphorus ferruginesus) ini merupakan larva dari kumbang merah kelapa yang hidup dibatang sagu yang membusuk. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui cara pembuatan kerupuk ulat sagu, mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap warna, rasa, aroma, dan tekstur dari kerupuk ulat sagu. Jenis penelitian ini adalah quasi experimental yang dilakukan secara bertahap mulai dari persiapan bahan, pengolahan kerupuk ulat sagu, dan dilakukan uji tingkat kesukaan panelis. Desain penelitian ini menggunakan One Shot Case Study, penelitian dilakukan pada tanggal 13-15 Juni 2018, penelitan dilakukan dilaboratorium Politeknik Kesehatan Jayapura. Hasil penelitian mendapatkan bahwa aroma kerupuk ulat sagu yang paling disukai adalah Formula 2 sebanyak 23 orang (76,7%), untuk rasa yang paling banyak disukai adalah produk Formula 2 dan Formula 3 sebanyak 23 orang (76,7%), untuk warna yang paling disukai adalah produk Formula 2 sebanyak 21 orang (70,0%) untuk tekstur yang paling disukai adalah Formula 3 sebanyak 21 orang (70%). Secara keseluruhan produk yang paling disukai baik, warna, aroma, rasa, dan tekstur adalah produk Formula 2. Kerupuk ulat sagu juga dapat dijadikan alternatif bagi masyarakat dalam memanfaatkan ulat sagu dan perlu analisis lebih lanjut mengenai kerupuk ulat sagu. Kata Kunci : Kerupuk Ulat Sagu, Tingkat Kesukaan, Ulat Sagu |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 09 Jan 2026 03:35 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/628 |

