CHATARINE AWANDOI, GRACENA (2023) GAMBARAN KEBERADAAN INFEKSI KECACINGAN PADA ANAK PAUD-TK/SD ALFA DENGAN BUDAYA BAKAR BATU DI KAMPUNG MUSIAIMA DISTRIK HUBIKIAK KABUPATEN JAYAWIJAYA TAHUN 2022. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.
KTI (Gracena).pdf
Download (3MB)
Abstract
Latar Belakang: Infeksi Soil Transmitted Helminths adalah salah satu masalah
kesehatan masvarakat utama di dunia, termasuk masvarakat Indonesia. Infeksi STH disebabkan oleh infeksi cacing golongan nematoda usus yang memiliki siklus hidup membutuhkan media tanah untuk proses pematangan telurnya atau pematangan larva menjadi infektif. Penderita infeksi cacing tertinggi pada anak-anak karena kebiasaan bermain di tanah, tidak menggunakan alas kaki dan tidak memperhatikan kebersihan diri dengan mencuci tangan sebelum makan. Tujuan: Mengetahui gambaran keberadaan infeksi kecacingan pada anak PAUD-TK/SD ALFA dengan budaya bakar batu di Kampung Musiaima Distrik Hubikiak Kabupaten Jayawijaya Tahun 2022. Metode. Jenis penelitian ini adalah penelitian deksriptif dengan menggunakan pendekatan desain cross sectional. Hasil. Berdasarkan hasil Penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa hasil pemeriksaan Infeksi kecacingan pada Anak PAUD Alfa yang berjumlah 37 sampel yang berhasil dikumpulkan dan diperiksa terdapat 5 siswa (14%) positif adanya telur Ascaris lumbricoides, terdapat 6 siswa (16%) positif adanya telur Trichuris trichiura, terdapat 6 siswa (16%) positif adanya telur dan larva Hookworm, ditemukan juga adanya skoleks serta proglottid Hymenolepis diminuta dan ditemukan adanya telur Oxyuris vermicularis. Kesimpulan: Gambaran Keberadaan Infeksi Kecacingan Pada Anak PAUD-TK/SD Alfa dari 37 sampel yang diperiksa ditemukan 5 siswa (14%) positif telur nematoda usus spesies Ascaris lumbricoides, Trichuris trichiura ditemukan sebanyak 6 siswa (16%), Hookworm ditemukan sebanyak 6 siswa s (16%). Dengan ini dapat disimpulkan bahwa sebanyak 46% dari responden
terinfeksi kecacingan.
Kata Kunci: Telur cacing, Larva, Nematoda Usus, Anak PAUD-TK/SD
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Latar Belakang: Infeksi Soil Transmitted Helminths adalah salah satu masalah kesehatan masvarakat utama di dunia, termasuk masvarakat Indonesia. Infeksi STH disebabkan oleh infeksi cacing golongan nematoda usus yang memiliki siklus hidup membutuhkan media tanah untuk proses pematangan telurnya atau pematangan larva menjadi infektif. Penderita infeksi cacing tertinggi pada anak-anak karena kebiasaan bermain di tanah, tidak menggunakan alas kaki dan tidak memperhatikan kebersihan diri dengan mencuci tangan sebelum makan. Tujuan: Mengetahui gambaran keberadaan infeksi kecacingan pada anak PAUD-TK/SD ALFA dengan budaya bakar batu di Kampung Musiaima Distrik Hubikiak Kabupaten Jayawijaya Tahun 2022. Metode. Jenis penelitian ini adalah penelitian deksriptif dengan menggunakan pendekatan desain cross sectional. Hasil. Berdasarkan hasil Penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa hasil pemeriksaan Infeksi kecacingan pada Anak PAUD Alfa yang berjumlah 37 sampel yang berhasil dikumpulkan dan diperiksa terdapat 5 siswa (14%) positif adanya telur Ascaris lumbricoides, terdapat 6 siswa (16%) positif adanya telur Trichuris trichiura, terdapat 6 siswa (16%) positif adanya telur dan larva Hookworm, ditemukan juga adanya skoleks serta proglottid Hymenolepis diminuta dan ditemukan adanya telur Oxyuris vermicularis. Kesimpulan: Gambaran Keberadaan Infeksi Kecacingan Pada Anak PAUD-TK/SD Alfa dari 37 sampel yang diperiksa ditemukan 5 siswa (14%) positif telur nematoda usus spesies Ascaris lumbricoides, Trichuris trichiura ditemukan sebanyak 6 siswa (16%), Hookworm ditemukan sebanyak 6 siswa s (16%). Dengan ini dapat disimpulkan bahwa sebanyak 46% dari responden terinfeksi kecacingan. Kata Kunci: Telur cacing, Larva, Nematoda Usus, Anak PAUD-TK/SD |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 09 Jan 2026 08:31 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/709 |

