INYOMUSI, SALOMINA (2026) MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI BARU LAHIR DENGAN BBLR (BERAT BADAN LAHIR RENDAH) DI RUANG PERINATOLOGI RUMAH SAKIT UMUM JAYAPURA TAHUN 2006. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.

[thumbnail of SKRIPSI] Text (SKRIPSI)
SALOMINA INYOMUSI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Menurut WHO (Berat Badan Lahir Rendah) merupakan penyebab dasar
kematian lebih dari dua per tiga kematian neonatus. Neonatus adalah bayi yang
berumur 0 bulan sampai 28 hari. WHO menyimpulkan bahwa kesehatan bayi
neonatus sangat di tentukan oleh pelayanan yang di dasarkan oleh lima prinsip
yaitu persalinan yang bersih dan aman, mempertahankan suhu tubuh, di mulai
pernapasan spontan, menyusui segera sesudah lahir, pencegahan dan tata laksana
penyakit.
Di Indonesia angka kematian neonatal 54 per 1000 lahir hidup menurut
survey kesehatan rumah tangga tahun 2004, gangguan perinatal merupakan
urutan pertama penyebab kematian bayi, sekitar 19% bayi lahir dengan berat
badan rendah kurang dari 2500 gram.
BBLR (Berat Badan Lahir Rendah) merupakan salah satu faktor terpenting
kematian neonatal dan juga sebagai determinan yang cukup bermakna bagi
kematian bayi dan balita (Manuaba, 1998)
Penyebab kematian BBLR antara lain adalah prematuritas, infeksi, asfiksia
lahir pemberian ASI yang kurang adekuat (Nurlina S, 1994).

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Menurut WHO (Berat Badan Lahir Rendah) merupakan penyebab dasar kematian lebih dari dua per tiga kematian neonatus. Neonatus adalah bayi yang berumur 0 bulan sampai 28 hari. WHO menyimpulkan bahwa kesehatan bayi neonatus sangat di tentukan oleh pelayanan yang di dasarkan oleh lima prinsip yaitu persalinan yang bersih dan aman, mempertahankan suhu tubuh, di mulai pernapasan spontan, menyusui segera sesudah lahir, pencegahan dan tata laksana penyakit. Di Indonesia angka kematian neonatal 54 per 1000 lahir hidup menurut survey kesehatan rumah tangga tahun 2004, gangguan perinatal merupakan urutan pertama penyebab kematian bayi, sekitar 19% bayi lahir dengan berat badan rendah kurang dari 2500 gram. BBLR (Berat Badan Lahir Rendah) merupakan salah satu faktor terpenting kematian neonatal dan juga sebagai determinan yang cukup bermakna bagi kematian bayi dan balita (Manuaba, 1998) Penyebab kematian BBLR antara lain adalah prematuritas, infeksi, asfiksia lahir pemberian ASI yang kurang adekuat (Nurlina S, 1994).
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Depositing User: Unnamed user with email admin
Last Modified: 19 Jan 2026 03:45
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/942

Actions (login required)

View Item
View Item