YOSUA SANTO LARWAKU, ANDRIAN (2024) IDENTIFIKASI JAMUR Candida albicans PADA URIN IBU HAMIL DI PUSKESMAS YOKA TAHUN 2024. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
KTI Andrian Y. S. Larwaku.pdf

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Infeksi kandidiasis, dipengaruhi dua faktor yaitu faktor endogen dan
faktor eksogen. Faktor endogen terdiri dari umur, imunologik, dan perubahan fisiologik, seperti kehamilan karena perubahan pH dalam vagina, gangguan gula darah pada kulit atau diabetes mellitus. Sedangkan faktor eksogen ekso misalnya iklim, panas, kelembaban menyebabkan mudahnya masuk jamur. Jamur Candida albicans merupakan flora normal pada manusia namun bisa berubah menjadi patogen bila ada factor predisposisi salah satunya yaitu kehamilan. Penyebab keputihan ada dua macam yaitu keputihan fisiologis dan keputihan patologis. Keputihan fisiologis yaitu keputihan yang timbul akibat proses alami dalam tubuh sedangkan keputihan patologis yaitu keputihan yang timbul karena infeksi dari jamur, bakteri, dan virus Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui gambaran infeksi jamur Candida albicans pada urin ibu hamil di Puskesmas Yoka Metode: Penelitian jamur ini dilakukan dengan kultur pada media SDA dan dilakukan pengamatan makroskopis dan mikroskopis dengan pewarnaan LPCB. Hasil: Ditemukan positif dari 30 sampel jamur Candida albicans sebanyak 28 sampel urin ibu hamil dengan persentase 93,3% dan negatif jamur Candida albicans sebanyak 2 sampel urin ibu hamil dengan persentase sebesar 6,66%. Kesimpulan: ditemukan positif jamur Candida albicans sebanyak 28 sampel urin ibu hamil dengan persentase 93,3% dan negatif jamur Candida albicans sebanyak 2 sampel urin ibu hamil dengan persentase sebesar 6.66%

Kata Kunci: Candida albicans, LPCB, Sabouraud Dextrose Agar (SDA), Urin.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Latar Belakang: Infeksi kandidiasis, dipengaruhi dua faktor yaitu faktor endogen dan faktor eksogen. Faktor endogen terdiri dari umur, imunologik, dan perubahan fisiologik, seperti kehamilan karena perubahan pH dalam vagina, gangguan gula darah pada kulit atau diabetes mellitus. Sedangkan faktor eksogen ekso misalnya iklim, panas, kelembaban menyebabkan mudahnya masuk jamur. Jamur Candida albicans merupakan flora normal pada manusia namun bisa berubah menjadi patogen bila ada factor predisposisi salah satunya yaitu kehamilan. Penyebab keputihan ada dua macam yaitu keputihan fisiologis dan keputihan patologis. Keputihan fisiologis yaitu keputihan yang timbul akibat proses alami dalam tubuh sedangkan keputihan patologis yaitu keputihan yang timbul karena infeksi dari jamur, bakteri, dan virus Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui gambaran infeksi jamur Candida albicans pada urin ibu hamil di Puskesmas Yoka Metode: Penelitian jamur ini dilakukan dengan kultur pada media SDA dan dilakukan pengamatan makroskopis dan mikroskopis dengan pewarnaan LPCB. Hasil: Ditemukan positif dari 30 sampel jamur Candida albicans sebanyak 28 sampel urin ibu hamil dengan persentase 93,3% dan negatif jamur Candida albicans sebanyak 2 sampel urin ibu hamil dengan persentase sebesar 6,66%. Kesimpulan: ditemukan positif jamur Candida albicans sebanyak 28 sampel urin ibu hamil dengan persentase 93,3% dan negatif jamur Candida albicans sebanyak 2 sampel urin ibu hamil dengan persentase sebesar 6.66% Kata Kunci: Candida albicans, LPCB, Sabouraud Dextrose Agar (SDA), Urin.
Subjects: R Medicine > RB Pathology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Unnamed user with email admin
Last Modified: 09 Jan 2026 15:15
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/767

Actions (login required)

View Item
View Item