DAREAN, SELVIA (2026) MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU INPARTU DENGAN PRE-EKLAMPSIA RINGAN DI RUANG BERSALIN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ABEPURA JAYAPURA TAHUN 2006. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.

[thumbnail of SKRIPSI] Text (SKRIPSI)
SELVIA DAREAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (9MB)

Abstract

Pre-eklampsia dan eklampsia merupakan kesatuan penyakit yang langsung di
sebabkan oleh kehamilan, sebab terjadinya masih belum jelas .disamping perdarahan
dan infeksi, pre-eklampsia dan eklampsia juga merupaka penyebab kematian
maternal dan perinatal yang terutama dalam kebidanan. karena itu diagnosa dini
amatlah penting yaitu mampuh mengenal dan mengobati pre-eklampsia Ringan agar
tidak terlanjur menjadi eklampsia .Hal ini hanya bisa diketahui bila ibu hamil
memeriksakan dirinya selama hamil. (Mochtar, 1998)
Kejadian pre-eklampsia dan eklampsia bervareasi di setiap Negara bahkan pada
setiap daerah. Angka kejadian ada yang melaporkan 6% dari seluruh kehamilan dan
12% dari primigravida. menurut beberapa penulis lain, frekwensi di laporkan sekitar
3% -10% pada primigravida lebih banyak di jumpai dari multigravida terutama
primigravida usia muda (Mochtar, 1998).
Komplikasih di perkirakan terjadi 15 - 20 % pada ibu hamil, karena itu sejak
tahun 1990 pendekatan yang di ajurkan oleh WHO dalam upaya Safe Mother Hood
adalah setiap kehamilan mengandung resiko walaupun kesehatan ibu sebelum dan
selama hamil dalam keadaan baik, sehingga komplikasi obstetric yang tidak dapat
diperkirakan dapat di tangani secara adekuat.(Din Kes, 2001)

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Pre-eklampsia dan eklampsia merupakan kesatuan penyakit yang langsung di sebabkan oleh kehamilan, sebab terjadinya masih belum jelas .disamping perdarahan dan infeksi, pre-eklampsia dan eklampsia juga merupaka penyebab kematian maternal dan perinatal yang terutama dalam kebidanan. karena itu diagnosa dini amatlah penting yaitu mampuh mengenal dan mengobati pre-eklampsia Ringan agar tidak terlanjur menjadi eklampsia .Hal ini hanya bisa diketahui bila ibu hamil memeriksakan dirinya selama hamil. (Mochtar, 1998) Kejadian pre-eklampsia dan eklampsia bervareasi di setiap Negara bahkan pada setiap daerah. Angka kejadian ada yang melaporkan 6% dari seluruh kehamilan dan 12% dari primigravida. menurut beberapa penulis lain, frekwensi di laporkan sekitar 3% -10% pada primigravida lebih banyak di jumpai dari multigravida terutama primigravida usia muda (Mochtar, 1998). Komplikasih di perkirakan terjadi 15 - 20 % pada ibu hamil, karena itu sejak tahun 1990 pendekatan yang di ajurkan oleh WHO dalam upaya Safe Mother Hood adalah setiap kehamilan mengandung resiko walaupun kesehatan ibu sebelum dan selama hamil dalam keadaan baik, sehingga komplikasi obstetric yang tidak dapat diperkirakan dapat di tangani secara adekuat.(Din Kes, 2001)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Depositing User: Unnamed user with email admin
Last Modified: 19 Jan 2026 04:10
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/948

Actions (login required)

View Item
View Item