KBAREK, MARTHINA (2008) ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI POST SECTIO CAESAREA DENGAN ASFIKSIA SEDANG DI RUANG PERINATOLOGI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH JAYAPURA. Diploma thesis, POLITEKNIK KESEHATAN JAYAPURA.

[thumbnail of SKRIPSI] Text (SKRIPSI)
MARTHINA KBAREK.pdf

Download (3MB)

Abstract

Setiap kasus kebidanan pada bayi Asfiksia Sedang, bila dilakukan pengkajian yang sistematis dan benar maka penanganannya dapat berlangsung dengan baik dimana dapat memberikan pelayanan terbaik, maka manajemen kebidanan dalam bentuk asuhan kebidanan merupakan metode yang tepat dalam pemecahan masalah klien.
Pelayanan yang baik tidak terlepas dari pemahaman teoritis maupun ketrampilan tenaga yang memberikan pelayanan. Untuk itu bidan dituntut lebih profesional didalam menangani setiap kasus kebidanan.
Selain pemahaman teoritis dan ketrampilan tenaga maka fasilitas penunjang seperti alat-alat atau instrument yang diperlukan bagi suatu tindakan kebidanan, sangatlah diperlukan.
Bayi " F " sebagai pasien dengan kasus Asfiksia Sedang / Lilitan Tali Pusat pada leher bayi, dapat diberikan pelayanan menurut penulis cukup baik, masalah pasien dapat teratasi dan klien boleh pulang pada hari ke-3, sesuai dengan hasil pemeriksaan dokter bahwa tidak ada komplikasi.
Manajemen kebidanan dalam bentuk asuhan yang berkesinambungan, untuk itu diharapkan semua petugas atau bidan harus benar-benar memahami tentang manajemen kebidanan serta langkah-langkah atau tahap-tahap dalam manajemen kebidanan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Setiap kasus kebidanan pada bayi Asfiksia Sedang, bila dilakukan pengkajian yang sistematis dan benar maka penanganannya dapat berlangsung dengan baik dimana dapat memberikan pelayanan terbaik, maka manajemen kebidanan dalam bentuk asuhan kebidanan merupakan metode yang tepat dalam pemecahan masalah klien. Pelayanan yang baik tidak terlepas dari pemahaman teoritis maupun ketrampilan tenaga yang memberikan pelayanan. Untuk itu bidan dituntut lebih profesional didalam menangani setiap kasus kebidanan. Selain pemahaman teoritis dan ketrampilan tenaga maka fasilitas penunjang seperti alat-alat atau instrument yang diperlukan bagi suatu tindakan kebidanan, sangatlah diperlukan. Bayi " F " sebagai pasien dengan kasus Asfiksia Sedang / Lilitan Tali Pusat pada leher bayi, dapat diberikan pelayanan menurut penulis cukup baik, masalah pasien dapat teratasi dan klien boleh pulang pada hari ke-3, sesuai dengan hasil pemeriksaan dokter bahwa tidak ada komplikasi. Manajemen kebidanan dalam bentuk asuhan yang berkesinambungan, untuk itu diharapkan semua petugas atau bidan harus benar-benar memahami tentang manajemen kebidanan serta langkah-langkah atau tahap-tahap dalam manajemen kebidanan.
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: Unnamed user with email info@wanteknologi.com
Last Modified: 31 Jan 2026 04:24
URI: https://repositoryperpus.poltekkesjayapura.ac.id/id/eprint/998

Actions (login required)

View Item
View Item