WALIANGGEN, ULITABI (2023) GAMBARAN HITUNG JUMLAH LEUKOSIT PADA PENDERITA MALARIA TERTIANA DI PUSKESMAS WAENA TAHUN 2023. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
KTI (ULI WALIANGGEN).pdf

Download (3MB)

Abstract

Latar Belakang: Leukosit memainkan peran penting dalam pertahanan kekebalan terhadap penyakit. Jumlah leukosit meningkat mening pada kondisi infeksi Malaria tertiana. Malaria adalah penyakit akibat infeksi protozoa genus Plasmodium vivax yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui jumlah leukosit pada penderita malaria tertiana. Metode: Jenis Penelitian ini merupakan penelitian peneliti deskriptif rancangan cross sectional. Uji statistik yang digunakan chi square. Hasil: Jumlah leukosit dengan kepadatan Plasmodium m vivax vivax +1 +1 sebanyak 16 orang sedangkan jumlah leukosit dengan kepadatan Plasmodium vivax 2+ sebanyak 25,5%. Plasmodium vivax +1 meningkat pada umur 1-9 tahun 15,5%. Pv +1. Jumlah Leukosit pada umur > 20 tahun sebanyak 15,5%. Plasmodium vivax +3 umur 1-9 tahun sebanyak 12,5%. Plasmodium vivax +1 pada laki-laki sebanyak 25,5%. Plasmodium vivax +2 pada perempuan sebanyak 20,5%. Plasmodium vivax +1 profesi tidak bekerja sebanyak 10,5%. Plasmodium vivax +2 profesi tidak bekerja sebanyak 12,5%. Plasmodium vivax +2 profesi tidak bekerja sebanyak 12,5%. Plasmodium vivax +3 sebanyak 12,5%. Plasmodium vivax +1 yang tinggal di Waena perumnas II sebanyak 20,5%. Kesimpulan :terdapat peningkatan leukosit pada penderita

malaria tertiana.

Kata Kunci: Leukosit, Malaria Tertiana, Plasmodium Vivax Puskesmas Waena

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Latar Belakang: Leukosit memainkan peran penting dalam pertahanan kekebalan terhadap penyakit. Jumlah leukosit meningkat mening pada kondisi infeksi Malaria tertiana. Malaria adalah penyakit akibat infeksi protozoa genus Plasmodium vivax yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang terinfeksi. Tujuan Penelitian Untuk mengetahui jumlah leukosit pada penderita malaria tertiana. Metode: Jenis Penelitian ini merupakan penelitian peneliti deskriptif rancangan cross sectional. Uji statistik yang digunakan chi square. Hasil: Jumlah leukosit dengan kepadatan Plasmodium m vivax vivax +1 +1 sebanyak 16 orang sedangkan jumlah leukosit dengan kepadatan Plasmodium vivax 2+ sebanyak 25,5%. Plasmodium vivax +1 meningkat pada umur 1-9 tahun 15,5%. Pv +1. Jumlah Leukosit pada umur > 20 tahun sebanyak 15,5%. Plasmodium vivax +3 umur 1-9 tahun sebanyak 12,5%. Plasmodium vivax +1 pada laki-laki sebanyak 25,5%. Plasmodium vivax +2 pada perempuan sebanyak 20,5%. Plasmodium vivax +1 profesi tidak bekerja sebanyak 10,5%. Plasmodium vivax +2 profesi tidak bekerja sebanyak 12,5%. Plasmodium vivax +2 profesi tidak bekerja sebanyak 12,5%. Plasmodium vivax +3 sebanyak 12,5%. Plasmodium vivax +1 yang tinggal di Waena perumnas II sebanyak 20,5%. Kesimpulan :terdapat peningkatan leukosit pada penderita malaria tertiana. Kata Kunci: Leukosit, Malaria Tertiana, Plasmodium Vivax Puskesmas Waena
Subjects: R Medicine > RB Pathology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Unnamed user with email admin
Last Modified: 09 Jan 2026 13:11
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/759

Actions (login required)

View Item
View Item