MACHDALENА, MACHDALENА (2026) STUDI TENTANG KEJADIAN PRE – EKLAMPSIA RINGAN PADA IBU INPARTU DIRUANG KEBIDANAN RSUD ABEPURA KOTA JAYAPURA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.

[thumbnail of SKRIPSI] Text (SKRIPSI)
RITA MACHDALENA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)

Abstract

Pre - Eklampsia dan eklampsia merupakan kesatuan penyakit yang
langsung disebabkan kehamilan, sebab terjadinya masih belum jelas.Setelah
pendarahan dan infeksi, Pre - Eklampsia dan Eklampsia merupakan penyebab
kematian maternal dan perinatal yang utama dalam kebidanan. Karena itu
diagnosa dini amatlah penting, yaitu mampu mengenal dan mengobati Pre -
Eklampsia ringan agar tidak berlanjut menjadi eklampsia. Hal ini biasanya bisa
diketahui bila ibu hamil memeriksakan dirinya secara teratur selama hamil.
(Mochtar R, 1998).
Pre - (Prawirohardjo, 2002) Eklampsia ringan sering tanpa gejala
frekwensi Pre - Eklampsia untuk tiap Negara berbeda - beda karena banyak
faktor yang mempengaruhinya, misalnya: pada primigavida, keadaan social
ekonomi, perbedaan kriteria dalam menentukan diagnosa dan lain - lain. Dalam
kepustakaan dilaporkan berkisar antara 3-6%. Pada primigranda frekwensi Pre -
Eklampsia lebih tinggi bila dibandingkan dengan multi gravida, terutama
primigraida muda. Diabetes melitus, mola hidatidosa, kehamilan ganda, hidrops
fetalis, umur lebih dari 35 tahun dan obesitas merupakan factor Presdisposisi
untuk terjadinya Pre - Eklampsia (Prawirohardjo, 2005).

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Pre - Eklampsia dan eklampsia merupakan kesatuan penyakit yang langsung disebabkan kehamilan, sebab terjadinya masih belum jelas.Setelah pendarahan dan infeksi, Pre - Eklampsia dan Eklampsia merupakan penyebab kematian maternal dan perinatal yang utama dalam kebidanan. Karena itu diagnosa dini amatlah penting, yaitu mampu mengenal dan mengobati Pre - Eklampsia ringan agar tidak berlanjut menjadi eklampsia. Hal ini biasanya bisa diketahui bila ibu hamil memeriksakan dirinya secara teratur selama hamil. (Mochtar R, 1998). Pre - (Prawirohardjo, 2002) Eklampsia ringan sering tanpa gejala frekwensi Pre - Eklampsia untuk tiap Negara berbeda - beda karena banyak faktor yang mempengaruhinya, misalnya: pada primigavida, keadaan social ekonomi, perbedaan kriteria dalam menentukan diagnosa dan lain - lain. Dalam kepustakaan dilaporkan berkisar antara 3-6%. Pada primigranda frekwensi Pre - Eklampsia lebih tinggi bila dibandingkan dengan multi gravida, terutama primigraida muda. Diabetes melitus, mola hidatidosa, kehamilan ganda, hidrops fetalis, umur lebih dari 35 tahun dan obesitas merupakan factor Presdisposisi untuk terjadinya Pre - Eklampsia (Prawirohardjo, 2005).
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Depositing User: Unnamed user with email admin
Last Modified: 19 Jan 2026 03:32
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/940

Actions (login required)

View Item
View Item