BEKTI, TITA SARI (2000) HUBUNGAN POLA KONSUNSI MAKAN, TINGKAT PENDAPATAN KELUARGA, PENGETAHUAN GIZI, AKTFITAS DAN STATUS GIZI IBUTERHADAP BERAT BAYI LAHIR DI PUSKESMAS SENTANI KOTA KABUPATEN DATI II JAYAPURA. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Jayapura.
TITA SARI BEKTI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (15MB)
Abstract
"Hubungan Pola Komsumsi Makan, Tingkat Pendapatan Keluarga,
Pengetahuan Gizi, Aktifitas, dan Status Gizi Ibu Hamil Terhadap Berat Bayi Lahir di Puskesmas Sentani Kota Kabupaten Dati II Jayapura" ini terdiri dari xiv + 57 halaman + 15 tabel + 12 lampiran.
Status gizi adalah kondisi kesehatan yang di satu pihak ditentukan oleh pengunaan zat gizi makanan di dalam tubuh dan intake yang di konsumsi yang di nilai berdasarkan berat badan di bandingkan dengan usia (BB/U) dan di bandingkan dengan standar WHO - NCHS, hasil Revisi Departemen Kesehatan tahun 2000.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari hubungan antara status gizi ibu hamil dengan b erat badan bayi yang di lahirkan. Faktor- faktor yang mempengaruhi status gizi ibu hamil dapat di jadikan masukan untuk hubungan berat bayi yang di lahirkan agar status gizi ibu hamil dapat diperhatikan sehingga berat badan bayi yang rendah dapat di tanggulangi.
Jenis penelitian ini adalah Dekriptif Analitik dengan pendekatan
"Cross Sectional Study". Oktober.
Penelitian ini di lakukan pada bulan September sampai dengan bulan Data primer yang di peroleh langsung dari wawancara berdasarkan daftar yang telah di siapkan yang meliputi pola makan ibu selama hamil, pengetahuan ibu tentang gizi, pendapatan keluarga, beban kerja ibu selama hamil, status gizi ibu, serta Antropometri yang meliputi umur, berat badan dan jenis kelamin bayi lahir.
Sedangkan data sekunder mengenai data gambaran umum kelurahan Sentani dan Puskesmas Sentani, data dari Puskesmas berupa buku Register Kunjungan atau Kartu Status Ibu Hamil.
Pada hasil uji statistik dengan menggunakan x² pada derajat kemaknaan a 0,05 menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara tingkat pendapatan keluarga, pengetahuan ibu tentang gizi dengan berat badan bayi lahir. Serta di temukan pula adanya hubungan yang bermakna antara pola konsumsi dan aktifitas ibu selama hamil dengan berat badan bayi lahir.
Dari hasil uji silang menunjukkan adanya hubungan yang bermakna
antara status gizi ibu hamil dengan berat badan bayi lahir. Hal ini berarti dengan status gizi yang baik selama hamil akan memberikan pengaruh yang besar pada ibu untuk melahirkan anak dengan berat badan yang baik.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut bahwa penyuluhan gizi masih
merupakan intervensi yang tepat dan agar lebih di tingkatkan lagi terutama disarankan agar para ibu dapat lebih memperhatikan status gizi ibu selama hamil, karena hal ini sangat berpengaruh terhadap berat badan bayi yang dilahirkan.
Daftar bacaan : 16 (1975 -1998)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | "Hubungan Pola Komsumsi Makan, Tingkat Pendapatan Keluarga, Pengetahuan Gizi, Aktifitas, dan Status Gizi Ibu Hamil Terhadap Berat Bayi Lahir di Puskesmas Sentani Kota Kabupaten Dati II Jayapura" ini terdiri dari xiv + 57 halaman + 15 tabel + 12 lampiran. Status gizi adalah kondisi kesehatan yang di satu pihak ditentukan oleh pengunaan zat gizi makanan di dalam tubuh dan intake yang di konsumsi yang di nilai berdasarkan berat badan di bandingkan dengan usia (BB/U) dan di bandingkan dengan standar WHO - NCHS, hasil Revisi Departemen Kesehatan tahun 2000. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari hubungan antara status gizi ibu hamil dengan b erat badan bayi yang di lahirkan. Faktor- faktor yang mempengaruhi status gizi ibu hamil dapat di jadikan masukan untuk hubungan berat bayi yang di lahirkan agar status gizi ibu hamil dapat diperhatikan sehingga berat badan bayi yang rendah dapat di tanggulangi. Jenis penelitian ini adalah Dekriptif Analitik dengan pendekatan "Cross Sectional Study". Oktober. Penelitian ini di lakukan pada bulan September sampai dengan bulan Data primer yang di peroleh langsung dari wawancara berdasarkan daftar yang telah di siapkan yang meliputi pola makan ibu selama hamil, pengetahuan ibu tentang gizi, pendapatan keluarga, beban kerja ibu selama hamil, status gizi ibu, serta Antropometri yang meliputi umur, berat badan dan jenis kelamin bayi lahir. Sedangkan data sekunder mengenai data gambaran umum kelurahan Sentani dan Puskesmas Sentani, data dari Puskesmas berupa buku Register Kunjungan atau Kartu Status Ibu Hamil. Pada hasil uji statistik dengan menggunakan x² pada derajat kemaknaan a 0,05 menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara tingkat pendapatan keluarga, pengetahuan ibu tentang gizi dengan berat badan bayi lahir. Serta di temukan pula adanya hubungan yang bermakna antara pola konsumsi dan aktifitas ibu selama hamil dengan berat badan bayi lahir. Dari hasil uji silang menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara status gizi ibu hamil dengan berat badan bayi lahir. Hal ini berarti dengan status gizi yang baik selama hamil akan memberikan pengaruh yang besar pada ibu untuk melahirkan anak dengan berat badan yang baik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut bahwa penyuluhan gizi masih merupakan intervensi yang tepat dan agar lebih di tingkatkan lagi terutama disarankan agar para ibu dapat lebih memperhatikan status gizi ibu selama hamil, karena hal ini sangat berpengaruh terhadap berat badan bayi yang dilahirkan. Daftar bacaan : 16 (1975 -1998) |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email info@wanteknologi.com |
| Last Modified: | 14 Jan 2026 02:53 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/833 |

