YIGIBALOM, TERTI (2007) HUBUNGAN PROPORSI BELANJA PANGAN DAN KEBIASAAN MAKAN DENGAN STATUS GIZI ANAK UMUR 1-3 TAHUN PADA KELUARGA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI KELURAHAN ANGKASAPURA DISTRIK JAYAPURA UTARA TAHUN 2007. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN JAYAPURA.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
TERTI YIBIBALOM.pdf

Download (5MB)

Abstract

Penelitian tentang status giz gizi anak (umur 1-3 Tahun) di Kelurahan Angkasa Pura Distrik Jayapura Utara dimaksudkan untuk mendapatkan gambar dan hubungan proporsi belanja dan kebiasaan makan dengan status gizi anak umur 1-3 tahun.
Status gizi pada dasarnya ditentukan oleh kualitas dan kuantitas makanan yang dikonsumsi d sehari-hari yang menyebabkan timbulnya masalah gizi tersebut adalah faktor ekonomi keluarga atau daya beli yang rendah yang langsung mempengaruhi kualitas dan kuantitas makanan. Berdasarkan pertimbangan faktor dominan diatas maka penulis tertarik untuk meneliti masalah tersebut.
Tujuan ini adalah mengetahui status gizi anak balita PNS pekerja, mengetahui proporsi belanja pangan dan kebiasaan makan anak balita PNS bekerja, menetapkan hubungan-hubungan proporsi belanja pangan dengan kebiasaan makan anak balita PNS bekerja dan menetapkan hubungan dengan status gizi balita PNS bekerja.
Penelitian dilakukan secara ekskritif analitik dengan pendekatan cross sectional study, setelah diadakan uji kali kuadrat maka untuk tingkat kemaknaan antara belanja pangan dengan status gizi yaitu 0,18 dan 2,13 berarti tidak ada hubungan antara belanja pangan dengan status gizi. Setelah dilakukan uji kali kuadrat maka untuk tingkatan kemaknaan antara status gizi yaitu 0,1 dan 2,06 berarti tidak ada hubungan dengan status gizi anak balita PNS bekerja.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Penelitian tentang status giz gizi anak (umur 1-3 Tahun) di Kelurahan Angkasa Pura Distrik Jayapura Utara dimaksudkan untuk mendapatkan gambar dan hubungan proporsi belanja dan kebiasaan makan dengan status gizi anak umur 1-3 tahun. Status gizi pada dasarnya ditentukan oleh kualitas dan kuantitas makanan yang dikonsumsi d sehari-hari yang menyebabkan timbulnya masalah gizi tersebut adalah faktor ekonomi keluarga atau daya beli yang rendah yang langsung mempengaruhi kualitas dan kuantitas makanan. Berdasarkan pertimbangan faktor dominan diatas maka penulis tertarik untuk meneliti masalah tersebut. Tujuan ini adalah mengetahui status gizi anak balita PNS pekerja, mengetahui proporsi belanja pangan dan kebiasaan makan anak balita PNS bekerja, menetapkan hubungan-hubungan proporsi belanja pangan dengan kebiasaan makan anak balita PNS bekerja dan menetapkan hubungan dengan status gizi balita PNS bekerja. Penelitian dilakukan secara ekskritif analitik dengan pendekatan cross sectional study, setelah diadakan uji kali kuadrat maka untuk tingkat kemaknaan antara belanja pangan dengan status gizi yaitu 0,18 dan 2,13 berarti tidak ada hubungan antara belanja pangan dengan status gizi. Setelah dilakukan uji kali kuadrat maka untuk tingkatan kemaknaan antara status gizi yaitu 0,1 dan 2,06 berarti tidak ada hubungan dengan status gizi anak balita PNS bekerja.
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Unnamed user with email admin
Last Modified: 09 Jan 2026 07:35
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/693

Actions (login required)

View Item
View Item