ANANTA SATRIA, ANDI (2024) IDENTIFIKASI TELUR CACING Soil Trasmitted Helminth (STH) PADA DAUN KEMANGI (Ocimum sp. ) DI DESA JAIFURI, KABUPATEN KEEROM TAHUN 2023. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.
KTI Andi Ananta Satria.pdf
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang Indonesia berada pada daerah tropis yang mendukung perkembangbiakan cacing, seperti cacing usus yang dapat berkembang biak dengan baik terutama yang dapat ditularkan melalui tanah atau yang biasa disebut Soil Transmitted Helminth (STH). Banyak faktor yang mendukung perkembangbiakan salah satunya yaitu kebiasaan masyarakat kat indonesia indonesia meng mengonsumsi sayuran mentah atau lalapan yang berisiko terjadinya infeksi parasit. Salah satu sayuran yang banyak dikonsumsi yaitu sayuran kemangi yang memiliki permukaan daun yang berkeluk-keluk sehingga memungkinkan telur cacing menetap didalamnya. Tujuan Penelitian untuk mengidentifikasi telur cacing Soil Transmitted Helminth (STH) pada sayur kemangi di Desa Jaifuri, Keerom. Metode Penelitian Jenis penelitian ini bersifat deksriptif dengan pendekatan laboratorium dengan jumlah 30 sampel sayur kemangi yang diambil pada pedagang di Desa Jaifuri, Kabupaten Keerom. Pada penelitian dari 30 sampel terdapat 22 sampel positif terdapat jenis cacing STH dan 8 sampel negatif tidak ditemukan jenis telur cacing Soil Transmitted Helminth (STH). Hasil berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Laboratorium Parasitologi Jurusan D-III Teknologi Laboratorium Medik dari jumlah 30 sampel sayur kemangi diproleh 22 2 san sampel positif adanya telur cacing Soil Transmitted Helmint (STH) yang terdiri dari telur Ascaris lumbricoides 13 (59,1%), Trichuris trichiura 2 (9,1%) Hookworm 4 (18,2%) dan mix 3 (13,6%). Kesimpulan dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa daun kemangi yang dijual di desa jaifuri kabupaten Keerom terkontaminasi oleh telur cacing dari spesies Ascaris lumbricoides, Trichuris trichiura, dan Hookworm.
Kata kunci: Cacing, Kemangi, STH
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Latar Belakang Indonesia berada pada daerah tropis yang mendukung perkembangbiakan cacing, seperti cacing usus yang dapat berkembang biak dengan baik terutama yang dapat ditularkan melalui tanah atau yang biasa disebut Soil Transmitted Helminth (STH). Banyak faktor yang mendukung perkembangbiakan salah satunya yaitu kebiasaan masyarakat kat indonesia indonesia meng mengonsumsi sayuran mentah atau lalapan yang berisiko terjadinya infeksi parasit. Salah satu sayuran yang banyak dikonsumsi yaitu sayuran kemangi yang memiliki permukaan daun yang berkeluk-keluk sehingga memungkinkan telur cacing menetap didalamnya. Tujuan Penelitian untuk mengidentifikasi telur cacing Soil Transmitted Helminth (STH) pada sayur kemangi di Desa Jaifuri, Keerom. Metode Penelitian Jenis penelitian ini bersifat deksriptif dengan pendekatan laboratorium dengan jumlah 30 sampel sayur kemangi yang diambil pada pedagang di Desa Jaifuri, Kabupaten Keerom. Pada penelitian dari 30 sampel terdapat 22 sampel positif terdapat jenis cacing STH dan 8 sampel negatif tidak ditemukan jenis telur cacing Soil Transmitted Helminth (STH). Hasil berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Laboratorium Parasitologi Jurusan D-III Teknologi Laboratorium Medik dari jumlah 30 sampel sayur kemangi diproleh 22 2 san sampel positif adanya telur cacing Soil Transmitted Helmint (STH) yang terdiri dari telur Ascaris lumbricoides 13 (59,1%), Trichuris trichiura 2 (9,1%) Hookworm 4 (18,2%) dan mix 3 (13,6%). Kesimpulan dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa daun kemangi yang dijual di desa jaifuri kabupaten Keerom terkontaminasi oleh telur cacing dari spesies Ascaris lumbricoides, Trichuris trichiura, dan Hookworm. Kata kunci: Cacing, Kemangi, STH |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 09 Jan 2026 15:19 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/768 |

