SULISTIAWATI, SULISTIAWATI (2026) MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAAN PADA IBU HAMIL DENGAN PRE-EKLAMPSIA RINGAN DI PUSKESMAS HEDAМ АВЕPURA TAHUN 2006. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES JAYAPURA.
SULISTIAWATI.pdf
Restricted to Registered users only
Download (6MB)
Abstract
AR BELAKANG
Upaya peningkatan kwalitas sumber daya manusia telah ditetapkan
dalam tujuan pembangunan nasional. Salah satu upaya untuk meningkatkan
kwalitas sumber daya manusia adalah meningkatkan derajat kesehatan, yang
antara lain malalui penurunan angka kematian Ibu dan Bayi. Dewasa ini,
kematian maternal di Indonesia adalah 33/100.000 kelahiran hidup, sedangkan
angka kematian neonatal adalah 48/1.000 hidup (SDKI). Angka ini merupakan
angka kematian maternal dan neonatal yang tertinggi di ASEAN.
Angka kematian ibu sebesar 19.500 - 20.000 setiap tahunnya atau
terjadi setiap 26 - 27 menit. Penyebab kemaatian ibu adalah pendarahan 30,5
%, infeksi 22,5 %, gestosis 17,5 % dan anestesia 2,0 %. Sedangkan angka bayi
kematian sebesar ± 280.000 atau terjadi setiap 18 - 20 sekali. Penyebab
kematian bayi adalah asfiksia neonatorum 49 - 60%, infeksi 24 - 34 %,
prematuritas/ BBLR 15 - 20 %, trauma persalinan2 - 7% dan cacat bawaan
1-3%.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | AR BELAKANG Upaya peningkatan kwalitas sumber daya manusia telah ditetapkan dalam tujuan pembangunan nasional. Salah satu upaya untuk meningkatkan kwalitas sumber daya manusia adalah meningkatkan derajat kesehatan, yang antara lain malalui penurunan angka kematian Ibu dan Bayi. Dewasa ini, kematian maternal di Indonesia adalah 33/100.000 kelahiran hidup, sedangkan angka kematian neonatal adalah 48/1.000 hidup (SDKI). Angka ini merupakan angka kematian maternal dan neonatal yang tertinggi di ASEAN. Angka kematian ibu sebesar 19.500 - 20.000 setiap tahunnya atau terjadi setiap 26 - 27 menit. Penyebab kemaatian ibu adalah pendarahan 30,5 %, infeksi 22,5 %, gestosis 17,5 % dan anestesia 2,0 %. Sedangkan angka bayi kematian sebesar ± 280.000 atau terjadi setiap 18 - 20 sekali. Penyebab kematian bayi adalah asfiksia neonatorum 49 - 60%, infeksi 24 - 34 %, prematuritas/ BBLR 15 - 20 %, trauma persalinan2 - 7% dan cacat bawaan 1-3%. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin |
| Last Modified: | 19 Jan 2026 06:27 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/952 |

