MENDILA, ANTONIUS (2024) GAMBARAN JUMLAH LEUKOSIT PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI RSUD YOWARI TAHUN 2024. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.
KTI Antonius Mendila.pdf
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang. Leukosit adalah sel yang berperan mempertahankan tubuh terhadap penyusupan benda asing. Diabetes melitus adalah penyakit metabolik ditandai adanya hiperglikemi. Peningkatan kadar glukosa darah diakibatkan karena gangguan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Penderita DM dengan kadar glukosa tinggi dan tidak terkontrol dalam waktu lama dapat menurunkan fungsi fagositosis oleh sel leukosit, sehingga rentan terkena infeksi dan menyebabkan inflamasi. Peningkatan jumlah leukosit mengindikasikan adanya suatu infeksi dari perkembangan DM. Tujuan Penelitian. Mengetahui gambaran jumlah leukosit pada penderita diabetes melitus tipe II di RSUD YOWARI berdasarkan usia, jenis kelamin dan pekerjaan. Metode Penelitian. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan rancangan cross sectional dan uji univariat. Hasil Penelitian. Gambaran jumlah leukosit pada penderita DM tipe II yang datang memeriksa sebanyak 15 orang (37,5%) mengalami penurunan jumlah leukosit, berdasarkan usia menunjukan >50 tahun mengalami penurunan sebanyak 9 orang (22,5%), berdasarkan jenis kelamin menunjukan perempuan mengalami penurunan sebayak 12 orang (30%), berdasarkan pekerjaan menunjukan ibu rumah tangga mengalami penurunan banyak 7 orang (17,5%). Kesimpulan. Gambaran jumlah leukosit pada penderita DM tipe II didapatkan jumlah leukosit menurun pada 15 orang (37,5%), yang ditunjukkan pada usia >50 tahun, berjenis kelamin perempuan dan pekerjaan Ibu Rumah Tangga
Kata Kunci: Hitung Jumlah Leukosit, Diabetes Melitus Tipe II, Leukopenia, Leukositosis, RSUD Yowari
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Latar Belakang. Leukosit adalah sel yang berperan mempertahankan tubuh terhadap penyusupan benda asing. Diabetes melitus adalah penyakit metabolik ditandai adanya hiperglikemi. Peningkatan kadar glukosa darah diakibatkan karena gangguan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Penderita DM dengan kadar glukosa tinggi dan tidak terkontrol dalam waktu lama dapat menurunkan fungsi fagositosis oleh sel leukosit, sehingga rentan terkena infeksi dan menyebabkan inflamasi. Peningkatan jumlah leukosit mengindikasikan adanya suatu infeksi dari perkembangan DM. Tujuan Penelitian. Mengetahui gambaran jumlah leukosit pada penderita diabetes melitus tipe II di RSUD YOWARI berdasarkan usia, jenis kelamin dan pekerjaan. Metode Penelitian. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan rancangan cross sectional dan uji univariat. Hasil Penelitian. Gambaran jumlah leukosit pada penderita DM tipe II yang datang memeriksa sebanyak 15 orang (37,5%) mengalami penurunan jumlah leukosit, berdasarkan usia menunjukan >50 tahun mengalami penurunan sebanyak 9 orang (22,5%), berdasarkan jenis kelamin menunjukan perempuan mengalami penurunan sebayak 12 orang (30%), berdasarkan pekerjaan menunjukan ibu rumah tangga mengalami penurunan banyak 7 orang (17,5%). Kesimpulan. Gambaran jumlah leukosit pada penderita DM tipe II didapatkan jumlah leukosit menurun pada 15 orang (37,5%), yang ditunjukkan pada usia >50 tahun, berjenis kelamin perempuan dan pekerjaan Ibu Rumah Tangga Kata Kunci: Hitung Jumlah Leukosit, Diabetes Melitus Tipe II, Leukopenia, Leukositosis, RSUD Yowari |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 09 Jan 2026 15:27 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/771 |

