WAMEA, ORPA (2024) GAMBARAN HASIL PEMERIKSAAN HBsAg PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS ELLY UYO TAHUN 2024. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.
KTI Orpa Wamea.pdf
Download (1MB)
Abstract
Latar Belakang: Hepatitis B adalah peradangan hepar yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis B atau Hepatitis B Virus (HBV) yang menyerang hati dan menyebabkan penyakit akut dan kronis. Data yang dihimpun Kementrian Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2022 menunjukkan bahwa sekitar 50.744 ibu hamil mengidap penyakit hepatitis B. Penularan hepatitis B terjadi secara vertikal dan horizontal yaitu dengan gejala sakit kepala, demam tinggi dan kulit menjadi kuning. Pemeriksaan HBsAg dilakukan pada ibu hamil sebagai skrining untuk mengetahui adanya infeksi virus hepatitis B. Tujuan: Mengetahui hasil pemeriksaan HBsAg pada ibu hamil di Puskesmas Elly Uyo berdasarkan usia, tempat tinggal dan pekerjaan. Metode penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif, dengan desain cross sectional. Sampel penelitian adalah ibu hamil yang melakukan pemeriksaan HbsAg di puskesmas Elly Uyo sebanyak 30 sampel. Hasil: Dari penelitian yang telah dilakukan terhadap 30 sampel ibu hamil didapatkan hasilHbsAg Reaktif sebanyak 2 (6,7%) Non reaktif 28 (93,3%), berdasarkan usia 17- 25 reaktif sebanyak 1 (9,1%), usia 26-35 reaktif sebanyak 1 (5,8%) berdasarkan tempat tinggal HbsAg reaktif bertempat tinggal di polimak sebanyak 2 (9,5%), berdasarkan pekerjaan HbsAg reaktif terdapat pada Ibu Rumah Tangga (IRT) sebanyak 2 (12,5%). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan HBsAg diderita oleh usia produktif yaitu sekiar 17 - 36 tahun yang bertempat tinggal di polimak dan bekerja sebagai ibu rumah tangga.
Kata Kunci: HbsAg, Hepatitis B, Ibu Hamil
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Latar Belakang: Hepatitis B adalah peradangan hepar yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis B atau Hepatitis B Virus (HBV) yang menyerang hati dan menyebabkan penyakit akut dan kronis. Data yang dihimpun Kementrian Kesehatan Republik Indonesia pada tahun 2022 menunjukkan bahwa sekitar 50.744 ibu hamil mengidap penyakit hepatitis B. Penularan hepatitis B terjadi secara vertikal dan horizontal yaitu dengan gejala sakit kepala, demam tinggi dan kulit menjadi kuning. Pemeriksaan HBsAg dilakukan pada ibu hamil sebagai skrining untuk mengetahui adanya infeksi virus hepatitis B. Tujuan: Mengetahui hasil pemeriksaan HBsAg pada ibu hamil di Puskesmas Elly Uyo berdasarkan usia, tempat tinggal dan pekerjaan. Metode penelitian: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif, dengan desain cross sectional. Sampel penelitian adalah ibu hamil yang melakukan pemeriksaan HbsAg di puskesmas Elly Uyo sebanyak 30 sampel. Hasil: Dari penelitian yang telah dilakukan terhadap 30 sampel ibu hamil didapatkan hasilHbsAg Reaktif sebanyak 2 (6,7%) Non reaktif 28 (93,3%), berdasarkan usia 17- 25 reaktif sebanyak 1 (9,1%), usia 26-35 reaktif sebanyak 1 (5,8%) berdasarkan tempat tinggal HbsAg reaktif bertempat tinggal di polimak sebanyak 2 (9,5%), berdasarkan pekerjaan HbsAg reaktif terdapat pada Ibu Rumah Tangga (IRT) sebanyak 2 (12,5%). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan HBsAg diderita oleh usia produktif yaitu sekiar 17 - 36 tahun yang bertempat tinggal di polimak dan bekerja sebagai ibu rumah tangga. Kata Kunci: HbsAg, Hepatitis B, Ibu Hamil |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 12 Jan 2026 09:07 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/802 |

