HASBI, Hj. WAHIDA (2026) MANAJEMEN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL DENGAN MALARIA TROPIKA DIRUANG BERSALIN RSUD ABEPURA TAHUN 2006. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.
HJj. WAHIDA HASBI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (7MB)
Abstract
Hampir separuh populasi Indonesia sebanyak lebih dari 90 juta orang
tinggal di daerah endemic malaria, Diperkirakan ada 30 juta kasus malaria setiap
tahunnya, kurang lebih hanya 10 persennya saja yang mendapat pengobatan
difasilitas kesehatan.
Menurut data dari fasilitas kesehatan pada tahun 2001 diperkirakan
prevalensi malaria adalah 850,2 per 100.000 penduduk dengan angka yang
tertinggi 20% di Gorontalo, 13% di NTT dan 10% di Papua.
Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 2001 memperkirakan
angka kematian spesifik akibat malaria di Indonesia adalah 11 per 100.000 untuk
laki-laki dan 8 per 100.000 untuk perempuan.
Penyebab kematian Ibu di Indonesia adalah pendarahan 42%, Eklamsia
disertai kejang 13%, Komplikasi Abortus 11%, Infeksi 10% (DIRTJEN KESMAS
2000). Dari salah satu komplikasi kehamilan yang dapat menyebabkan infeksi
adalah malaria yang dapat terjadi kira-kira 12% dari semua kehamilan. Pengaruh
buruk malaria pada kehamilan didaerah endemis malaria (Sub Sahara Afrika)
tahun 1985 sampai 2000 cukup tinggi disebutkan resiko anemi 3-15%, Berat
Badan Lahir rendah 13-70% dan kematian Neonatal 3-8%.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Hampir separuh populasi Indonesia sebanyak lebih dari 90 juta orang tinggal di daerah endemic malaria, Diperkirakan ada 30 juta kasus malaria setiap tahunnya, kurang lebih hanya 10 persennya saja yang mendapat pengobatan difasilitas kesehatan. Menurut data dari fasilitas kesehatan pada tahun 2001 diperkirakan prevalensi malaria adalah 850,2 per 100.000 penduduk dengan angka yang tertinggi 20% di Gorontalo, 13% di NTT dan 10% di Papua. Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 2001 memperkirakan angka kematian spesifik akibat malaria di Indonesia adalah 11 per 100.000 untuk laki-laki dan 8 per 100.000 untuk perempuan. Penyebab kematian Ibu di Indonesia adalah pendarahan 42%, Eklamsia disertai kejang 13%, Komplikasi Abortus 11%, Infeksi 10% (DIRTJEN KESMAS 2000). Dari salah satu komplikasi kehamilan yang dapat menyebabkan infeksi adalah malaria yang dapat terjadi kira-kira 12% dari semua kehamilan. Pengaruh buruk malaria pada kehamilan didaerah endemis malaria (Sub Sahara Afrika) tahun 1985 sampai 2000 cukup tinggi disebutkan resiko anemi 3-15%, Berat Badan Lahir rendah 13-70% dan kematian Neonatal 3-8%. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 17 Jan 2026 11:00 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/924 |

