MAAI, AMARCE (2026) MANJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL DENGAN PRE-EKLAMPSIA BERAТ DI POLIK KEBIDANAN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH АBЕPURA TAHUN 2006. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.
AMARCE MAAI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (7MB)
Abstract
Dalam era globalisasi dan arus informasi dari waktu ke waktu mengalami
peningkatan terhadap perubahan pelayanan kesehatan terutama peningkatan
angka kematian ibu dan anak di Indonesia menurut para ahli (Prof. Dr. Ida Bagus
Gde Manuaba 2000) untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak bukan
merupakan pekerjaan yang mudah, karena banyak faktor yang mempengaruhi
sehingga mendapat perhatian dalam sistem pelayanan kesehatan terutama pada
pemeriksaan kehamilan secara dini agar menentukan penyulit-penyulit yang
timbul.
Menurut hasil survei dari hasil kehamilan di Indonesia dengan preeklampsia
adalah 7-10 % (Djafar Siddik, 2005) merupakan penyebab utama mortalitas ibu
dan anak dalam masa kehamilan.
Dengan uraian diatas maka organisasi kesehatan sedunia (WHO) menetapkan
bahwa untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak harus melalui usaha
pelayanan kebidanan dasar terarah yang sudah memadai, ilmu pengetahuan dan
ketrampilan yang dimiliki oleh tiap individu sehingga angka kesakitan dan
kematian dari kasus preeklampsia akan dideteksi sedini mungkin dalam masa
kehamilan melalui pemeriksaan kehamilan secara teratur.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Dalam era globalisasi dan arus informasi dari waktu ke waktu mengalami peningkatan terhadap perubahan pelayanan kesehatan terutama peningkatan angka kematian ibu dan anak di Indonesia menurut para ahli (Prof. Dr. Ida Bagus Gde Manuaba 2000) untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak bukan merupakan pekerjaan yang mudah, karena banyak faktor yang mempengaruhi sehingga mendapat perhatian dalam sistem pelayanan kesehatan terutama pada pemeriksaan kehamilan secara dini agar menentukan penyulit-penyulit yang timbul. Menurut hasil survei dari hasil kehamilan di Indonesia dengan preeklampsia adalah 7-10 % (Djafar Siddik, 2005) merupakan penyebab utama mortalitas ibu dan anak dalam masa kehamilan. Dengan uraian diatas maka organisasi kesehatan sedunia (WHO) menetapkan bahwa untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak harus melalui usaha pelayanan kebidanan dasar terarah yang sudah memadai, ilmu pengetahuan dan ketrampilan yang dimiliki oleh tiap individu sehingga angka kesakitan dan kematian dari kasus preeklampsia akan dideteksi sedini mungkin dalam masa kehamilan melalui pemeriksaan kehamilan secara teratur. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 17 Jan 2026 10:03 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/906 |

