SIMANJUNTАК, SEBENTINA (2026) STUDI TENTANG KEMATIAN PERINATAL DIRUANG PERINATOLOGI RSUD KELAS B DOK II JAYAPURA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.
SEBENTINA SIMANJUNTAK.pdf
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
Abstract
Pembangunan dibidang kesehatan pada hakekatnya bertujuan agar semua
lapisan masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan secara mudah, merata
dan terjangkau.
Di indonesia program kesehatan bayi baru lahir tercakup didalam program
kesehatan ibu. Dalam strategi nasional Precnancy Safer (Perawatan Kehamilan)
target dari dampak kesehatan untuk bayi baru lahir adalah menurunkan angka
kematian Neonatal. (Resepo H,1995).Menurut laporan Organisasi Kesehatan
Dunia (WHO ) memperlihatkan angka kematian bayi sangat memprihatinkan
yang dikenal dengan fenomena 2/3 Yaitu 2/3 kematian bayi berusia (0-1 Th).
Terjadi pada umur kurang dari 1 bulan, 2/3 berumur kurang dari 1 minggu dan 2/3
terakhir kurang dari 1 hari.
Berdasarkan profil kesehatan Indonesia Tahun 2002. Angka kematian
Neonatal (AKN) dari 28 per 1000 menjadi 15 per 1000 kelahiran hidup.
Hasil SKRT 2001, jumlah kematian Neonatal 180 kasus dari jumlah kematian
bayi, 466 kasus (Jawa- Bali). Di Papua angka kematian tertinggi karena adanya
faktor gizi, budaya dan ekonomi mencapai 117 per 1000).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembangunan dibidang kesehatan pada hakekatnya bertujuan agar semua lapisan masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan secara mudah, merata dan terjangkau. Di indonesia program kesehatan bayi baru lahir tercakup didalam program kesehatan ibu. Dalam strategi nasional Precnancy Safer (Perawatan Kehamilan) target dari dampak kesehatan untuk bayi baru lahir adalah menurunkan angka kematian Neonatal. (Resepo H,1995).Menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO ) memperlihatkan angka kematian bayi sangat memprihatinkan yang dikenal dengan fenomena 2/3 Yaitu 2/3 kematian bayi berusia (0-1 Th). Terjadi pada umur kurang dari 1 bulan, 2/3 berumur kurang dari 1 minggu dan 2/3 terakhir kurang dari 1 hari. Berdasarkan profil kesehatan Indonesia Tahun 2002. Angka kematian Neonatal (AKN) dari 28 per 1000 menjadi 15 per 1000 kelahiran hidup. Hasil SKRT 2001, jumlah kematian Neonatal 180 kasus dari jumlah kematian bayi, 466 kasus (Jawa- Bali). Di Papua angka kematian tertinggi karena adanya faktor gizi, budaya dan ekonomi mencapai 117 per 1000). |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 19 Jan 2026 03:58 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/946 |

