Mulyanti (2001) PENGARUH PEMBERIAN FORMULA TEMPE TERHADAP MASA PENYEMBUHAN PADA PENDERITA DIARE USIA 1-5 TAHUN YANG DIRAWAT DI RUANG KANAK-KANAK RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ABEPURA. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Jayapura.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
MULYANTI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Diare merupakan salah satu masalah kesehatan dan gizi bagi balilta di Indonesia dan beberapa negara berkemb ang lainnya. Di Indonesia, angka kesakitan diare adalah berkisar antara 160 sampai dengan 430 kasus per 1000 penduduk setiap tahunnya. Dimana 60-70% diantara penderita tersebut adalah kelompok balita. Diare merupakan salah satu penyebab kematian utama bagi golongan bayi, golongan balita maupun kematian semua umur. Diperkirakan 19% dari seluruh kematian diakibatkan karena diare, atau sebesar 350.000 kematian. Bagi golongan bayi dan balhita angka kematian proporsional karena diare menunjukan angka meningkat yaitu masingomasing 25% dan 30%. Khususnya di Rumah Sakit Umum Daerah Abepura terdapat 28 anak balita setiap bulannya yang dirawat karena menderita diare dengan rata-rata masa penyembuhan 4 hari. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian formula tempe terhadap masa penyembuhan pada penderita diare usia 1-5 tahun yang dirawat di Ruang Kanak-Kanak Rumah Sakit Umum Daerah Abepura.

Apabila tidak dilakukan penatalaksanaan pengobatan yang tepat. diare akan menyebabkan gangguan pada penyerapan zat-zat gizi sehingga anak menderita kurang energi protein, dchidrasi, bahkan akan mengakibatkan kematian.

Pada penelitian ini sebagai sampel adalah anak usia 1-5 tahun yang dirawat di ruang kanak-kanak Rumah Sakit Umum Daerah Abepura dengan kriteria: usia 1-5 tahun, dirawat karena diare tanpa komplikasi, tingkat dehidrasi ringan-sedang, mendapat cairan intavenus dan obat-obatan.

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan pendekatan cross secional study. Sampel diambil secara total sampling. Dengan cara acak selangseling, sampel dibagi kedalam 2 kelompok. Kelompok A (kelompok eksperimen) atau kelompok yang mend ap atkan penambahan formula tempe pada diitnya dan kelompok B (kelompok kontrol) adalah kelompok yang tidak mendapatkan penambahan formula tempe pada diitnya. Penelitian ini dilakukan selama 1 bulan, mulai tanggal 6 Agustus sampai dengan 6 Oktober. Dalam penelitian ini didapatkan sampel seb anyak 25 orang
anak. Data yang didapatkan diolah secara statistik "uji t" dengan bantuan kalkulator merek casio fx 3600. dan disajikan dalam bentuk tabulasi yang dilengkapi dengan narasi.

Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan bahwa tidak ada
perbedaan bermakna antara kelompok A dan kelompok B dengan kata lain bahwa tidak ada pengaruh pemberian formula tempe terhadap masa penyembuhan pada penderita diare. Hal ini disebabkan selain karena anak usia 1-5 talun mempunyai karakteristik tersendiri, juga karena produk formula tempe ini seb agai makanan baru, masih asing dan masih kurang diterima. Untuk penelitian selanjutnya diharapkan
adanya penelitian pendahuluan terhadap tingkat penerimaan pasien terhadap formula tempe, dan perbaikan cita rasanya terutama untuk aroma, warna dan bentuk.
Daftar Bacaan: 27 (1985-2001)

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Diare merupakan salah satu masalah kesehatan dan gizi bagi balilta di Indonesia dan beberapa negara berkemb ang lainnya. Di Indonesia, angka kesakitan diare adalah berkisar antara 160 sampai dengan 430 kasus per 1000 penduduk setiap tahunnya. Dimana 60-70% diantara penderita tersebut adalah kelompok balita. Diare merupakan salah satu penyebab kematian utama bagi golongan bayi, golongan balita maupun kematian semua umur. Diperkirakan 19% dari seluruh kematian diakibatkan karena diare, atau sebesar 350.000 kematian. Bagi golongan bayi dan balhita angka kematian proporsional karena diare menunjukan angka meningkat yaitu masingomasing 25% dan 30%. Khususnya di Rumah Sakit Umum Daerah Abepura terdapat 28 anak balita setiap bulannya yang dirawat karena menderita diare dengan rata-rata masa penyembuhan 4 hari. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian formula tempe terhadap masa penyembuhan pada penderita diare usia 1-5 tahun yang dirawat di Ruang Kanak-Kanak Rumah Sakit Umum Daerah Abepura. Apabila tidak dilakukan penatalaksanaan pengobatan yang tepat. diare akan menyebabkan gangguan pada penyerapan zat-zat gizi sehingga anak menderita kurang energi protein, dchidrasi, bahkan akan mengakibatkan kematian. Pada penelitian ini sebagai sampel adalah anak usia 1-5 tahun yang dirawat di ruang kanak-kanak Rumah Sakit Umum Daerah Abepura dengan kriteria: usia 1-5 tahun, dirawat karena diare tanpa komplikasi, tingkat dehidrasi ringan-sedang, mendapat cairan intavenus dan obat-obatan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan pendekatan cross secional study. Sampel diambil secara total sampling. Dengan cara acak selangseling, sampel dibagi kedalam 2 kelompok. Kelompok A (kelompok eksperimen) atau kelompok yang mend ap atkan penambahan formula tempe pada diitnya dan kelompok B (kelompok kontrol) adalah kelompok yang tidak mendapatkan penambahan formula tempe pada diitnya. Penelitian ini dilakukan selama 1 bulan, mulai tanggal 6 Agustus sampai dengan 6 Oktober. Dalam penelitian ini didapatkan sampel seb anyak 25 orang anak. Data yang didapatkan diolah secara statistik "uji t" dengan bantuan kalkulator merek casio fx 3600. dan disajikan dalam bentuk tabulasi yang dilengkapi dengan narasi. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan bahwa tidak ada perbedaan bermakna antara kelompok A dan kelompok B dengan kata lain bahwa tidak ada pengaruh pemberian formula tempe terhadap masa penyembuhan pada penderita diare. Hal ini disebabkan selain karena anak usia 1-5 talun mempunyai karakteristik tersendiri, juga karena produk formula tempe ini seb agai makanan baru, masih asing dan masih kurang diterima. Untuk penelitian selanjutnya diharapkan adanya penelitian pendahuluan terhadap tingkat penerimaan pasien terhadap formula tempe, dan perbaikan cita rasanya terutama untuk aroma, warna dan bentuk. Daftar Bacaan: 27 (1985-2001)
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences
Depositing User: Unnamed user with email info@wanteknologi.com
Last Modified: 22 Jan 2026 08:16
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/958

Actions (login required)

View Item
View Item