Sada, Hiskia Manase HUBUNGAN PROPORSI BELANJA PANGAN, KEBIASAAN MAKAN DAN GIZI ANAK BALITA LOKAL BER-POLA PIR DI PIR I KECAMATAN ARSO KOTA KABUPATEN JAYAPURA. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Jayapura.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
HISKIA M. SADA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (23MB)

Abstract

Program gizi nasional merupakan suatu usaha yang terorganisir untuk mengatasi masalah gizi yang ada dan terus pada upaya peningkatan status gizi. Pangan dan gizi merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang berdampak positif yang terhadap kecerdasan, kesehatan dan produktifitas yang pada akhirnya berpengaruh terhadap pembangunan sosial ekonomi dan ketahanan nasional.

Status gizi merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan mutu hidup manusia dan produktifitas. Angka kesakitan dan kematian yang tinggi pada anak balita, menurunnya daya kerja fisik serta terganggunya perkembangan mental, bila ditelusuri adalah akibat langsung dan tidak langsung dari keadaan gizi kurang.

Yang dimaksud petani lokal adalah kumpulan orang atau suku yang memenuhi sosio kultur tyertentu yang hidup diareal suatu proyek dan di sekelilingnya ada sekelompok orang yang berbeda sosio kulturnya. Dan lokasi Pir (Perkebunan Inti Rakyat) diartikan suatu disiapkan oleh pemerintah untuk pemukiman penduduk yang didatangkan dengan ketentuan hukum untuk menyelenggarakan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Desa Pir I pada tahun 1992 telah serahkan ke Pemerintahan kabupaten Jayapura oleh BUMN dalam hal ini PTP II Tanjung Morawa Medan..

Proporsi Belanja Pangan adalah salah satu faktor yang mempengaruhi status gizi, karena menentukan ketersediaan pangan di tingkat keluarga terutama pada masyarakat yang tidak dapat memproduksikan pangan sendiri. Kondisi gizi seseorang sebagian besar tergantung pada zat gizi yang di konsumsikan. Kesanggupan untuk memproduksikan bahan makanan sendiri atau tergantung pada kekuatan dan daya belinya terhadap bahan pangan yang tersedia di pasar.

Banyak faktor yang menentukan distribusi pangan, satu diantaranya adalah kebiasaan makan (food habit). Tidak banyak manfaaatnya bila persediaan pangan cukup atau bahkan melimpah untuk mencukupi zat gizi anak balita, apabila jenis-jenis pangan tesebut tidak cocok dengan kebiasaan makan anak balita tersebut.

Asupan gizi adalah salah satu faktor yang turut serta mempengaruhi struktur gizi anak balita. Dimana bila asupan gizi baik maka status gizinya baik atau sebaliknya.

Penelitian ini dilaksanakan pada mulai tanggal 2 Agustus sampai dengan 18 Agustus 2001 di Desa Pir 1 Kecamatan Arso Kota Kabupaten Jayapura.

Hasil uji chi square pada taraf x 0,05 menunjukkan bahwa ada hubungan proporsi belanja pangan dengan status gizi anak balita di Desa Pir 1. Hal ini berarti proporsi belanja pangannya baik maka status gizi anak balita baik. Sebab proporsi belanja pangan adalah salah satu faktor yang dapat mempengaruhi status gizi, karena menentukan ketersediaan pangan di tingkat keluarga terutama pada masyarakat yang tidak memproduksi makanan sendiri.

Hasil uji chi square pada taraf x 0,05 menunjukkan bahwa ada hubungan antara kebiasaan makan dengan status gizi anak balita di Desa Pir I. Hal ini berarti kebiasaan makannya baik maka status gizi anak balita baik atau sebaliknya. Sebab kebiasaan makan satu diantara banyak faktor yang mempengaruhi status gizi, sebab walaupun persediaan pangan yang cukup dan melimpah untuk mencukupi gizi anak balita, jika tidak cocok dengan kebiasaan makan anak balita ?

Hasil uji chi square pada taraf x 0,05 menunjukkan bahwa ada hubungan antara asupan gizi dengan status gizi anak balita di Desa Pir 1. Hal ini berarti jika asupan gizinya baik maka status gizi anak balita baik atau sebaliknya. Sebab asupan gizi adalah nilai untuk gizi dan protein yang didasarkan atas tingkat penerimaan dan kebutuhan dari anak balita tersebut, sehingga jika asupan gizinya tidak baik maka status gizi anak balita tersebut juga tidak baik dan sebaliknya. Didasarkan atas tingkat penerimaan dan kebutuhan dari anak balita tersebut, sehingga jika asupan gizinya tidak baik maka status gizi anak balita tersebut juga tidak baik dan sebaliknya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Program gizi nasional merupakan suatu usaha yang terorganisir untuk mengatasi masalah gizi yang ada dan terus pada upaya peningkatan status gizi. Pangan dan gizi merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang berdampak positif yang terhadap kecerdasan, kesehatan dan produktifitas yang pada akhirnya berpengaruh terhadap pembangunan sosial ekonomi dan ketahanan nasional. Status gizi merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan mutu hidup manusia dan produktifitas. Angka kesakitan dan kematian yang tinggi pada anak balita, menurunnya daya kerja fisik serta terganggunya perkembangan mental, bila ditelusuri adalah akibat langsung dan tidak langsung dari keadaan gizi kurang. Yang dimaksud petani lokal adalah kumpulan orang atau suku yang memenuhi sosio kultur tyertentu yang hidup diareal suatu proyek dan di sekelilingnya ada sekelompok orang yang berbeda sosio kulturnya. Dan lokasi Pir (Perkebunan Inti Rakyat) diartikan suatu disiapkan oleh pemerintah untuk pemukiman penduduk yang didatangkan dengan ketentuan hukum untuk menyelenggarakan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Desa Pir I pada tahun 1992 telah serahkan ke Pemerintahan kabupaten Jayapura oleh BUMN dalam hal ini PTP II Tanjung Morawa Medan.. Proporsi Belanja Pangan adalah salah satu faktor yang mempengaruhi status gizi, karena menentukan ketersediaan pangan di tingkat keluarga terutama pada masyarakat yang tidak dapat memproduksikan pangan sendiri. Kondisi gizi seseorang sebagian besar tergantung pada zat gizi yang di konsumsikan. Kesanggupan untuk memproduksikan bahan makanan sendiri atau tergantung pada kekuatan dan daya belinya terhadap bahan pangan yang tersedia di pasar. Banyak faktor yang menentukan distribusi pangan, satu diantaranya adalah kebiasaan makan (food habit). Tidak banyak manfaaatnya bila persediaan pangan cukup atau bahkan melimpah untuk mencukupi zat gizi anak balita, apabila jenis-jenis pangan tesebut tidak cocok dengan kebiasaan makan anak balita tersebut. Asupan gizi adalah salah satu faktor yang turut serta mempengaruhi struktur gizi anak balita. Dimana bila asupan gizi baik maka status gizinya baik atau sebaliknya. Penelitian ini dilaksanakan pada mulai tanggal 2 Agustus sampai dengan 18 Agustus 2001 di Desa Pir 1 Kecamatan Arso Kota Kabupaten Jayapura. Hasil uji chi square pada taraf x 0,05 menunjukkan bahwa ada hubungan proporsi belanja pangan dengan status gizi anak balita di Desa Pir 1. Hal ini berarti proporsi belanja pangannya baik maka status gizi anak balita baik. Sebab proporsi belanja pangan adalah salah satu faktor yang dapat mempengaruhi status gizi, karena menentukan ketersediaan pangan di tingkat keluarga terutama pada masyarakat yang tidak memproduksi makanan sendiri. Hasil uji chi square pada taraf x 0,05 menunjukkan bahwa ada hubungan antara kebiasaan makan dengan status gizi anak balita di Desa Pir I. Hal ini berarti kebiasaan makannya baik maka status gizi anak balita baik atau sebaliknya. Sebab kebiasaan makan satu diantara banyak faktor yang mempengaruhi status gizi, sebab walaupun persediaan pangan yang cukup dan melimpah untuk mencukupi gizi anak balita, jika tidak cocok dengan kebiasaan makan anak balita ? Hasil uji chi square pada taraf x 0,05 menunjukkan bahwa ada hubungan antara asupan gizi dengan status gizi anak balita di Desa Pir 1. Hal ini berarti jika asupan gizinya baik maka status gizi anak balita baik atau sebaliknya. Sebab asupan gizi adalah nilai untuk gizi dan protein yang didasarkan atas tingkat penerimaan dan kebutuhan dari anak balita tersebut, sehingga jika asupan gizinya tidak baik maka status gizi anak balita tersebut juga tidak baik dan sebaliknya. Didasarkan atas tingkat penerimaan dan kebutuhan dari anak balita tersebut, sehingga jika asupan gizinya tidak baik maka status gizi anak balita tersebut juga tidak baik dan sebaliknya.
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Unnamed user with email info@wanteknologi.com
Last Modified: 19 Jan 2026 01:53
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/929

Actions (login required)

View Item
View Item