M. WARIKAR, RICHARD (2001) HUBUNGAN KONSUMSI GARAM BERYODIUM DENGAN PRESTASI BELAJAR MURID SEKOLAH DASAR UMUR 712 TАНUN DI SD INPRES ANDEY KЕСАMАTAN NUMFOR TIMUR KABUPATEN BIAK NUMFOR. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Jayapura.
RICHARD M. WARIKAR.pdf
Download (11MB)
Abstract
RICHARD M. WARIKAR
Hubungan konsumsi Garam beriodium dan Prestasi belajar Anak Usia Sekolah umur 7-12 tahun di SD Andey Kecamatan Numfor Timur Kabupaten Biak Numfor.
X +25 Halaman + Lampiran
Salah satu masalah gizi yang mempengaruhi pembentukan fungsi otak dan tingkat kecerdasan anak ialah masalah kekuarangan Iodium yang dapat mengakibatkan gangguan fisik dan mental yang sangat berat dan sulit disembuhkan.
Masalah Gangguan akibat kekurangan Iodium (GAKI) merupakan salah satu masalah gizi utama yang masih dihadapi oleh sebagian rakyat Indonesia. Dampak yang timbul adalah menurunnya tingkat kecerdasan yang gilirannya dapat memengaruhi perkembangan social ekonomi masyarakat karena produktifitas yang rendah.
Konsumsi garam beryodium sehari-hari dapat menggambarkan keadaan status kesehan dan asupan iodium pada peserta didik usia 7-12 tahun. Dimana konsumsi serta asupan yang baik akan memerikan gambaran prestasi belajar yang baik. Begitupun sebaliknya.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran tentang konsumsi garam beriodium yang behubungan dengan prestasi belajar anak usia 7-12 tahun di SD Andey Kecamatan Numfor Timur, lagi pula dapat dijadikan pengetahuan bagi pembaca.
Hasil penelitian ini menggambarkan ada hubumngan antara knsumsi garam beriodium dengan prestasi belajar anak usia sekolah 7-12 tahun di SD Andey kecamatan Numfor Timur Kabupaten Biak Numfor.
Daftar Bacaan 10: (1983-2001)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | RICHARD M. WARIKAR Hubungan konsumsi Garam beriodium dan Prestasi belajar Anak Usia Sekolah umur 7-12 tahun di SD Andey Kecamatan Numfor Timur Kabupaten Biak Numfor. X +25 Halaman + Lampiran Salah satu masalah gizi yang mempengaruhi pembentukan fungsi otak dan tingkat kecerdasan anak ialah masalah kekuarangan Iodium yang dapat mengakibatkan gangguan fisik dan mental yang sangat berat dan sulit disembuhkan. Masalah Gangguan akibat kekurangan Iodium (GAKI) merupakan salah satu masalah gizi utama yang masih dihadapi oleh sebagian rakyat Indonesia. Dampak yang timbul adalah menurunnya tingkat kecerdasan yang gilirannya dapat memengaruhi perkembangan social ekonomi masyarakat karena produktifitas yang rendah. Konsumsi garam beryodium sehari-hari dapat menggambarkan keadaan status kesehan dan asupan iodium pada peserta didik usia 7-12 tahun. Dimana konsumsi serta asupan yang baik akan memerikan gambaran prestasi belajar yang baik. Begitupun sebaliknya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran tentang konsumsi garam beriodium yang behubungan dengan prestasi belajar anak usia 7-12 tahun di SD Andey Kecamatan Numfor Timur, lagi pula dapat dijadikan pengetahuan bagi pembaca. Hasil penelitian ini menggambarkan ada hubumngan antara knsumsi garam beriodium dengan prestasi belajar anak usia sekolah 7-12 tahun di SD Andey kecamatan Numfor Timur Kabupaten Biak Numfor. Daftar Bacaan 10: (1983-2001) |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology |
| Divisions: | Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Biological Sciences |
| Depositing User: | Unnamed user with email info@wanteknologi.com |
| Last Modified: | 31 Jan 2026 02:26 |
| URI: | https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/965 |

