PARAMITHA JUNIATY, EVA (2024) PERBEDAAN HASIL PEMERIKSAAN GLUKOSA URIN DENGAN METODE BENEDICT DAN CARIK CELUP PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI RSUD YOWARI TAHUN 2024. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.
KTI Eva Paramitha Juniaty.pdf
Download (2MB)
Abstract
Latar belakang: Diabetes ialah penyakit yang seringkali dikenal silent killer, artinya penyakit ini membunuh dengan perlahan-lahan bagi seseorang yang terkena. Seringkali penderita diabetes tidak menyadari bahwa dirinys mengidap penyakit diabetes dan komplikasi baru muncul ketika pasien baru menyadari bahwa bahwa dirinya mengidap diabetes. Diabetes ialah kelompok penyakit metabolik yang dicirikan dengan hiperglikemia implikasi kelainan sekresi insulin dan kerja insulin, baik karena hormon insulin yang tidak mencukupi atau menggunakan insulin secara efektif. Tujuan Penelitian: Mengetahui Perbandingan Hasil Glukosa Urine Dengan Metode Benedict Dan Carik Celup Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II Di RSUD Yowari, berdasarkan metode benedict, dan metode carik celup. Metode Penelitian: Jenis netode benedict, dan metode carik celup penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 40 pasien. Hasil Penelitian: Dari hasil penelitian terdapat 40 sampel menunjukkan bahwa pada metode benedict positif 1 sebanyak 17 sampel (42,5%), positif 2 sebanyak 13 sampel (32,5%), Positif 3 sebanyak 4 sampel (10%), positif 4 sebanyak 6 sampel (15%). Pada metode carik celup positif 1 sebanyak 18 sampel (45%), positif 2 sebanyak 14 sampel (35%), positif 3 sebanyak 5 sampel (12,5%), positif 4 sebanyak 3 sampel (7,5%). Kesimpulan: Perbandingan Hasil Glukosa Urine Dengan Metode Benedict Dan Carik Celup Pada Penderita Diabetes Tipe II Di RSUD Yowari menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara metode benedict dengan metode carik celup
Kata Kunci: Diabetes Melitus Tipe II, Glukosa Urine, Metode Benedict, Metode Carik Celup, RSUD Yowari.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Latar belakang: Diabetes ialah penyakit yang seringkali dikenal silent killer, artinya penyakit ini membunuh dengan perlahan-lahan bagi seseorang yang terkena. Seringkali penderita diabetes tidak menyadari bahwa dirinys mengidap penyakit diabetes dan komplikasi baru muncul ketika pasien baru menyadari bahwa bahwa dirinya mengidap diabetes. Diabetes ialah kelompok penyakit metabolik yang dicirikan dengan hiperglikemia implikasi kelainan sekresi insulin dan kerja insulin, baik karena hormon insulin yang tidak mencukupi atau menggunakan insulin secara efektif. Tujuan Penelitian: Mengetahui Perbandingan Hasil Glukosa Urine Dengan Metode Benedict Dan Carik Celup Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II Di RSUD Yowari, berdasarkan metode benedict, dan metode carik celup. Metode Penelitian: Jenis netode benedict, dan metode carik celup penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 40 pasien. Hasil Penelitian: Dari hasil penelitian terdapat 40 sampel menunjukkan bahwa pada metode benedict positif 1 sebanyak 17 sampel (42,5%), positif 2 sebanyak 13 sampel (32,5%), Positif 3 sebanyak 4 sampel (10%), positif 4 sebanyak 6 sampel (15%). Pada metode carik celup positif 1 sebanyak 18 sampel (45%), positif 2 sebanyak 14 sampel (35%), positif 3 sebanyak 5 sampel (12,5%), positif 4 sebanyak 3 sampel (7,5%). Kesimpulan: Perbandingan Hasil Glukosa Urine Dengan Metode Benedict Dan Carik Celup Pada Penderita Diabetes Tipe II Di RSUD Yowari menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara metode benedict dengan metode carik celup Kata Kunci: Diabetes Melitus Tipe II, Glukosa Urine, Metode Benedict, Metode Carik Celup, RSUD Yowari. |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 09 Jan 2026 16:37 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/783 |

