MERAWATI, EPRALUSI (2001) FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KADAR HB IBU HAMIL YANG BERKUNJUNG DI POLIK KEBIDANAN RSUD ABEPURA BULAN JULI 2001. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Jayapura.
EPRALUSI MERAWATI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (37MB)
Abstract
"Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Kadar Hb Ibu Hamil Yang Berkunjung Di Polik Kebidanan RSUD Abepura Bulan Juli 2001"
xi + 65 halaman + 15 tabel + 7 lampiran.
Anemia merupakan salah satu masalah gizi di Indonesia, yang disebabkan oleh pola konsumsi yang tidak baik, rendahnya konsumsi protein, kurangnya penyerapan zat gizi dalam tubuh, kurangnya pengetahuan gizi dan kebutuhan Fe yang meningkat pada saat tertentu seperti ibu yang sedang hamil.
Prevalensi anemia ibu hamil di Indonesia menurut SKRT 1995 sebesar 50,9%. Anemia pada ibu hamil berakibat pada meningkatnya komplikasi persalinan yang dapat meningkatkan angka kematian ibu serta meningkatnya morbilitas dan mortalitas perinatal, resiko prematuritas dan BBLR.
Tujuan penelitian ini adalah diperolehnya informasi kejadian anemia dan faktor-faktor yang berhubungan dengan anemia pada ibu hamil yang berkunjung di Polik Kebidanan RSUD Abepura pada bulan Juli 2001.
Penelitian ini adalah Deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional. Sampel yang dianalisis sebesar 61 sampel, diambil secara purposive sampling yang memenuhi kriteria/ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan. Waktu Penelitian selama 2 minggu. Data primer diperoleh langsung dari wawancara menggunakan daftar pertanyaan yang telah disiapkan yang meliputi identitas responden, riwayat
kehamilan, pengetahuan tentang anemia. pola konsumsi, kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe, recall selama dua hari (48 jam) serta data pemeriksaan darah dan data antropometri yang meliputi BB, TB dan LiLA. Sedangkan data sekunder diperoleh dari Dinas Kesehatan Propinsi Irian Jaya, Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dan RSUD Abepura. Data yang terkumpul dianalisa secara statistik dan deskriptif.
Untung mengetahui hubungan variabel digunakan uji Chi-Square.
Hasil analisa menemukan bahwa kejadian anemia ibu hamil sebesar 70.5 %. Dari 61 sampel 44.3% pola konsumsi kurang baik, konsumsi protein kurang baik sebesar 49.2%, konsumsi zat besi 62.3% kurang baik, ukuran LiLA kurang dari 23.5 cm sebanyak 37.7%, tingkat pengetahuan anemia kurang 32.8% dan 26.5% kurang patuh dalam mengkonsumsi tablet Fe.
Kesimpulan yang dapat diambil yaitu kejadian anemia ibu hamil yang
berkunjung di Polik Kebidanan RSUD Abepura bulan Juli 2001 sebesar 70.5%. Kejadian tersebut berhubungan bermakna dengan pola konsumsi, konsumsi protein dan pengetahuan tentang anemia. Kejadian anemia akan semakin meningkat pada ibu hamil dengan pola konsumsi kurang baik, konsumsi protein kurang dan tingkat pengetahuan tentang anemia rendah. Disarankan dalam penanggulangan anemia ibu hamil perlu peningkatan pendidikan dan penyuluhan kepada masyarakat dimulai dari masa remaja dan penelitian tentang anernia gizi pada ibu hamil perlu dilanjutkan.
Daftar bacaan: 32 (1975-2001)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | "Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Kadar Hb Ibu Hamil Yang Berkunjung Di Polik Kebidanan RSUD Abepura Bulan Juli 2001" xi + 65 halaman + 15 tabel + 7 lampiran. Anemia merupakan salah satu masalah gizi di Indonesia, yang disebabkan oleh pola konsumsi yang tidak baik, rendahnya konsumsi protein, kurangnya penyerapan zat gizi dalam tubuh, kurangnya pengetahuan gizi dan kebutuhan Fe yang meningkat pada saat tertentu seperti ibu yang sedang hamil. Prevalensi anemia ibu hamil di Indonesia menurut SKRT 1995 sebesar 50,9%. Anemia pada ibu hamil berakibat pada meningkatnya komplikasi persalinan yang dapat meningkatkan angka kematian ibu serta meningkatnya morbilitas dan mortalitas perinatal, resiko prematuritas dan BBLR. Tujuan penelitian ini adalah diperolehnya informasi kejadian anemia dan faktor-faktor yang berhubungan dengan anemia pada ibu hamil yang berkunjung di Polik Kebidanan RSUD Abepura pada bulan Juli 2001. Penelitian ini adalah Deskriptif dengan rancangan penelitian cross sectional. Sampel yang dianalisis sebesar 61 sampel, diambil secara purposive sampling yang memenuhi kriteria/ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan. Waktu Penelitian selama 2 minggu. Data primer diperoleh langsung dari wawancara menggunakan daftar pertanyaan yang telah disiapkan yang meliputi identitas responden, riwayat kehamilan, pengetahuan tentang anemia. pola konsumsi, kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe, recall selama dua hari (48 jam) serta data pemeriksaan darah dan data antropometri yang meliputi BB, TB dan LiLA. Sedangkan data sekunder diperoleh dari Dinas Kesehatan Propinsi Irian Jaya, Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dan RSUD Abepura. Data yang terkumpul dianalisa secara statistik dan deskriptif. Untung mengetahui hubungan variabel digunakan uji Chi-Square. Hasil analisa menemukan bahwa kejadian anemia ibu hamil sebesar 70.5 %. Dari 61 sampel 44.3% pola konsumsi kurang baik, konsumsi protein kurang baik sebesar 49.2%, konsumsi zat besi 62.3% kurang baik, ukuran LiLA kurang dari 23.5 cm sebanyak 37.7%, tingkat pengetahuan anemia kurang 32.8% dan 26.5% kurang patuh dalam mengkonsumsi tablet Fe. Kesimpulan yang dapat diambil yaitu kejadian anemia ibu hamil yang berkunjung di Polik Kebidanan RSUD Abepura bulan Juli 2001 sebesar 70.5%. Kejadian tersebut berhubungan bermakna dengan pola konsumsi, konsumsi protein dan pengetahuan tentang anemia. Kejadian anemia akan semakin meningkat pada ibu hamil dengan pola konsumsi kurang baik, konsumsi protein kurang dan tingkat pengetahuan tentang anemia rendah. Disarankan dalam penanggulangan anemia ibu hamil perlu peningkatan pendidikan dan penyuluhan kepada masyarakat dimulai dari masa remaja dan penelitian tentang anernia gizi pada ibu hamil perlu dilanjutkan. Daftar bacaan: 32 (1975-2001) |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email info@wanteknologi.com |
| Last Modified: | 14 Jan 2026 07:42 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/863 |

