RUMSARWIR, DEBORA CHRISTINA (2001) PENGARUH MAKANAN DAN MINUMAN TERHADAP KARIES GIGI ANAK USIA PRASEKOLAН 4–5 ТAHUN DITAMAN KANAK-KANAK NINA HAWAI SENTANI KEСAMATAN SENTANI -KABUPATEN JAYAPURA. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Jayapura.
DEBORA CHRISTINA RUMSARWIR.pdf
Restricted to Registered users only
Download (7MB)
Abstract
Tujuan Pembangunan Kesehatan sesuai dengan Sistem Kesehatan Nasional ialah tercapainya kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk agar terwujud derajat kesehatan yang optimalsebagai salah satu unsur kesejahteraan umum.
Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang karies gigi anak anak usia pra sekolah 4-5 tahun sehingga dapat menerangkan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap terjadinya karies gigi anak usia pra sekolah 4-5 tahun. Dalam rangka untuk mengetahui hal diatas dilakukan penelitian pengaruh makanan dan minuman terhadap karies gigi anak usia pra sekolah 4-5 tahun di TK Nina Hawai Sentani, Kecamatan Sentani Kabupaten Jayapura, dmana penelitian ini dilakukan berdasarkan kuisioner dan pemeriksaan gigi kepada Murid TK Nina Hawai Sentani yang dilakukan 1 kali perawat gigi dari Puskesmas Sentani.
Jenis penelitian ini dilaksanakan secara deskriptif analitik dengan pendekatan "Cross Sectional Study" sampel yang diambil adalah semua anak murid yang brumur 4-5 tahun yang berada pada TK Nina Hawai Sentani. Waktu yang dipergunakan untuk penelitian ini adalah 1 bulan yaitu pada tanggal 1 agustus sampai dengan 1 september 2001.
Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa mengkonsumsi makanan kariogenik yang berkategori buruk dan tidak terdapat karies gigi (normal) pada anak sebanyak 1 (10%) dan kategori baik dan terdapat karies gigi sakit pada anak sebanyak 3 (15%). Sedangkan mengkonsumsi makanan kariogenik dengan kategori buruk dan tidak terdapatnya karies gigi (normal sebanyak 9 (90%) dan yang mengkonsumsi makanan kariogenik dengan kategori buruk dan terdapatnya (sakit) karies gigi pada anak sebanyak 17 (85%).
Berdasarkan uji chi-square hitung a = 015pada df = 1 dan a = 0,05, x²= tabel = 3,841 ini berarti bahwa H0 ditolak dan Ha diterima artinya secara statistik mengkonsumsi makanan kariogenik secara statistik mengkonsumsi makanan terhadap karies gigi anak usia pra sekolah 4-5 tahun.
Sedangkan pengaruh kebiasaan anak mengkonsumsi minuman kariogenuk yang termasuk kategori baik dan tidak terdapatnya (normal) karies gigi pada anak sebanyak 0 (0%) dan mengkonsumsi minuman kariogenik dengan kategori baim dengan terdapatnya (sakit) karies gigi pada anak adalah sebanyak 3 (15%). Sedangkan mengkonsumsi minuman kariogenik dengan kategori buruk dan tidak terdapatnya (normal) karies gigi pada anak adalah 10 (100%) dan konsumsi minuman kariogenik dengan kategori buruk dan terdapatnya (sakit) karies gigi sebanyak 17 (85%). Berdasarkan uji chi-square hitung = 1,65 pada df = 1 dan 1 = 0,05, x² tabel 3,841 ini berarti bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, artinya secara statistik mengkonsumsi minuman kariogenik mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap karies gigi anak usia pra sekolah 4 - 5 tahun.
Dari hasil penelitian ini dan hasil pengolahan data dan analisa data dapat disimpulkan sebagai berikut:
- Faktor kebiasaan anak dalam mengkonsumsi makanan kariogenik, misalnya kue, biskuit, dodol, permen, coklat, dan lain-lain ternyata mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap karies gigi anak usia prasekolah 4-5 tahun.
- Faktor kebiasaan anak dalam mengkonsumsi minuman kariogenik misalnya susu, sirup, ice cream, dan lain-lain ternyata mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap karies gigi anak usia praseklah 4-5 tahun.
- Faktor kebiasaan anak dalam menegemut makanan dimana makanan yang tidak segera ditelan menunjukan pengaruh yang nyata terhadap karies gigi. Kebiasaan anak menyikat gigi dan keteraturan menyikat gigi mempunyai efek yang tidak langsung terhadap karies gigi anak.
Adapun saran-saran yang dapat diberikan adalah sebagai berikut:
- Untuk mengatasi karies gigi anak usia prasekolah 4-5 tahun perlu diadakan penyuluhan terhadap orang dewasa terutama Ibu-Ibu tentang pengaruh makanan dan minuman kariogenik terhadap terbentuknya karies gigi anak.
- Usaha kesehatan gigi melalui penyuluhan kesehatan gigi perlu digalakan dengan cara melakukan pembinaan terhadap guru-guru Taman Kanak-Kanak, sehingga guru-guru dapat membantu melakukan pencegaha karies gigi anak usia prasekolah.
- Perlu lebih meningkatkan atau menggosok gigi dengan tekun da teratur.
Daftar bacaan :21 Buku
Tahun :1984-2001
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Tujuan Pembangunan Kesehatan sesuai dengan Sistem Kesehatan Nasional ialah tercapainya kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk agar terwujud derajat kesehatan yang optimalsebagai salah satu unsur kesejahteraan umum. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang karies gigi anak anak usia pra sekolah 4-5 tahun sehingga dapat menerangkan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap terjadinya karies gigi anak usia pra sekolah 4-5 tahun. Dalam rangka untuk mengetahui hal diatas dilakukan penelitian pengaruh makanan dan minuman terhadap karies gigi anak usia pra sekolah 4-5 tahun di TK Nina Hawai Sentani, Kecamatan Sentani Kabupaten Jayapura, dmana penelitian ini dilakukan berdasarkan kuisioner dan pemeriksaan gigi kepada Murid TK Nina Hawai Sentani yang dilakukan 1 kali perawat gigi dari Puskesmas Sentani. Jenis penelitian ini dilaksanakan secara deskriptif analitik dengan pendekatan "Cross Sectional Study" sampel yang diambil adalah semua anak murid yang brumur 4-5 tahun yang berada pada TK Nina Hawai Sentani. Waktu yang dipergunakan untuk penelitian ini adalah 1 bulan yaitu pada tanggal 1 agustus sampai dengan 1 september 2001. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa mengkonsumsi makanan kariogenik yang berkategori buruk dan tidak terdapat karies gigi (normal) pada anak sebanyak 1 (10%) dan kategori baik dan terdapat karies gigi sakit pada anak sebanyak 3 (15%). Sedangkan mengkonsumsi makanan kariogenik dengan kategori buruk dan tidak terdapatnya karies gigi (normal sebanyak 9 (90%) dan yang mengkonsumsi makanan kariogenik dengan kategori buruk dan terdapatnya (sakit) karies gigi pada anak sebanyak 17 (85%). Berdasarkan uji chi-square hitung a = 015pada df = 1 dan a = 0,05, x²= tabel = 3,841 ini berarti bahwa H0 ditolak dan Ha diterima artinya secara statistik mengkonsumsi makanan kariogenik secara statistik mengkonsumsi makanan terhadap karies gigi anak usia pra sekolah 4-5 tahun. Sedangkan pengaruh kebiasaan anak mengkonsumsi minuman kariogenuk yang termasuk kategori baik dan tidak terdapatnya (normal) karies gigi pada anak sebanyak 0 (0%) dan mengkonsumsi minuman kariogenik dengan kategori baim dengan terdapatnya (sakit) karies gigi pada anak adalah sebanyak 3 (15%). Sedangkan mengkonsumsi minuman kariogenik dengan kategori buruk dan tidak terdapatnya (normal) karies gigi pada anak adalah 10 (100%) dan konsumsi minuman kariogenik dengan kategori buruk dan terdapatnya (sakit) karies gigi sebanyak 17 (85%). Berdasarkan uji chi-square hitung = 1,65 pada df = 1 dan 1 = 0,05, x² tabel 3,841 ini berarti bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, artinya secara statistik mengkonsumsi minuman kariogenik mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap karies gigi anak usia pra sekolah 4 - 5 tahun. Dari hasil penelitian ini dan hasil pengolahan data dan analisa data dapat disimpulkan sebagai berikut: - Faktor kebiasaan anak dalam mengkonsumsi makanan kariogenik, misalnya kue, biskuit, dodol, permen, coklat, dan lain-lain ternyata mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap karies gigi anak usia prasekolah 4-5 tahun. - Faktor kebiasaan anak dalam mengkonsumsi minuman kariogenik misalnya susu, sirup, ice cream, dan lain-lain ternyata mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap karies gigi anak usia praseklah 4-5 tahun. - Faktor kebiasaan anak dalam menegemut makanan dimana makanan yang tidak segera ditelan menunjukan pengaruh yang nyata terhadap karies gigi. Kebiasaan anak menyikat gigi dan keteraturan menyikat gigi mempunyai efek yang tidak langsung terhadap karies gigi anak. Adapun saran-saran yang dapat diberikan adalah sebagai berikut: - Untuk mengatasi karies gigi anak usia prasekolah 4-5 tahun perlu diadakan penyuluhan terhadap orang dewasa terutama Ibu-Ibu tentang pengaruh makanan dan minuman kariogenik terhadap terbentuknya karies gigi anak. - Usaha kesehatan gigi melalui penyuluhan kesehatan gigi perlu digalakan dengan cara melakukan pembinaan terhadap guru-guru Taman Kanak-Kanak, sehingga guru-guru dapat membantu melakukan pencegaha karies gigi anak usia prasekolah. - Perlu lebih meningkatkan atau menggosok gigi dengan tekun da teratur. Daftar bacaan :21 Buku Tahun :1984-2001 |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email info@wanteknologi.com |
| Last Modified: | 14 Jan 2026 07:15 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/859 |

