RUMERE, SANDRIANA PAPUAWATI (2024) GAMBARAN MORFOLOGI ERITROSIT PADA PENDERITA MALARIA DI PUSKESMAS BOSNIK BIAK TIMUR TAHUN 2024. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
KTI Sandriana Papuawati Rumere.pdf

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Malaria adalah penyakit menular yang disebabkan oleh parasite genus Plasmodium yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina. Plasmodium yang bermanifestasi sebagai demam, anemia, dan pembesaran limpa. Lisisnya sel darah merah yang berlebihan terjadi pada pasien malaria ketika parasite Plasmodium memasuki sel darah merah dan menyebabkan kematian sel darah merah yang berlebihan sehingga menyebabkan anemia. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat ukuran, warna, da dan bentuk eritrosit pada penderita malaria. Metode Penelitian. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif menggunakan desain cross-sectional. dilakukan di Puskesmas Bosnik dan Laboratorium Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan di Jayapura. Hasil Penelitian. Pada penelitian ini didapatkan Pemeriksaan Pemeril malaria dan pemeriksaan morfologi eritrosit sebanyak 33 sampel didapatkan hasil berdasarkan ukuran eritrosit tidak mengalami perubahan dimana 33 pasien (100%) memiliki ukuran normositer, berdasarkan warna pada penderita malaria didapatkan hasil 13 pasien (13,3%) normocrom dan 20 pasien (60,6%) hipocrom, berdasarkan bentuk eritrosit terbanyak ditemukan acantosit dan targetcell. Kesimpulan. Gambaran morfologi eritrosit pada penderita malaria di puskesmas Bosnik Biak Timur ditemukan pada malaria tropika dan malaria tertiana berdasarkan ukuran yaitu Normositer, berdasarkan warna yaitu Normositer dan hipokrom, berdasarkan bentuk vaitu Acantosit.

Kata Kunci: Malaria, Morfologi Eritrosit, Puskesmas Bosnik

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Latar Belakang: Malaria adalah penyakit menular yang disebabkan oleh parasite genus Plasmodium yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina. Plasmodium yang bermanifestasi sebagai demam, anemia, dan pembesaran limpa. Lisisnya sel darah merah yang berlebihan terjadi pada pasien malaria ketika parasite Plasmodium memasuki sel darah merah dan menyebabkan kematian sel darah merah yang berlebihan sehingga menyebabkan anemia. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat ukuran, warna, da dan bentuk eritrosit pada penderita malaria. Metode Penelitian. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif menggunakan desain cross-sectional. dilakukan di Puskesmas Bosnik dan Laboratorium Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan di Jayapura. Hasil Penelitian. Pada penelitian ini didapatkan Pemeriksaan Pemeril malaria dan pemeriksaan morfologi eritrosit sebanyak 33 sampel didapatkan hasil berdasarkan ukuran eritrosit tidak mengalami perubahan dimana 33 pasien (100%) memiliki ukuran normositer, berdasarkan warna pada penderita malaria didapatkan hasil 13 pasien (13,3%) normocrom dan 20 pasien (60,6%) hipocrom, berdasarkan bentuk eritrosit terbanyak ditemukan acantosit dan targetcell. Kesimpulan. Gambaran morfologi eritrosit pada penderita malaria di puskesmas Bosnik Biak Timur ditemukan pada malaria tropika dan malaria tertiana berdasarkan ukuran yaitu Normositer, berdasarkan warna yaitu Normositer dan hipokrom, berdasarkan bentuk vaitu Acantosit. Kata Kunci: Malaria, Morfologi Eritrosit, Puskesmas Bosnik
Subjects: R Medicine > RB Pathology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Unnamed user with email admin
Last Modified: 12 Jan 2026 09:38
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/809

Actions (login required)

View Item
View Item