АP, YULIANА (2007) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BERAT BAYI LAHIR RENDAH DI RSUD ABEPURA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN JAYAPURA.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
YULIANA AP.pdf

Download (3MB)

Abstract

Anak merupakan modal dasar untuk menentukan generasi penerus bangsa yang berkualitas sebagaimana yang diharapkan, sehingga upaya- upaya yang terarah diperlukan untuk menghasilkan anak-anak sehat dengan berat badan lahir normal. Kenyataan yang ada ditengah masyarakat tingginya angka kesakitan dan kematian terutama pada masa prenatal.
Besarnya angka kematian bayi dari berat badan bayi saat lahir sangat erat hubungannya, namun tidak terlepas dengan derajat kesehatan ibu, khususnya ibu hamil, pertumbuhan dan perkembangan janin serta faktor sosial lainnya.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi berat bayi lahir rendah di RSUD Abepura.
Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2007 dengan menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan crossectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu melahirkan yang mempunyai bayi berat lahir rendah.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 26 sampel ibu melahirkan yang mempunyai umur < 20 tahun dan > 35 tahun sebanyak 9 (34,6%), dan ibu yang mempunyai umur 20 - 35 tahun sebanyak 17 (65,4%). Kadar Hb ibu < dari 11 gr/dl sebanyak 26 (100%). Ibu dengan jumlah anak 1 - 3 anak sebanyak 20 (76,9%), ibu dengan jumlah anak > 3 anak sebanyak 6 (23,1%). Ibu dengan jarak kehamilan > 2 tahun sebanyak 18 (69,2%), ibu dengan jarak kehamilan < 2 tahun sebanyak 8 (30,8%). Ibu yang mendapat ANC < 4 kali sebanyak 24 (92,3%) dan ibu yang mencapai ANC 4 kali sebanyak 2 (7,7%). Ibu yang mempunyai riwayat sakit selama kehamilan sebanyak 8 (30,8%) dan ibu yang tidak pernah sakit selama kehamilan sebanyak 18 (69,2%). Berat bayi yang dilahirkan < 2500 gr sebanyak 26 (100%).
Daftar bacaan: 10 buku (1985-2007).

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Anak merupakan modal dasar untuk menentukan generasi penerus bangsa yang berkualitas sebagaimana yang diharapkan, sehingga upaya- upaya yang terarah diperlukan untuk menghasilkan anak-anak sehat dengan berat badan lahir normal. Kenyataan yang ada ditengah masyarakat tingginya angka kesakitan dan kematian terutama pada masa prenatal. Besarnya angka kematian bayi dari berat badan bayi saat lahir sangat erat hubungannya, namun tidak terlepas dengan derajat kesehatan ibu, khususnya ibu hamil, pertumbuhan dan perkembangan janin serta faktor sosial lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi berat bayi lahir rendah di RSUD Abepura. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2007 dengan menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan crossectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu melahirkan yang mempunyai bayi berat lahir rendah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 26 sampel ibu melahirkan yang mempunyai umur < 20 tahun dan > 35 tahun sebanyak 9 (34,6%), dan ibu yang mempunyai umur 20 - 35 tahun sebanyak 17 (65,4%). Kadar Hb ibu < dari 11 gr/dl sebanyak 26 (100%). Ibu dengan jumlah anak 1 - 3 anak sebanyak 20 (76,9%), ibu dengan jumlah anak > 3 anak sebanyak 6 (23,1%). Ibu dengan jarak kehamilan > 2 tahun sebanyak 18 (69,2%), ibu dengan jarak kehamilan < 2 tahun sebanyak 8 (30,8%). Ibu yang mendapat ANC < 4 kali sebanyak 24 (92,3%) dan ibu yang mencapai ANC 4 kali sebanyak 2 (7,7%). Ibu yang mempunyai riwayat sakit selama kehamilan sebanyak 8 (30,8%) dan ibu yang tidak pernah sakit selama kehamilan sebanyak 18 (69,2%). Berat bayi yang dilahirkan < 2500 gr sebanyak 26 (100%). Daftar bacaan: 10 buku (1985-2007).
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Unnamed user with email admin
Last Modified: 09 Jan 2026 06:59
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/673

Actions (login required)

View Item
View Item