Yuliana Dumalang, Selvi (2026) MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU HAMIL DENGAN SEROTINUS DI POLIK KEBIDANAN RSUD ABEPURA – JAYAPURA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.
SELVI YULIANA DUMALANG.pdf
Restricted to Registered users only
Download (5MB)
Abstract
Upaya peningkatan kwalitas sumber daya manusia telah digariskan dalam
tujuan pembangunan nasional. Untuk mencapai tersebut derajat kesehatan harus
ditingkatkan, antara lain melalui penurunan angka kematian ibu dan bayi. Saat ini
kematian maternal dan neonatal di indonesia adalah 33/100.000 kelahiran hidup
dan 48/1000 hidup (SDKI ).Angka ini relative tinggi dan mencapai urutan
pertama di ASEAN.
Kehamilan dan persalinan merupakan peristiwa yang fisiologis dan alami,
namun dengan adanya gangguan kesehatan pada masa-masa itu dan terjadinya
komplikasi dalam kehamilan, akan mengakibatkan ancaman
bagi jiwa ibu maupun bayi yang dilahirkan.(Depkes RI,1995).
Ada kalanya tidak diketemukan tanda-tanda yang memberatkan sisi ibu
seperti pada kehamilan serotinus atau lewat waktu, atau post term, tetapi dalam
keadaan ini akan menimbulkan keraguan, apakah janin yang berada di dalam
uterus dalam usia lebih dari 42 minggu dapat di jamin kesehatannya dan bahkan
keselamatannya.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Upaya peningkatan kwalitas sumber daya manusia telah digariskan dalam tujuan pembangunan nasional. Untuk mencapai tersebut derajat kesehatan harus ditingkatkan, antara lain melalui penurunan angka kematian ibu dan bayi. Saat ini kematian maternal dan neonatal di indonesia adalah 33/100.000 kelahiran hidup dan 48/1000 hidup (SDKI ).Angka ini relative tinggi dan mencapai urutan pertama di ASEAN. Kehamilan dan persalinan merupakan peristiwa yang fisiologis dan alami, namun dengan adanya gangguan kesehatan pada masa-masa itu dan terjadinya komplikasi dalam kehamilan, akan mengakibatkan ancaman bagi jiwa ibu maupun bayi yang dilahirkan.(Depkes RI,1995). Ada kalanya tidak diketemukan tanda-tanda yang memberatkan sisi ibu seperti pada kehamilan serotinus atau lewat waktu, atau post term, tetapi dalam keadaan ini akan menimbulkan keraguan, apakah janin yang berada di dalam uterus dalam usia lebih dari 42 minggu dapat di jamin kesehatannya dan bahkan keselamatannya. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 19 Jan 2026 04:02 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/947 |

