NINGSIH, TRISNAWATI (2021) MEDIA VIDEO HIPERTENSI SEBAGAI MEDIA EDUKASI GIZI BAGI PASIEN HIPERTENSI. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.
SKRIPSI TRISNAWATI NINGSIH.pdf
Download (3MB)
Abstract
Latar Belakang : Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular dimana penderita memiliki tekanan darah di atas normal. Peningkatan tekanan darah dengan jangka waktu yang lama dapat menimbulkan kerusakan pada ginjal, jantung, stroke, dan otak apabila tidak dilakukan pengobatan secara dini (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2017). Hipertensi sering disebut silent killer merupakan salah satu masalah kesehatan diseluruh dunia karena hipertensi merupakan faktor risiko utama seperti serangan jantung, gagal jantung, stroke dan penyakit ginjal yang mana pada tahun 2016 penyakit jantung iskemik dan stroke menjadi dua penyebab kematian utama di dunia (WHO, 2018). Media video merupakan media yang menampilkan gambar dan suara, dan media ini tidak hanya menghasilkan pembelajaran yang efektif dalam waktu yang singkat, melainkan juga membuat apa yang diterima akan lebih lama dan lebih baik tinggal dalam ingatan. Tujuan : Untuk mengetahui media video hipertensi sebagai media edukasi gizi bagi pasien hipertensi. Metode : Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli 2021 di Kota Jayapura, Jenis penelitian yang digunakan adalah R & D (Research and Development). Metode pengembangan yang dilakukan terdiri dari 7 tahapan yaitu : (1) Identifikasi potensi dan masalah, (2) Pengumpulan data yang meliputi pengumpulan materi dan pembuatan script video, (3) Desain produk yang meliputi pembuatan Story Board Video dan Pembuatan Editing Video, (4) Validasi ahli materi dan media yang dilakukan oleh ahli dilanjutkan revisi serta uji coba terhadap responden, (5) Revisi produk yang meliputi perbaikan dari media yang disarankan dari para ahli, (6) Uji coba produk dilakukan kepada responden; dan Produk akhir. Hasil : (a) Hasil validasi ahli materi mendapatkan presentase kelayakan sebesar 50% dengan kriteria “Cukup Baik”. (b) Hasil validasi dari kedua ahli media mendapatkan presentase kelayakan sebesar 91% dengan kriteria “Sangat Baik”. (c) Hasil uji coba mendapatkan presentase kelayakan sebesar 78,2%, hasil presentase tersebut masuk pada kategori “Baik” . . Berdasarkan hasil penilaian dan tanggapan yang diperoleh dari para ahli dan responden maka dapat disimpulkan bahwa media layak untuk digunakan dan dikembangkan. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penilaian dan tanggapan yang diperoleh dari para ahli dan responden maka dapat disimpulkan bahwa media layak untuk digunakan dan dikembangkan.
Kata kunci : Pengembangan Media Pembelajaran, Media Video, dan Hipertensi
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Latar Belakang : Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular dimana penderita memiliki tekanan darah di atas normal. Peningkatan tekanan darah dengan jangka waktu yang lama dapat menimbulkan kerusakan pada ginjal, jantung, stroke, dan otak apabila tidak dilakukan pengobatan secara dini (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2017). Hipertensi sering disebut silent killer merupakan salah satu masalah kesehatan diseluruh dunia karena hipertensi merupakan faktor risiko utama seperti serangan jantung, gagal jantung, stroke dan penyakit ginjal yang mana pada tahun 2016 penyakit jantung iskemik dan stroke menjadi dua penyebab kematian utama di dunia (WHO, 2018). Media video merupakan media yang menampilkan gambar dan suara, dan media ini tidak hanya menghasilkan pembelajaran yang efektif dalam waktu yang singkat, melainkan juga membuat apa yang diterima akan lebih lama dan lebih baik tinggal dalam ingatan. Tujuan : Untuk mengetahui media video hipertensi sebagai media edukasi gizi bagi pasien hipertensi. Metode : Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli 2021 di Kota Jayapura, Jenis penelitian yang digunakan adalah R & D (Research and Development). Metode pengembangan yang dilakukan terdiri dari 7 tahapan yaitu : (1) Identifikasi potensi dan masalah, (2) Pengumpulan data yang meliputi pengumpulan materi dan pembuatan script video, (3) Desain produk yang meliputi pembuatan Story Board Video dan Pembuatan Editing Video, (4) Validasi ahli materi dan media yang dilakukan oleh ahli dilanjutkan revisi serta uji coba terhadap responden, (5) Revisi produk yang meliputi perbaikan dari media yang disarankan dari para ahli, (6) Uji coba produk dilakukan kepada responden; dan Produk akhir. Hasil : (a) Hasil validasi ahli materi mendapatkan presentase kelayakan sebesar 50% dengan kriteria “Cukup Baik”. (b) Hasil validasi dari kedua ahli media mendapatkan presentase kelayakan sebesar 91% dengan kriteria “Sangat Baik”. (c) Hasil uji coba mendapatkan presentase kelayakan sebesar 78,2%, hasil presentase tersebut masuk pada kategori “Baik” . . Berdasarkan hasil penilaian dan tanggapan yang diperoleh dari para ahli dan responden maka dapat disimpulkan bahwa media layak untuk digunakan dan dikembangkan. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penilaian dan tanggapan yang diperoleh dari para ahli dan responden maka dapat disimpulkan bahwa media layak untuk digunakan dan dikembangkan. Kata kunci : Pengembangan Media Pembelajaran, Media Video, dan Hipertensi |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1001 Forensic Medicine. Medical jurisprudence. Legal medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 09 Jan 2026 06:14 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/662 |

