PATAI, SURIANA (2006) PENGARUH TINGKAT KONSUMSI TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN ANAK BALITA PENDERITA TBC DI DESA SOSIRI DISTRIK SENTANI BARAT, KABUPATEN JAYAPURA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN JAYAPURA.
SURIANA PATAI.pdf
Download (2MB)
Abstract
Tuberculosis dapat disembuhkan dengan pengobatan yang tepat. Pemantauan kemajuan pengobatan pada anak dapat dilihat antara lain dengan terjadinya perbaikan klinis, naiknya berat badan, dan anak menjadi lebih aktif dibanding dengan sebelum pengobatan. Sedangkan cara menaikan berat badan anak yang telah terinveksi TBC adalah dengan pemberian / penerapan tingkat konsumsi yang dianjurkan yaitu makanan sehat dan bergizi dengan sasaran selain menaikan berat badan juga
membantu mempertahankan daya tahan tubuh selama dalam pengobatan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Pengaruh Tingkat Konsumsi Terhadap Kenaikan Berat Badan Anak Balita Penderita TBC.
Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan "cross sectional study" yaitu suatu penelitian variabel independent dan variabel dependent yang diobsevasi atau dikumpulkan pada waktu yang bersamaan (Notoadmojo, 2002).
Populasi adalah seluruh anak balita yang ada di kampung Sosiri Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura yang menjalani pengobatan penyakit Tuberculosis sebanyak 30 penderita. Sampel adalah anak balita yang menjalani pengobatan Tuberculosis dan sampel yang dipakai adalah responden ibu balita yang patuh dalam pengobatan TBC yang diteliti.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penderita TBC anak berusia 1-3 tahun (76,7 %), lebih dari 50% jenis kelamin laki-laki. Tingkat konsumsi 70% baik dari 30 sampel anak tersebut 100% anak minum obat dan 100% menunjukkan kenaikan Berat Badan.
Daftar bacaan Alsagaff Supariasa (Tahun 1995-2002).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Tuberculosis dapat disembuhkan dengan pengobatan yang tepat. Pemantauan kemajuan pengobatan pada anak dapat dilihat antara lain dengan terjadinya perbaikan klinis, naiknya berat badan, dan anak menjadi lebih aktif dibanding dengan sebelum pengobatan. Sedangkan cara menaikan berat badan anak yang telah terinveksi TBC adalah dengan pemberian / penerapan tingkat konsumsi yang dianjurkan yaitu makanan sehat dan bergizi dengan sasaran selain menaikan berat badan juga membantu mempertahankan daya tahan tubuh selama dalam pengobatan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Pengaruh Tingkat Konsumsi Terhadap Kenaikan Berat Badan Anak Balita Penderita TBC. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan "cross sectional study" yaitu suatu penelitian variabel independent dan variabel dependent yang diobsevasi atau dikumpulkan pada waktu yang bersamaan (Notoadmojo, 2002). Populasi adalah seluruh anak balita yang ada di kampung Sosiri Distrik Sentani Barat, Kabupaten Jayapura yang menjalani pengobatan penyakit Tuberculosis sebanyak 30 penderita. Sampel adalah anak balita yang menjalani pengobatan Tuberculosis dan sampel yang dipakai adalah responden ibu balita yang patuh dalam pengobatan TBC yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penderita TBC anak berusia 1-3 tahun (76,7 %), lebih dari 50% jenis kelamin laki-laki. Tingkat konsumsi 70% baik dari 30 sampel anak tersebut 100% anak minum obat dan 100% menunjukkan kenaikan Berat Badan. Daftar bacaan Alsagaff Supariasa (Tahun 1995-2002). |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 09 Jan 2026 03:34 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/629 |

