TONDON, IRIANTI (2026) MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA PERSALINAN NORMAL DENGAN KOMPLIKASI ATONIA UTERI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DOK II JAYAPURA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.

[thumbnail of SKRIPSI] Text (SKRIPSI)
IRIANTI TONDON.pdf
Restricted to Registered users only

Download (27MB)

Abstract

Dari uraian - uraian diatas, penulis dapat mengambil kesimpulan :
1. Menurut Anthonius Budi Marjono, drLPD (www.pdpersi.com), perdarahan
post partum adalah perdarahan lebih dari 500-600 ml selama 24 jam setelah
anak lahir. Atonia uteri adalah perdarahan yang terjadi sebelum atau sesudah
plasenta lahir segera setelah anak lahir yang disebabkan kontraksi uterus
yang tidak berkontraksi atau lembek (Manuaba, 2006).
2. Klien Ny. D adalah ibu dengan perdarahan post partum dengan atonia uteri
dengan jumlah perdarahan + 500 cc dengan kontraksi uterus jelek disertai pre
syok.
3. Dari hasil diagnosa, klien berpotensial terjadi syok hemoragia, tindakan
segera yang dilakukan adalah masase, pasang infus RL dimasukkan piton 20
4.
iu kecepatan 40 tetes/menit
Hasil evaluasi asuhan kebidanan klien tidak terjadi syok hemoragia dengan
keadaan umum ibu baik, kesadaran baik, dengan tanda - tanda vital dalam
batas normal, kontraksi uterus baik, perdarahan sedikit dan kadar Hb 11 gr%
dan ibu dipindahkan ke ruang rawat gabung dan mendapat perawatan nifas
selanjutnya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Dari uraian - uraian diatas, penulis dapat mengambil kesimpulan : 1. Menurut Anthonius Budi Marjono, drLPD (www.pdpersi.com), perdarahan post partum adalah perdarahan lebih dari 500-600 ml selama 24 jam setelah anak lahir. Atonia uteri adalah perdarahan yang terjadi sebelum atau sesudah plasenta lahir segera setelah anak lahir yang disebabkan kontraksi uterus yang tidak berkontraksi atau lembek (Manuaba, 2006). 2. Klien Ny. D adalah ibu dengan perdarahan post partum dengan atonia uteri dengan jumlah perdarahan + 500 cc dengan kontraksi uterus jelek disertai pre syok. 3. Dari hasil diagnosa, klien berpotensial terjadi syok hemoragia, tindakan segera yang dilakukan adalah masase, pasang infus RL dimasukkan piton 20 4. iu kecepatan 40 tetes/menit Hasil evaluasi asuhan kebidanan klien tidak terjadi syok hemoragia dengan keadaan umum ibu baik, kesadaran baik, dengan tanda - tanda vital dalam batas normal, kontraksi uterus baik, perdarahan sedikit dan kadar Hb 11 gr% dan ibu dipindahkan ke ruang rawat gabung dan mendapat perawatan nifas selanjutnya.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Depositing User: Unnamed user with email admin
Last Modified: 14 Jan 2026 01:59
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/823

Actions (login required)

View Item
View Item