SIHOMBING, RODINDA (2026) MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU INPARTU DENGAN POST SEKSIO CAESAREA DI RUANG BERSALIN RSUD ABEPURA JAYAPURA TAHUN 2006. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.

[thumbnail of SKRIPSI] Text (SKRIPSI)
RODINDA SIHOMBING.pdf
Restricted to Registered users only

Download (13MB)

Abstract

Kesehatan ibu dan anak perlu di jaga agar dapat merumuskan angka
kematian ibu dan anak. Angka kematian ibu merupakan barometer perjalanan
kesehatan ibu di suatu negara. Bila angka kematian ibu masih tinggi berarti
pelayanan kesehatan kematian ibu belum baik, sebaliknya bila angka kematian
rendah berarti pelayanan ibu sudah baik (Prawirohardjo S., 2002)
Salah satu upaya pemerintah untuk mengumumkan angka kematian ibu
dan anak adalah melalui pertolongan persalinan dengan Seksio Caesarea untuk
menyelamatkan ibu dan bayi. Sebagian besar persalinan yang terjadi di rumah
sakit maupun pusat persalinan di negara berkembang adalah persalinan normal
(85%), seperti forcep, ekstrasi vacum dan seksio caesarea (Mochtar R., 1998).
Namun data statistik dari 3509 kasus Seksio Caesarea yang disusun oleh
Peel Chamberlin (1986) di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta
menunjukkan indikasi untuk Seksio Caesarea adalah: Disproporsi janin panggul
21%, Gawat janin 14%, Plasenta Previa 11%, pernah seksio 11%, kelainan letak
10%, Pre-eklansia ibu 0,58%, dan hypertensi 7% dengan angka kematian ibu
0,58% sedangkan kamatian janin 14,5% (Prawirohardjo S.,1999)
Saat ini angka kematian maternal di Indonesia masih cukup tinggi yaitu :
390 per 100.000 kelahiran hidup (Prawirohardjo, 2002).

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Kesehatan ibu dan anak perlu di jaga agar dapat merumuskan angka kematian ibu dan anak. Angka kematian ibu merupakan barometer perjalanan kesehatan ibu di suatu negara. Bila angka kematian ibu masih tinggi berarti pelayanan kesehatan kematian ibu belum baik, sebaliknya bila angka kematian rendah berarti pelayanan ibu sudah baik (Prawirohardjo S., 2002) Salah satu upaya pemerintah untuk mengumumkan angka kematian ibu dan anak adalah melalui pertolongan persalinan dengan Seksio Caesarea untuk menyelamatkan ibu dan bayi. Sebagian besar persalinan yang terjadi di rumah sakit maupun pusat persalinan di negara berkembang adalah persalinan normal (85%), seperti forcep, ekstrasi vacum dan seksio caesarea (Mochtar R., 1998). Namun data statistik dari 3509 kasus Seksio Caesarea yang disusun oleh Peel Chamberlin (1986) di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta menunjukkan indikasi untuk Seksio Caesarea adalah: Disproporsi janin panggul 21%, Gawat janin 14%, Plasenta Previa 11%, pernah seksio 11%, kelainan letak 10%, Pre-eklansia ibu 0,58%, dan hypertensi 7% dengan angka kematian ibu 0,58% sedangkan kamatian janin 14,5% (Prawirohardjo S.,1999) Saat ini angka kematian maternal di Indonesia masih cukup tinggi yaitu : 390 per 100.000 kelahiran hidup (Prawirohardjo, 2002).
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Depositing User: Unnamed user with email admin
Last Modified: 19 Jan 2026 03:38
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/941

Actions (login required)

View Item
View Item