KOMBO, MARTINA (2026) MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI BARU LAHIR DENGAN KETUBAN PЕCAH DINI DI RUANG PERINATOLOGI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DOK II JAYAPURA 2006. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.

[thumbnail of SKRIPSI] Text (SKRIPSI)
MARTINA KOMBO.pdf
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Saat ini angka kematian maternal dan neonatal di Indonesia masih
Tinggi adalah 33 per 100 kelahiran hidup dan 48 per 1000 kelahiran hidup.
Angka ini masih tergolong tinggi, bahkan menempati urutan pertama di ASEAN.
Ketuban Pecah Dini (KPD ) adalah pecahnya selaput ketuban sebelum tandatanda persalinan. Angka KPD masih cukup tinggi ± 10% persalinan di dahuluai
oleh Ketuban Pecah Dini (KPD).
Oleh karena itu sejaktahun 1990 pendekatan yang dianjurkan oleh WHO
dalam upaya Safe Mother Hood (SMH) adalah: setiap kehamilan mengandung
resiko walaupun kesehatan ibu sebelum dan selama kehamilan dalam keadaan
baik.
Angka kematian perinatal di Indonesia masih tinggi dengan penyebab utama
prematuritas, asfiksia dan infeksi neonatus masih cukup besar dalam kematian
perinatal. Sepsis neonatorum adalah salah satu penyakit berat yang cepat terjadi
dan sering tidak terpantau.Angka kematiannya masih cukup tinggi. Diagnosisnya
sulit, memakan waktu dan biaya. Kejadian sepsis neonetorum dibeberapa Rumah
Sakit Rujukan berkisar antara 1,5 % sampai 3,72 % dengan angka kematian
37,09% sampai 80,0%.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Saat ini angka kematian maternal dan neonatal di Indonesia masih Tinggi adalah 33 per 100 kelahiran hidup dan 48 per 1000 kelahiran hidup. Angka ini masih tergolong tinggi, bahkan menempati urutan pertama di ASEAN. Ketuban Pecah Dini (KPD ) adalah pecahnya selaput ketuban sebelum tandatanda persalinan. Angka KPD masih cukup tinggi ± 10% persalinan di dahuluai oleh Ketuban Pecah Dini (KPD). Oleh karena itu sejaktahun 1990 pendekatan yang dianjurkan oleh WHO dalam upaya Safe Mother Hood (SMH) adalah: setiap kehamilan mengandung resiko walaupun kesehatan ibu sebelum dan selama kehamilan dalam keadaan baik. Angka kematian perinatal di Indonesia masih tinggi dengan penyebab utama prematuritas, asfiksia dan infeksi neonatus masih cukup besar dalam kematian perinatal. Sepsis neonatorum adalah salah satu penyakit berat yang cepat terjadi dan sering tidak terpantau.Angka kematiannya masih cukup tinggi. Diagnosisnya sulit, memakan waktu dan biaya. Kejadian sepsis neonetorum dibeberapa Rumah Sakit Rujukan berkisar antara 1,5 % sampai 3,72 % dengan angka kematian 37,09% sampai 80,0%.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Depositing User: Unnamed user with email admin
Last Modified: 19 Jan 2026 01:59
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/930

Actions (login required)

View Item
View Item